• Terkini
  • Trending
  • Semua

Kontes Kecantikan Sapi Meriahkan Hari Jadi Pamekasan ke-495

10 bulan lalu

Tidak Etis Anggota F-PPP Tinggalkan Forum Tanpa Izin dalam Sidang Paripurna DPRD Pamekasan

7 jam lalu

Peresmian Kopdes Merah Putih di Pamekasan Masih Terkatung-katung

9 jam lalu

Bupati Pamekasan Bakal Hidupkan Kembali Nomor Pengaduan Masyarakat

14 jam lalu

AJP Salurkan Air Bersih, 11 Kecamatan di Pamekasan Jadi Sasaran

1 hari lalu

ASKAB PSAI Pamekasan Resmi Dilantik, Buka Ruang Prestasi Atlet Disabilitas

2 hari lalu

Bupati Pamekasan Apresiasi Gotong Royong Perbaikan Jalan Desa Mangar Sepanjang 3,5 Kilometer

3 hari lalu

12 Santri Padepokan Kiyai Mudrikah Jajal Baca Kitab Kuning dan Tajwid

3 hari lalu

Antrean BBM di Sejumlah SPBU Pamekasan Karena Konsumen Panik

3 hari lalu

Pertamina Ungkap Penyebab Kelangkaan BBM karena Ulah Konsumen Sendiri

4 hari lalu

Warga Blumbungan Keluhkan Bau Menyengat dari Gudang Tembakau

4 hari lalu

Kehabisan Kuota Pertalite dan Solar di Pamekasan Picu Antrean di SPBU

4 hari lalu

PMII Soroti 17 Anggota DPRD Pamekasan Bolos dalam Paripurna

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Selasa, September 8, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Budaya

Kontes Kecantikan Sapi Meriahkan Hari Jadi Pamekasan ke-495

Tokoh muda soroti potensi wisata, warisan budaya, dan ruang belajar generasi muda

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
2 November 2025
in Budaya
13 0
0

Kontes Sapi Sonok se-Madura, Minggu (2/11/2025) di Lapangan Bakorwil IV.

0
SHARES
132
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET — Rangkaian Hari Jadi Pamekasan ke-495 diramaikan dengan Kontes Sapi Sonok se-Madura, Minggu (2/11/2025) di Lapangan Bakorwil IV Pamekasan.

Agenda yang mempertemukan pecinta sapi sonok dari empat kabupaten di Madura ini, berlangsung meriah. Puluhan pasangan sapi betina terbaik menari berlenggak mengikuti irama khas Saronen.

Acara yang diselenggarakan oleh Bakorwil IV Pamekasan ini mendapat apresiasi dari BEMNUS Jawa Timur, Koordinator Wilayah Madura Raya, Syamsul Arifin. Ia menilai kontes sapi sonok memiliki daya tarik wisata tinggi yang berpotensi mengundang wisatawan lokal hingga mancanegara.

“Tradisi ini dapat menjadi etalase budaya Madura di panggung nasional maupun internasional,“ ujarnya.

Samsul menjelaskan, sapi sonok sendiri sudah menjadi ikon. Bahkan telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui SK Nomor 238/M/2013.

Ia menilai status WBTb tersebut merupakan modal kuat bagi pemerintah daerah untuk mempromosikan kontes ini sebagai agenda wisata tahunan.

“Jika dikemas profesional, wisatawan akan datang. Ini bukan hanya agenda budaya, tetapi bisa menggerakkan ekonomi masyarakat dari peternak, pelatih, pengrajin perlengkapan, hingga UMKM sekitar,” tambahnya.

Syamsul mendorong Pemprov Jatim agar menjadikan kontes sapi sonok bagian dari paket wisata budaya Madura.

Dari sudut pelestarian budaya, Ketua Gerakan Mahasiswa dan Pelajar Kebangsaan (GMPK) Pamekasan, Mukhtar Jibril, menilai sapi sonok adalah ruang pewarisan tradisi yang tak boleh terputus. Ia mengatakan bahwa praktik merawat dan melatih sapi secara berpasangan merupakan cermin hubungan sosial antara manusia, hewan, serta alam.

“Sapi sonok bukan hanya tontonan. Ia menyimpan nilai kesabaran, ketekunan, dan penghormatan terhadap tradisi,” ujar Mukhtar.

Ia menegaskan, generasi muda harus dilibatkan secara aktif agar tradisi ini tetap hidup, “kalau anak muda tidak disentuh, tradisi ini akan kehilangan masa depan. Harus ada regenerasi,” tuturnya.

Mukhtar meminta pemerintah lebih sistematis dalam menjadikan kontes ini sebagai ruang pendidikan budaya, bukan sekadar agenda seremonial.

Dosen muda Universitas Islam Negeri (UIN) Madura, Indah Khairunnisa’, melihat kontes sapi sonok sebagai media belajar multidisiplin. Ia menilai tradisi ini bisa diintegrasikan dengan kurikulum pendidikan, terutama dalam aspek karakter, biologi hewan, seni pertunjukan, hingga etnografi.

“Belajar sapi sonok bukan hanya tentang hewannya. Di dalamnya ada soal kesehatan ternak, estetika gerak, hingga bagaimana masyarakat membangun relasi sosial lewat tradisi,” kata Indah.

Menurutnya, kontes ini harus dimanfaatkan kampus dan sekolah sebagai ruang eksplorasi penelitian.

“Ini laboratorium budaya. Mahasiswa bisa belajar banyak hal di dalamnya,” tegasnya.

Indah menambahkan bahwa memahami budaya lokal secara langsung dapat membentuk kepekaan sosial.

Ia menegaskan, sapi sonok telah menjadi bagian penting identitas Madura. Tradisi ini menilai keanggunan dua sapi betina yang berjalan selaras mengikuti aba-aba, menampilkan latihan panjang, kesabaran, dan keterampilan pelatihnya.

Tags: Bakorwil PamekasanBudaya MaduraKemendikdasmenPemkab PamekasanSapi Sonok
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version