• Terkini
  • Trending
  • Semua
Pulang dari Jakarta Warga Sumenep Meninggal di Perjalanan

Puskesmas Tambelangan dan Robatal Ditutup Sementara Usai Dokter Meninggal

6 tahun lalu

Antrean BBM di Sejumlah SPBU Pamekasan Karena Konsumen Panik

12 jam lalu

Pertamina Ungkap Penyebab Kelangkaan BBM karena Ulah Konsumen Sendiri

16 jam lalu

Warga Blumbungan Keluhkan Bau Menyengat dari Gudang Tembakau

17 jam lalu

Kehabisan Kuota Pertalite dan Solar di Pamekasan Picu Antrean di SPBU

2 hari lalu

PMII Soroti 17 Anggota DPRD Pamekasan Bolos dalam Paripurna

2 hari lalu

Serapan Tembakau di Pamekasan Sudah Mencapai 15.000 Ton

2 hari lalu

Kematian Ibu dan Bayi di Pamekasan Terus Meningkat

2 hari lalu

Kelangkaan BBM Bikin Pelayanan Publik Terganggu Pendapatan Warga Anjlok

3 hari lalu

Sidang Paripurna DPRD Pamekasan Ditunda, 17 Dewan Absen

3 hari lalu

Istri Kuli Bangunan Kabur Bawa Perhiasan Anaknya

3 hari lalu
Pamekasan Siapkan Pendamping Anggaran untuk Program LSDP

Pamekasan Siapkan Pendamping Anggaran untuk Program LSDP

4 hari lalu

Kemendagri RI Ungkap Alasan Pamekasan Terpilih Jadi Lokasi LSDP

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Sabtu, September 5, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Lipsus Covid-19

Puskesmas Tambelangan dan Robatal Ditutup Sementara Usai Dokter Meninggal

Banyaknya tenaga medis yang tertular corona membuat dua Puskesmas di Sampang ditutup sementara.

oleh Hasbi Amrullah
16 Juni 2020
in Lipsus Covid-19
22 0
0
Pulang dari Jakarta Warga Sumenep Meninggal di Perjalanan
0
SHARES
223
VIEWS

SAMPANG, MADURANET – Meninggalnya beberapa tenaga kesehatan di Kabupaten Sampang akibat Covid-19 membuat Gugus Tugas bergerak cepat melakukan langkah pencegahan agar tidak semakin menyebar.

Ketua Bidang Pencegahan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sampang mengungkapkan bahwa pasca ada beberapa tenaga kesehatan yang terpapar membuat pihaknya melakukan langkah pencegahan pada klaster tersebut agar tidak semakin merembet dan meluas penyebarannya.

Hal-hal yang dilakukan oleh pihaknya diantaranya melakukan tracing terhadap para warga yang pernah melakukan kontak dengan korban yang telah dinyatakan positif Covid-19.

Selain itu, pihaknya juga menutup puskesmas Tambelangan dan Robatal tempat salah satu korban bekerja untuk disterilkan sementara waktu.

“Kita imbau kepada masyarakat yang pernah kontak dengan korban agar segera memeriksakan dan melapor kepada Gugus Tugas maupun Puskesmas terdekat agar bisa kita tracing secara maksimal,” ucapnya.

Pihaknya juga meminta masyarakat untuk tidak datang terlebih dahulu ke rumah korban yang terpapar Covid-19 agar tidak ikut terpapar virus yang datang dari Wuhan tersebut.

“Sementara waktu memang kita himbau agar tidak melakukan takziyah, hal ini juga untuk keselamatan bersama untuk masyarakat dan tenaga kesehatan yang lain,” tambahnya.

Agus menjelaskan jika saat ini di Sampang ada satu keluarga dari Tenaga Kesehatan yang terpapar Covid-19 yang pertama salah satu perawat di Puskesmas Kedungdung inisial W berstatus PDP kemudian meninggal dunia.

Selanjutnya beberapa hari kemudian istrinya meninggal dunia yang berprofesi sebagai bidan dan pada hari Senin, (15/06/2020) anak dari W yaitu dr. D meninggal dunia setelah dinyatakan positif Covid-19.

dr. D merupakan dokter yang bertugas di Puskesmas Tambelangan menghembuskan nafas terakhir di RSUA Surabaya.

Istri dari dr. D pun juga dinyatakan positif Covid-19 dan saat ini diungsikan oleh Orang tuanya ke Surabaya setelah sebelumnya menjalani isolasi mandiri di RSUD dr. Mohammad Zyn.

Hingga saat ini 3 dokter yang terpapar Covid-19 diantaranya dr. D yang bertugas di Puskesmas Tambelangan kemudian Istri dari dr. D dan yang terakhir salah satu dokter anak di Jalan Mawar.

“Diimbau kepada masyarakat Sampang untuk disiplin mengikuti anjuran Pemerintah seperti halnya memakai masker dan mengurangi kerumunan, hal ini semata-mata agar meminimalisir penyebaran Covid-19 di Sampang,” pesannya.

Di akhir, Agus Mulyadi mewakili Satgas Covid-19 Kabupaten Sampang mengaku turut berduka atas meninggalnya dokter maupun tenaga kesehatan di tengah bertugas melawan Covid-19.

“Mereka adalah Pahlawan Kesehatan, kami semua ikut berduka atas kepergiannya, semoga tidak merambat ke yang lain, kita berusaha tracing dengan cepat dan maksimal,” tutupnya.

Tags: BahariBermartabatRSUD Moh ZynSampangSlamet Junaidi
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Hasbi Amrullah

Hasbi Amrullah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version