• Terkini
  • Trending
  • Semua

PKH Pamekasan Akui Sekitar 10 Persen Bansos Masih Tak Tepat Sasaran

4 minggu lalu
Jelang Kepulangan Jemaah Haji Pamekasan Ada yang Meninggal Dunia

Jelang Kepulangan Jemaah Haji Pamekasan Ada yang Meninggal Dunia

3 jam lalu
Harga Garam Naik 400 Ribu Tapi Petani Rugi

Petani Garam Minta HPP Garam Rp 1.700 Per Kilo

5 jam lalu

Bupati Sebut Pamekasan Economic Fest Jadi Model Kolaborasi Penggerak Ekonomi Masyarakat

10 jam lalu

Penyaluran Bantuan Pangan di Sumenep Capai 39,73 Persen, Bulog Kejar Sisa Target 200 Ribu Penerima

14 jam lalu

Pamekasan Raih Penghargaan dari BKN Terkait Digitalisasi Sistem Merit ASN

1 hari lalu

Bupati Pamekasan Akan Ajukan Perda Halal-Tourism

2 hari lalu

Pamekasan Targetkan Produksi Tembakau Berkualitas di Musim 2026

2 hari lalu

Bupati Pamekasan Dorong Pantai Jumiang Jadi Destinasi Wisata Halal dan Penggerak Ekonomi Masyarakat

2 hari lalu

Harga Beras dan Minyak Goreng di Pasar Kolpajung Ditemukan HET

3 hari lalu

Sebanyak 1.174 KK di Desa Ambat Tlanakan Terima Bantuan Pangan Bulog

3 hari lalu

Bupati Pamekasan Optimistis Persepam Melaju Mulus di Liga 4

4 hari lalu

Tundukkan Persipuncak Persepam Kokoh di Puncak Grup O Liga 4 Piala Presiden

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Rabu, Juni 10, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Politik Pemerintahan

PKH Pamekasan Akui Sekitar 10 Persen Bansos Masih Tak Tepat Sasaran

Katimkab PKH menyebut persoalan dipicu inclusion error dan exclusion error dalam pendataan penerima bantuan sosial

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
12 Mei 2026
in Pemerintahan
10 0
0

Ketua Tim Kabupaten (Katimkab) Program Keluarga Harapan (PKH) Pamekasan Lukman Hakim saat melakukan pembinaan keluarga harapan di wilayah setempat.

0
SHARES
103
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Menyambut pernyataan Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf, Ketua Tim Kabupaten (Katimkab) Program Keluarga Harapan (PKH) Pamekasan Lukman Hakim mengakui, penyaluran bantuan sosial (bansos) di Kabupaten Pamekasan masih belum sepenuhnya tepat sasaran.

Menurut dia, hingga saat ini masih terdapat sekitar 10 hingga 15 persen penerima bantuan yang dinilai tidak sesuai dengan kriteria penerima manfaat.

“Kami akui masih di kisaran 10 sampai 15 persen tidak tepat sasaran,” kata Lukman, Selasa (12/5/2026).

Ia menjelaskan, persoalan tersebut terjadi karena masih adanya inclusion error dan exclusion error dalam pendataan penerima bansos.

Ia memaparkan, Inclusion error merupakan kondisi ketika masyarakat yang sebenarnya sudah mampu atau tergolong kaya justru terdaftar sebagai penerima bantuan sosial.

Sebaliknya, tambah dia, exclusion error terjadi ketika warga yang seharusnya berhak menerima bantuan justru tidak masuk dalam data penerima.

“Masih terjadi inclusion error, yaitu individu yang tidak berhak karena sudah mampu justru terdaftar sebagai penerima bansos. Sementara exclusion error adalah orang yang seharusnya berhak justru tidak menerima bantuan,” ujarnya.

Lukman menegaskan, pihak PKH hanya menjalankan tugas berdasarkan data yang dikirim oleh Badan Pusat Statistik (BPS), termasuk dalam penentuan desil atau penggolongan tingkat kesejahteraan masyarakat.

Menurut dia, petugas PKH di lapangan hanya melakukan proses pemutakhiran data masyarakat.

“Kami turun ke lapangan untuk melakukan pemutakhiran dengan menginput data riil di lapangan. Yang menentukan penetapan desil atau golongan tersebut adalah BPS,” katanya.

Ia mengatakan, pemerintah pusat saat ini tengah berupaya memperbaiki sistem pendataan agar penyaluran bantuan sosial bisa lebih tepat sasaran.

Karena itu, Kementerian Sosial bersama BPS sedang menyiapkan skema baru untuk menyempurnakan validitas data penerima bantuan.

“Makanya Menteri Sosial bersama BPS sekarang sedang melakukan skema agar semua data tepat dan bantuan bisa tepat sasaran,” ucapnya.

Lukman menjelaskan, proses pemutakhiran data bansos dimulai dari Operator Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) di tingkat desa.

Setelah itu, petugas PKH turun langsung ke lapangan untuk mencocokkan kondisi riil masyarakat penerima bantuan.

Selain soal validitas data, ia juga mengimbau masyarakat agar tidak sembarangan meminjamkan kartu tanda penduduk (KTP) kepada orang lain.

Sebab, kata dia, data identitas tersebut dikhawatirkan disalahgunakan untuk pengajuan kredit maupun pencatatan aset atas nama orang lain.

“Bantuan masyarakat agar bantuan tepat sasaran itu perlu, yaitu dengan tidak meminjamkan KTP-nya,” katanya.

Sebelumnya, Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf juga mengakui penyaluran bantuan sosial di Indonesia masih banyak yang tidak tepat sasaran. Hal itu disampaikan saat kunjungan kerja di Kabupaten Pamekasan, Minggu (10/5/2026).

Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf saat kunjungan kerja di Kabupaten Pamekasan, Minggu (10/5/2026).

Mantan Wakil Gubernur Jawa Timur itu menyebut persoalan tersebut dipicu data penerima bantuan yang masih amburadul.

Akibatnya, banyak masyarakat yang sebenarnya tidak layak menerima bantuan justru tercatat sebagai penerima.

“PKH dan sembako itu 45 persen tidak tepat sasaran, sementara Program Indonesia Pintar 43 persen tidak tepat sasaran,” ujar Gus Ipul.

Tak hanya itu, dia juga memaparkan data subsidi LPG 3 kilogram yang tercatat memiliki tingkat ketidak tepatan sasaran 60,6 persen.

“Sementara bansos dan subsidi lainnya berada di angka sekitar 40 persen, sedangkan subsidi listrik mencapai 58 persen,” tandasnya.

Tags: BantuaDinsos PamekasanGus IpulMenteri Sosial RIPamekasanPemkab PamekasanPKHSubsidi
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version