• Terkini
  • Trending
  • Semua
Rumah Moderasi Beragama IAIN Madura Respon Gerakan Islam Kontemporer

Rumah Moderasi Beragama IAIN Madura Respon Gerakan Islam Kontemporer

6 tahun lalu

1.384 Jemaah Pamekasan Raih Predikat Haji Pemkab Ajak Mereka Jadi Teladan Masyarakat

2 hari lalu

DBHCHT Pamekasan Turun 50 Persen, BLT 2026 Hanya Cukup untuk Buruh Rokok

2 hari lalu

Guru ASN Tetap Masuk Meskipun Liburan

3 hari lalu

Setengah Ons Narkoba Jerat Tiga Tersangka di Pamekasan

3 hari lalu

Pamekasan Raih Penghargaan SDM Kesehatan Terbaik se-Jawa Timur, Geser Surabaya dari Posisi Puncak

3 hari lalu

Program Rutin Pamekasan Bersih Bakal Diperluas ke Seluruh Kecamatan

3 hari lalu

Sistem Buka Tutup Jalan Raya Tangkel Berakhir Hingga Minggu Depan

3 hari lalu

IBS PKMKK dan Desa Lancar Mulai Survei Calon Lahan Wisata Edukatif-Religius

4 hari lalu

Polemik PT KAI dengan Pemilik Warung Makan di Pamekasan akan Berlanjut ke Polda Jatim

4 hari lalu

PCNU Pamekasan: Penggunaan APBN untuk Kurban Dibolehkan, Asal Tak Ganggu Kepentingan Publik

4 hari lalu

Desa Lancar Proyeksikan IBS PKMKK Jadi Kawasan Wisata Edukatif-Religius di Pamekasan

4 hari lalu

Sekda Sumenep Terima Silaturahmi IPNU-IPPNU, Bahas Sinergi Pendidikan hingga Ekonomi Kreatif Pelajar

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Senin, Juni 22, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Pendidikan

Rumah Moderasi Beragama IAIN Madura Respon Gerakan Islam Kontemporer

Kondisi global dan nasional, berkontribusi terhadap mengerasnya pemikiran akhir-akhir ini.

oleh Taufiqur Rahman
17 November 2020
in Pendidikan, Peristiwa
34 1
0
Rumah Moderasi Beragama IAIN Madura Respon Gerakan Islam Kontemporer
0
SHARES
348
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Rumah Moderasi Beragama IAIN Madura, menyelenggarakan Seminar Nasional Daring, Selasa (17/11/2020). Kegiatan ini sebagai respon terhadap dinamika pemikiran keagamaan yang berkembang belakangan ini. Tema yang diusung yaitu, Visi Moderasi Beragama di Tengah Kontestasi Gerakan Islam Kontemporer.

Tiga narasumber dihadirkan dalam seminar daring ini, yakni Prof. Dr. Suyitno, M.Ag (Direktur Diktis Kemenag RI), Aceng Abdul Azis, M.Pd (Ketua Pokja Moderasi Beragama Kemenag RI), dan Dr. Kholid Syeirazi, M.Si (Sekjen ISNU).

Ketua Rumah Moderasi Beragama IAIN Madura, Ahmad Fawaid dalam rilis tertulis yang diterima Maduranet menjelaskan, moderasi beragama menjadi pilihan tepat di tengah “mengerasnya” pemikiran dan tindakan beragama umat Islam yang dipicu oleh dinamika politik global di satu sisi, dan dinamika politik nasional di sisi yang lain.

“Kondisi global dan nasional, berkontribusi terhadap mengerasnya pemikiran akhir-akhir ini,” ujar Ahmad Fawaid.

Khalid Syeirazi, Sekjen ISNU menjelaskan, konsepsi moderatisme (wasathiyah) Islam, berdiri di tengah dua ekstremisme, ekstremisme liberal di satu sisi dan ekstremisme radikal-fundamentaslis di sisi yang lain.

Menurutnya, ekstrem liberal mendesak agama ke ranah privat dan melarang tempat bagi agama di ruang publik. Di sisi yang lain, ekstrem radikal bertolak dari asumsi bahwa Islam mengatur segalanya, termasuk tata negara, dengan petunjuk baku dan pasti.

“Dua kecenderungan ini tentu saja berbahaya. Bukan saja karena keduanya memiliki tingkat ektremitas yang tinggi, tetapi juga karena keduanya merasa benar pada dirinya masing-masing,” kata Khalid Syeirazi.

Karena itulah, diperlukan visi dan nalar moderasi beragama. Visi moderasi beragama ini diharapkan, sebagaimana diungkapkan Aceng Abdul Azis, bisa mengedepankan keseimbangan dalam hal keyakinan, moral, dan watak sebagai ekspresi sikap keagaaman individu dan kelompok tertentu.

Selain itu, dengan visi moderasi beragama, diharapkan bisa terjadi keseimbangan dalam memahami ajaran agama. Sikap seimbang tersebut diekspresikan secara konsisten dalam memegangi prinsip ajaran agamanya, dengan mengakui keberadaan pihak lain, bukan saling menyalahkan satu dengan lainnya.

“Visi dan nalar moderasi ini meniscayakan agar kehadiran kita, baik dalam ucapan maupun tindakan, bisa membuat orang lain aman, nyaman, dan tentram selaras dengan pesan profetik, yaitu: al-muslimūn man salima al-muslimūna bilisānih wa yadih (Orang Islam adalah mereka yang membuat lainnya nyaman, aman, dan selamat dari ucapan dan tindakannya),” ungkap Ahmad Fawaid.

Tags: EkstrimismeIAIN MaduraradikalismeRumah moderasi
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Taufiqur Rahman

Taufiqur Rahman

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version