• Terkini
  • Trending
  • Semua
Guru Honorer dan Guru Ngaji Tagih Janji Bupati Pamekasan Cairkan Bantuan Covid-19

Bantuan Dana Covid-19 untuk Guru Honorer Dipotong

6 tahun lalu

Pamekasan Tanam 370 Pohon di Hari Lingkungan Hidup Se-Dunia 2026

1 hari lalu

Bea Cukai Sarankan Pengusaha Dalami Data terkait Tuntutan Tarif SKM III Khusus Madura

2 hari lalu

PT. POMI Paiton Dorong IBS PKMKK Kembangkan Ekonomi Sirkular Berbasis Kearifan Lokal

2 hari lalu

Tabrakan Dua Motor di Desa Trasak Pamekasan Tewaskan Dua Pemuda

2 hari lalu

Persepam Kunci Tiket 32 Besar Liga 4 Nasional Usai Tundukkan Persak Kebumen

2 hari lalu

Pengusaha Tembakau dan Rokok Madura Ingin Cukai SKM Golongan Tiga hanya di Madura Saja

3 hari lalu

Pemkab dan Pengusaha Rokok Pamekasan Rencana ke Jakarta Respon Pemberlakuan Cukai Kelas III

3 hari lalu

Muhammadiyah Siap Layani Gugatan Lahan TK Aisyiyah Laden Pamekasan

4 hari lalu

Yayasan Aisyiyah Bustanul Athfal Laden Pamekasan Terancam Dipidanakan

4 hari lalu

Bupati Pamekasan Soroti Lima Kompetensi Guru untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan

4 hari lalu

7,6 Miliar Dana Permodalan UMKM di Pamekasan Mengendap

4 hari lalu

Wakil Ketua DPRD Pamekasan Sebut IBS PKMKK Layak Jadi Inspirasi Pendidikan Pesantren

5 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Sabtu, Juni 6, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Hukum

Bantuan Dana Covid-19 untuk Guru Honorer Dipotong

oleh Hasbi Amrullah
24 September 2020
in Hukum, Peristiwa
25 2
0
Guru Honorer dan Guru Ngaji Tagih Janji Bupati Pamekasan Cairkan Bantuan Covid-19
0
SHARES
270
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Ratusan guru honorer di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur tidak bisa menikmati utuh bantuan dana Covid-19 dari Pemkab Pamekasan. Pasalnya, dana Rp 600.000 yang diberikan kepada mereka melalui bank, hanya bisa dicairkan sebesar Rp 560.000.

Salah satu guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) inisial L di Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan menjelaskan, ada 7 guru penerima bantuan dana Covid-19 di sekolahnya. Masing-masing dari mereka, bantuannya berkurang Rp 40.000. Tidak jelas pengurangan itu dimanfaatkan untuk apa.

“Saat uang itu mau dicairkan, pihak BRI melarang untuk ditarik semua,” ujar L kepada Kompas.com melalui sambung telpon seluler, Rabu (23/9/2020).

L menambahkan, penerima bantuan sejak awal diwajibkan oleh Dinas Pendidikan Pamakasan untuk membuat rekening baru, meskipun para guru sudah punya rekening di bank sama. Setelah rekening dibuat, nama 7 guru yang menerima bantuan, huruf depannya salah semua. Selain namanya salah semua, nomor induk kependudukan (NIK) juga salah.

“Saya heran, huruf depan nama di rekening semuanya salah. NIK-nya juga tidak sama dengan di KTP dan Kartu Keluarga,” imbuh L.

Menurut L, dana bantuan yang akan diterima guru honorer, sejak awal sudah ada surat perjanjian dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Pamekasan bahwa tidak akan ada potongan biaya apapun selama guru honorer tidak menerima kartu ATM.

“Kami tidak menerima kartu ATM tapi bantuannya tidak utuh. Padahal sudah ada perjanjian dengan Disdik Pamekasan bahwa bantuan tanpa potongan biaya apapun,” ungkapnya.

Abdul Haris, salah satu guru penerima bantuan insentif dana Covid-19 justru menerima utuh Rp 600.000 tanpa potongan. Namun, rekening yang digunakan Abdul Haris merupakan rekening lama.

“Kalau milik saya utuh tanpa potongan. Saya menolak untuk membuat rekening baru yang sudah lama digunakan,” kata Abdul Haris.

Fitriyah, Humas Bank BRI Cabang Pamekasan saat dikonfirmasi via telpon seluler menjelaskan bahwa BRI tidak pernah mencairkan dana bantuan Covid-19 kepada guru honorer di Pamekasan. BRI hanya kerja sama dengan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Program ini bersumber dari APBN bukan APBD.

“Tidak ada di kami pencairan bantuan Covid-19 untuk guru di Pamekasan,” ungkap Fitri.

Tags: BRICovid-19Disdik PamekasanGuru HonorerInsentifPamekasan
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Hasbi Amrullah

Hasbi Amrullah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version