• Terkini
  • Trending
  • Semua

Kisah Mulyono Bermeditasi dengan Estetika Bonsai

9 bulan lalu

Dua SD di Pamekasan Raih Program Nasional Kemendikdasmen

19 jam lalu

AJP Gagas Pamekasan Cari Indentitas

1 hari lalu

Semua Fraksi DPRD Pamekasan Setujui Pertanggungjawaban APBD 2025

2 hari lalu

Harapan Hidup Sutiyama dalam Anyaman Selembar Tikar

2 hari lalu

Sumur Bor Pertanian di Pamekasan Keluarkan Gas hingga Semburkan Api saat Disulut Korek

3 hari lalu

15.000 Masyarakat Tutup Rangkaian Harkopnas ke-79 Jatim di Pamekasan

3 hari lalu

Tersangka Kasus Investasi Bodong BRI Pamekasan Rp 7,8 Miliar Diciduk Polisi

3 hari lalu

Dekopinda Persiapkan Kedatangan Gubernur dan Wagub Jatim di Penutupan Harkopnas

4 hari lalu

Bupati Kholilurrahman dan Achmad Syafii Bernostalgia di HUT Ke-85 SMPN 1 Pamekasan

4 hari lalu

DKP Pamekasan Bentuk Ruang Baru Seniman dan Generasi Z Berkarya

4 hari lalu

Menteri Koperasi Dorong Pembangunan SPBUN di Pamekasan, Pemkab Siap Permudah Perizinan

5 hari lalu

Bazar Harkopnas Jatim di Pamekasan Jadi Ajang Promosi Identitas Gebang Salam. 

5 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Rabu, Juli 29, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Gaya

Kisah Mulyono Bermeditasi dengan Estetika Bonsai

Keuntungan merawat bonsai tidak hanya masalah finansial tapi juga estetika pohon

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
16 November 2025
in Gaya, Plesir
18 1
0

Akhmad Mulyono berpose ala RUBI di dekat bonsai Anting Putri dalam ajang Festival Bonsai Bupati Cup, Sabtu (15/11/2025).

0
SHARES
192
VIEWS

PAMEKASAN,MADURANET – Dibawah langit teduh sore itu, angin seperti sengaja menahan diri. Daun-daun anting putri di sekitar monumen Arek Lancor hanya bergetar pelan, seolah ikut menyimak percakapan yang berlangsung di bawahnya.

Di tengah riuh persiapan Festival Bonsai Bupati Cup yang digelar berskala nasional oleh Rumah Bonsai Indonesia (RUBI) sebagai penanggung jawab, seorang lelaki tua berdiri menunggui puluhan pohon kecil di di halaman Arek Lancor. Tangannya bergerak pelan, menyentuh satu per satu batang mungil itu dengan cara seorang tua menyentuh kepala cucunya.

Dialah Akhmad Mulyono, lelaki 63 tahun asal Desa Panaguan, Kecamatan Larangan, salah satu dari sembilan pendiri RUBI, sebuah organisasi yang kini memiliki 100 cabang di berbagai kabupaten/kota di Nusantara.

RUBI berdiri pada 2017 dengan Zudan Arif Fakrulloh (Kepala Badan Kepegawaian Negara  disingkat BKN) sebagai Ketua Umum. Mulyono adalah salah satu motor utamanya, hingga kini masih menjadi promotor sentral dalam festival bonsai bergengsi di Pamekasan itu.

Ketika ditemui di tengah keramaian senja Arek Lancor pada Sabtu (15/11/2025), ia tidak membuka percakapan dengan selamat sore, melainkan menunduk pada sebatang pohon mini berusia puluhan tahun.

Kadang, ujar Mulyono pelan, pohon lebih jujur daripada manusia. Ia menunjukkan hasil dari apa yang kita lakukan padanya.

Mulyono mulai menekuni dunia bonsai sejak tahun 1980-an. Waktu itu, bonsai belum menjadi hobi yang menampilkan gengsi seperti sekarang. Yang ia lakukan hanyalah memungut bibit liar di tepian sungai dan pegunungan, lalu mengikat ranting-rantingnya dengan kawat mengatur bentuknya.

“Belajar bonsai pada masa itu seperti belajar bahasa asing tanpa kamus,” katanya sambil terkekeh. “Tidak ada YouTube. Tidak ada grup Facebook. Semua trial and error,” tambahnya.

Ia menjelaskan, kesalahan berarti pohon mati. Keberhasilan berarti memiliki karya yang dapat berbicara.

Sore itu, ia membocorkan sebuah rahasia sambil mengambil sebuah bonsai. Ia menyentuh pangkal batangnya, lalu menggambar bentuk ideal di udara, sebuah tekukan batang, arah ranting, karakter akar.

“Kalau pintar membaca karakter pohon, Rp 100 ribu bisa menjadi satu juta. Bahkan lebih,” katanya.

Dirinya menambahkan, bahan bonsai Rp 500 ribu dapat menjadi Rp 3–5 juta hanya dalam hitungan minggu atau satu bulan, tergantung ketepatan memilih bahan dan kejelian membaca pasar.

Mulyono tidak menampik bahwa bonsai adalah hobi yang menghasilkan. Kalimat itu ia sebutkan tanpa ragu.

Namun, setelah itu ia selalu menambahkan satu kalimat, “Untung itu bonus. Yang utama tetap seni.”

Ia menepuk salah satu bonsai anting putri yang dipajang di festival kelas silver.

“Kalau hanya mengejar uang, pohon jadi korban,” katanya.

Seni bonsai, menurutnya, adalah seni yang tidak pernah selesai. Perubahan kecil seperti daun baru, akar yang membengkak, kulit batang yang mengeras, merupakan bagian dari pertumbuhan estetika yang tidak dapat dilakukan tergesa-gesa.

“Bonsai itu meditasi, hanya orang sabar yang menang,” katanya.

RUBI berdiri pada 2017 sebagai wadah nasional bagi pecinta bonsai. Mulyono termasuk tokoh yang sejak awal mematangkan organisasi itu hingga memiliki struktur kuat dan jaringan seni hingga tingkat nasional.

Pada Festival Bonsai Bupati Cup, perannya sebagai promotor utama terlihat jelas. Ia hilir mudik, mengarahkan panitia, menyapa peserta dari berbagai kota, hingga mengatur pencahayaan agar akar-akarnya terlihat dramatis saat penjurian.

“Bonsai ini hidup, jadi kita harus mempertemukannya dengan orang yang tepat,” kata Mulyono.

Ia tidak sedang bercanda. Bonsai memang hidup melampaui umur manusia. Di situlah seni bonsai berdiri, di antara kesementaraan hidup dan keteguhan pohon-pohon kecil itu untuk tumbuh menuju keindahan yang tidak terburu-buru.

“Bonsai,” katanya sebelum berpisah, “adalah seni yang tidak ada habisnya. Yang habis itu hanya waktu kita.”

Tags: Bupati KholilurrahmanFestival Bonsai Bupati CupHari Jadi Pamekasan ke-495Rumah Bonsai Indonesia (RUBI)
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version