• Terkini
  • Trending
  • Semua

Benahi Data Peserta BPJS Kesehatan Pemkab Klaim Hemat Rp 4 Miliar

1 tahun lalu

Drag Bike Bupati Cup Pamekasan Jadi Wadah Pembinaan Pembalap Liar

4 jam lalu

Drag Bike Bupati Cup Pamekasan Jadi Wadah Prestasi dan Edukasi bagi Pemuda

9 jam lalu

Enam Tempat Hiburan di Pamekasan Disegel Satpol PP dan Kepolisian

17 jam lalu

PT KAI Akan Bongkar Warung Nasi Warga di Pamekasan 21 Oktober

1 hari lalu

Dukcapil Pamekasan Dorong Warga Aktifkan IKD, Layanan Adminduk Bisa Diakses dari Rumah

2 hari lalu

Job Fair Pamekasan Buka Ribuan Lowongan Kerja, Digelar 28-30 Oktober

2 hari lalu

Warga Pegantenan Rasakan Manfaat Program Paduka, Urus KTP Tak Perlu ke Kota

2 hari lalu

Dua Kali Rencana Demo di Polres Pamekasan Batal

2 hari lalu

Bupati Pamekasan dan Haji Her Minta Semua Pihak Menahan Diri soal Perusakan Indomaret

4 hari lalu

74 Koperasi Merah Putih di Pamekasan Siap Beroperasi, 8 Titik Terkendala Lahan

4 hari lalu

Haji Her Tawarkan Diri Carikan Solusi Kasus Perusakan Indomaret di Palengaan

4 hari lalu

Pemkab Pamekasan Perluas Layanan Kependudukan, Warga Pegantenan Tak Perlu Lagi ke Kota

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Senin, Oktober 19, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Gaya Kesehatan

Benahi Data Peserta BPJS Kesehatan Pemkab Klaim Hemat Rp 4 Miliar

Banyak penerima bantuan iuran yang telah meninggal dunia namun masih terdaftar sebagai peserta aktif

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
10 Oktober 2025
in Kesehatan
16 0
0

Resepsionis BPJS Pamekasan saat melayani pengujung, Kamis (9/10/2025).

0
SHARES
159
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan menyebut berhasil menghemat sekitar Rp 4 miliar setelah melakukan pendataan ulang peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Langkah itu dilakukan setelah ditemukan banyak penerima bantuan iuran yang telah meninggal dunia namun masih terdaftar sebagai peserta aktif.

Bupati Pamekasan, Kholilurrahman, dalam keterangannya saat audiensi bersama Aliansi Petani Tembakau dan sejumlah organisasi masyarakat (Ormas) pada September 2025 di Peringitan Dalam Mandhepa Agung Ronggosukowati Pamekasan, menegaskan bahwa pemerintah memang masih memiliki tunggakan pembayaran BPJS. Namun, hasil pendataan ulang disebut berhasil menekan pemborosan anggaran daerah.

“Pemkab masih berhutang ke BPJS. Maka dari itu kami mengutus perwakilan untuk melakukan pendataan, dan kita berhasil menghemat Rp 4 miliar ketika sudah melakukan data ulang ini, ditemukan banyak orang meninggal dalam daftar peserta BPJS,” ujar Bupati Kholilurrahman di hadapan peserta audiensi.

Namun, pernyataan tersebut tampaknya belum sepenuhnya sejalan dengan data yang dimiliki BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan. Dalam jumpa pers bersama wartawan, Kamis (9/10/2025).

Kepala BPJS Kesehatan Pamekasan Galih Anjungsari mengaku tidak menerima informasi mengenai penghematan sebesar itu.

“Untuk itu kami tidak menerima informasi. Mungkin saja itu terjadi, tapi dalam pembahasan Pemkab,” jelas Sari.

Ia menambahkan, BPJS hanya menonaktifkan peserta berdasarkan pengajuan resmi dari Pemkab, dengan alasan yang bisa diverifikasi, seperti meninggal dunia, pindah domisili, atau sebab administratif lainnya.

“Kami hanya menonaktifkan peserta yang diajukan oleh Pemkab dengan alasan meninggal, pindah domisili, ataupun hal lain,” ujarnya menegaskan.

Selisih pernyataan antara Bupati dan Kepala BPJS Kesehatan membuka kembali persoalan klasik dalam pengelolaan data jaminan kesehatan dalam sinkronisasi data kependudukan dan keaktifan peserta.

Oleh karena itu, kata Sari, BPJS Pamekasan meminta kepada pihak Pemerintah Kabupaten Pamekasan agar lebih jeli lagi dalam pengolahan data.

“Kami berharap Pemkab lebih jeli dalam pengolahan data, agar tidak terjadi kesalahan dalam verifikasi peserta,“ ucapnya.

Menurut BPJS, dari total 910.230 jiwa penduduk Pamekasan, sebanyak 897.471 jiwa atau 98,60 persen telah terdaftar sebagai peserta JKN. Namun, hanya 79,14 persen yang berstatus aktif di bawah ambang batas minimal 80 persen.

“Untuk yang PPAPBD sampai bulan Oktober jumlah peserta yang aktif ada 161.440, yang tidak aktif ada 8.174,” pungkas Sari.

Tags: BPJS PamekasanBupati KholilurrahmanPemkab Pamekasan hemat 4 M
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version