• Terkini
  • Trending
  • Semua

Benahi Data Peserta BPJS Kesehatan Pemkab Klaim Hemat Rp 4 Miliar

9 bulan lalu

Pemkab Pamekasan Cari Investor Kembangkan Sejumlah Destinasi Wisata

8 jam lalu

Guru Honorer di Pamekasan Masih Dibayangi Ketidakpastian, Disdik Pastikan Pendataan Dapodik Sudah Tuntas

1 hari lalu

Gerakan Indonesia Asri di Pamekasan Diikuti Berbagai Instansi dan Pelajar

1 hari lalu
Jualan Sabu di Warung Warga Sampang Diciduk Satresnarkoba Pamekasan

Ayah di Pamekasan Serahkan Anaknya Kecanduan Narkoba ke Polisi

2 hari lalu

27 Orang di Sampang Terlibat Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Anak

2 hari lalu

Enam Tahun Kasus Dugaan Penipuan Eks Pegawai BRI Pamekasan Masih Buram

2 hari lalu
Jurnalis Pamekasan Patungan Beli Air Bersih dan Tandon untuk Warga Kekeringan

338 Dusun se-Kabupaten Pamekasan Tahun 2026 Terdampak Kekeringan

2 hari lalu

Satlantas Polres Pamekasan dan Jasa Raharja Bagikan Coklat dan Suvenir Pada Pengendara

3 hari lalu

Tim Kementerian PU Survei Lahan Calon Sekolah Rakyat di Pamekasan

4 hari lalu

Pilkades Serentak di Pamekasan Berpotensi Digelar Akhir 2027

4 hari lalu

Kasus Suspek Campak di Pamekasan Turun Drastis, Dinkes: Mayoritas Pasien Belum Diimunisasi

5 hari lalu

Santri IBS PKMKK Dibekali Pendidikan Antiperundungan

5 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Sabtu, Juli 11, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Gaya Kesehatan

Benahi Data Peserta BPJS Kesehatan Pemkab Klaim Hemat Rp 4 Miliar

Banyak penerima bantuan iuran yang telah meninggal dunia namun masih terdaftar sebagai peserta aktif

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
10 Oktober 2025
in Kesehatan
15 1
0

Resepsionis BPJS Pamekasan saat melayani pengujung, Kamis (9/10/2025).

0
SHARES
158
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan menyebut berhasil menghemat sekitar Rp 4 miliar setelah melakukan pendataan ulang peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Langkah itu dilakukan setelah ditemukan banyak penerima bantuan iuran yang telah meninggal dunia namun masih terdaftar sebagai peserta aktif.

Bupati Pamekasan, Kholilurrahman, dalam keterangannya saat audiensi bersama Aliansi Petani Tembakau dan sejumlah organisasi masyarakat (Ormas) pada September 2025 di Peringitan Dalam Mandhepa Agung Ronggosukowati Pamekasan, menegaskan bahwa pemerintah memang masih memiliki tunggakan pembayaran BPJS. Namun, hasil pendataan ulang disebut berhasil menekan pemborosan anggaran daerah.

“Pemkab masih berhutang ke BPJS. Maka dari itu kami mengutus perwakilan untuk melakukan pendataan, dan kita berhasil menghemat Rp 4 miliar ketika sudah melakukan data ulang ini, ditemukan banyak orang meninggal dalam daftar peserta BPJS,” ujar Bupati Kholilurrahman di hadapan peserta audiensi.

Namun, pernyataan tersebut tampaknya belum sepenuhnya sejalan dengan data yang dimiliki BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan. Dalam jumpa pers bersama wartawan, Kamis (9/10/2025).

Kepala BPJS Kesehatan Pamekasan Galih Anjungsari mengaku tidak menerima informasi mengenai penghematan sebesar itu.

“Untuk itu kami tidak menerima informasi. Mungkin saja itu terjadi, tapi dalam pembahasan Pemkab,” jelas Sari.

Ia menambahkan, BPJS hanya menonaktifkan peserta berdasarkan pengajuan resmi dari Pemkab, dengan alasan yang bisa diverifikasi, seperti meninggal dunia, pindah domisili, atau sebab administratif lainnya.

“Kami hanya menonaktifkan peserta yang diajukan oleh Pemkab dengan alasan meninggal, pindah domisili, ataupun hal lain,” ujarnya menegaskan.

Selisih pernyataan antara Bupati dan Kepala BPJS Kesehatan membuka kembali persoalan klasik dalam pengelolaan data jaminan kesehatan dalam sinkronisasi data kependudukan dan keaktifan peserta.

Oleh karena itu, kata Sari, BPJS Pamekasan meminta kepada pihak Pemerintah Kabupaten Pamekasan agar lebih jeli lagi dalam pengolahan data.

“Kami berharap Pemkab lebih jeli dalam pengolahan data, agar tidak terjadi kesalahan dalam verifikasi peserta,“ ucapnya.

Menurut BPJS, dari total 910.230 jiwa penduduk Pamekasan, sebanyak 897.471 jiwa atau 98,60 persen telah terdaftar sebagai peserta JKN. Namun, hanya 79,14 persen yang berstatus aktif di bawah ambang batas minimal 80 persen.

“Untuk yang PPAPBD sampai bulan Oktober jumlah peserta yang aktif ada 161.440, yang tidak aktif ada 8.174,” pungkas Sari.

Tags: BPJS PamekasanBupati KholilurrahmanPemkab Pamekasan hemat 4 M
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version