• Terkini
  • Trending
  • Semua

Sate Lalat Ikon Kuliner Pamekasan Warisan Leluhur yang Diberi Nama Orang Luar Madura

2 bulan lalu
Ketika Kiai Kalebun dan Pengusaha Lebur dalam Tarian Saman dan Untaian Macapat

Ketika Kiai Kalebun dan Pengusaha Lebur dalam Tarian Saman dan Untaian Macapat

10 jam lalu

Kronologi Dugaan Penipuan 1 Miliar Eks Anggota DPRD Sumenep

11 jam lalu

Mantan Anggota DPRD Sumenep Ditahan di Pamekasan, Diduga Gelapkan Rp 1 Miliar

14 jam lalu

Bupati Pamekasan Tinjau Pantai Jumiang, Siapkan Revitalisasi dengan Skema Kolaborasi

2 hari lalu
Bupati Pamekasan Rencanakan Penataan Wisata Sunset Capak Galis

Bupati Pamekasan Rencanakan Penataan Wisata Sunset Capak Galis

3 hari lalu

BGN Tekankan Peran Daerah dan Kualitas Distribusi Program MBG di Madura

3 hari lalu

PCNU Pamekasan Desak Pemerintah Segera Berlakukan Cukai Golongan III di Madura

4 hari lalu

Harga Plastik Global Naik, Pedagang Garam di Pamekasan Tertekan Biaya Produksi

4 hari lalu

Kapolres Pamekasan Tekankan Disiplin dan Pelayanan Prima saat Kunker

4 hari lalu

BGN Pamekasan Ingatkan Warga Waspada Dugaan Penipuan Program MBG

4 hari lalu

KONI Pamekasan Minta Perbaikan Fasilitas Olahraga Jelang Porprov

5 hari lalu
Wujud Peduli Lingkungan AJP Tanam Mangrove dan Lepas Burung ke Udara

Wujud Peduli Lingkungan AJP Tanam Mangrove dan Lepas Burung ke Udara

5 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Minggu, April 19, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Gaya Kulinari

Sate Lalat Ikon Kuliner Pamekasan Warisan Leluhur yang Diberi Nama Orang Luar Madura

Sate lalat warisan generasi ke generasi dengan bentuk dan ukuran mungil menjadi ikon kuliner Pamekasan

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
20 Februari 2026
in Kulinari
10 0
0

Makki, penjual sate lalat di Jalan Stadion Pamekasan, Jumat (20/2/2026).

0
SHARES
101
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET — Asap tipis membumbung dari panggangan arang di sudut Jalan Stadion, Kabupaten Pamekasan, Madura. Di balik kepulan itu, Makki (47), warga Desa Sentol, Kecamatan Pademawu, tekun membolak-balik tusukan daging berukuran mini.

Warga mengenalnya sebagai salah satu penerus kuliner khas Pamekasan, “sate lalat” Pak Nasir, kuliner rakyat yang jejaknya dapat ditarik mundur hingga dekade 1960-an.

Makki bukan generasi pertama. Ia mewarisi resep dari ayahnya, Nasir, yang telah berjualan sejak 1970-an.

“Ayah saya mulai sekitar tahun tujuh puluhan. Tapi sebenarnya beliau meneruskan dari kakek, kira-kira sejak tahun enam puluhan,” kata Makki, ditemui Jumat (20/2/2026).

Ia mengaku tak mengetahui secara pasti asal-usul istilah ssate lalat. Namun ukuran satenya yang kecil, dengan potongan daging mungil dalam satu tusuk, membuat orang Jawa menyebutnya “sate laler”.

“Yang memberi nama itu orang Jawa, bukan orang Pamekasan,” ujarnya.

Ciri khas pedagang sate lalat, menurut Makki, terletak pada cara berdagangnya. Sebuah bakul (keranjang) disampirkan di sisi kiri dan kanan. Di sanalah daging, bumbu, serta peralatan disimpan.

“Bakul di kiri itu seperti identitas. Daging dan bumbu ada di situ, alat-alat juga,” katanya.

Secara rasa, sate lalat tak jauh berbeda dari sate Madura pada umumnya, menggunakan bumbu kacang kental dengan bahan daging ayam atau kambing. Bedanya, potongan daging dibuat lebih kecil sehingga dalam satu porsi bisa terdiri dari banyak tusukan.

Meski tak mengetahui detail sejarah penamaannya, Makki meyakini sebutan itu lahir dari spontanitas pembeli.

“Karena kecil seperti lalat, mungkin begitu asal-usul penamaannya,” katanya sambil tersenyum.

Makki menyebut, usaha ini merupakan titipan dari para pendahulu. Banyak keturunan kakeknya yang kini tersebar di Pamekasan dan tetap berjualan sate lalat.

“Saya sempat bekerja di tempat lain. Tapi resep itu diturunkan ke saya. Akhirnya saya juga berjualan,” ujarnya.

Ia berpendapat, resep yang diwariskan lintas generasi itu menjadi modal usaha sekaligus ekonomi bagi keluarga. Bagi Makki, meneruskan usaha berarti menjaga nama baik orang tua dan kakeknya.

Pada era 1970-an, Nasir, ayah Makki berjualan di kawasan Jalan Trunojoyo. Namun terkena relokasi dan penertiban pedagang kaki lima membuat lapaknya kerap tergusur. Ia kemudian berpindah ke Jalan Niaga.

“Dulu kalau sudah mulai ramai, suka diusir. Jadi pindah-pindah. Kalau sekarang sudah enak jualan karena tidak ada relokasi,” kata Makki.

Mobilitas itu menjadi bagian dari sejarah panjang pedagang kaki lima di berbagai kota, termasuk Pamekasan. Bertahan dengan berpindah lokasi menjadi strategi agar dapur tetap mengepul.

Kini, Makki menilai kondisi berjualan lebih stabil. Ia dapat menempati lokasi tetap tanpa harus khawatir digusur sewaktu-waktu.

Lebih dari sekadar makanan, sate lalat bagi Makki adalah warisan keluarga yang bertahan melewati zaman, dari 1960-an hingga kini. Di sudut Kota Pamekasan, tusukan-tusukan kecil itu terus berputar di atas bara arang.

Ukurannya boleh mungil, tetapi kisahnya telah melintasi lebih dari setengah abad, mengukuhkan sate lalat sebagai bagian dari memori kuliner Pamekasan.

Tags: JajanankulinerMakkiMenu RamadhanPak nasirPamekasanSate lalat
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version