• Terkini
  • Trending
  • Semua

Tambahan Damkar Sektor Pantura Pamekasan Dinilai Mendesak

9 bulan lalu

14 Siswa Pamekasan Raih Juara Festival Tunas Bahasa Ibu Jawa Timur 2026

15 jam lalu

Guru MDT di Sumenep Mengaku Insentif Rp 1,48 Juta Dipotong, Kepala Madrasah Janji Kembalikan

16 jam lalu

Dari Jihad Kemerdekaan Menuju Jihad Digital

17 jam lalu

BULOG Madura Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak di Dua Kabupaten

18 jam lalu

Hadapi Kemarau Ekstrim Santri IBS PKMKK Menggelar Salat Istisqa

18 jam lalu

Polisi dan Satpol PP Pamekasan Patroli Enam Tempat Karaoke, Segel Masih Utuh

1 hari lalu

IBS PKMKK Pamekasan Kembangkan Kurikulum Al-Muwahhid, Padukan Tauhid dan Teknologi

1 hari lalu
Haji Her Terpana Puisi Siswi SDN Kowel 3 hingga Berbuah Sumbangan Pembangunan Gedung

Haji Her Terpana Puisi Siswi SDN Kowel 3 hingga Berbuah Sumbangan Pembangunan Gedung

2 hari lalu

Warung Makan di Lahan KAI Pamekasan Hanya Ditutup Sementara

2 hari lalu

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Bupati Pamekasan Minta Pembangunan Daerah Jadi Perhatian

2 hari lalu

Pemkab Pamekasan Menggelar Doa Bersana untuk Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran

2 hari lalu

Beras Medium di Sumenep Dijual di Bawah HET

2 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Jumat, Oktober 23, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Politik Pemerintahan

Tambahan Damkar Sektor Pantura Pamekasan Dinilai Mendesak

Lokasi diusulkan di Pakong agar waktu tiba petugas ke lokasi kejadian tak lebih dari 10 menit

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
4 Februari 2026
in Pemerintahan
10 1
0

Pos Sektor Pemadam Kebakaran di Jalan Kabupaten, Pamekasan.

0
SHARES
107
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Pamekasan menilai keberadaan pos sektor di wilayah Pantai Utara (Pantura) sangat dibutuhkan untuk mempercepat penanganan kebakaran.

Selama ini, jarak tempuh dari pos induk menuju sejumlah desa di kawasan utara dinilai cukup jauh sehingga berisiko menghambat waktu respons petugas.

Kepala Bidang Damkar Pamekasan Misyanto mengatakan, pembentukan pos sektor Pantura sudah masuk tahap pembahasan internal, meski belum final.

“Sudah kami diskusikan, tapi memang belum final,” ujar Misyanto saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (4/2/2026).

Menurut dia, tim Damkar telah melakukan pemantauan lapangan untuk menentukan lokasi paling strategis. Hasilnya, Kecamatan Pakong dipilih sebagai rencana titik pos karena berada di poros tengah wilayah Pamekasan.

Sebelumnya, Kecamatan Waru sempat menjadi opsi. Namun letaknya dinilai terlalu ke utara sehingga kurang efektif menjangkau wilayah lain.

“Kalau di Pakong itu posisi tengah, jadi jangkauannya lebih merata,” katanya.

Meski demikian, realisasi pos baru masih menunggu pengadaan sarana dan prasarana, termasuk tambahan armada mobil pemadam. Rencana tersebut ditargetkan berjalan pada 2027 bersamaan dengan pengadaan unit baru.

“Eksekusinya berbarengan dengan pengadaan mobil damkar. Sesuai arahan Kasatpol PP, kemungkinan 2027,” ujarnya.

Selain armada, Damkar juga memikirkan ketersediaan sumber air. Menurut Misyanto, pos pemadam harus didukung akses air memadai agar operasional efektif.

“Pos itu harus sepaket dengan sumber air. Kalau unit ada tapi air tidak siap, tidak maksimal,” ucapnya.

Berdasarkan data pertahun, jumlah kejadian kebakaran di Pantura memang lebih sedikit dibanding wilayah kota, dengan perbandingan sekitar satu banding lima sampai tujuh. Namun, dari sisi Wilayah Manajemen Kebakaran (WMK), penambahan pos tetap dinilai penting untuk memperluas jangkauan layanan.

Terlebih, Damkar memiliki standar operasional prosedur (SOP) waktu respons yang ketat.

“Sesuai respon time, 15 menit harus sudah sampai TKP dengan jarak 7,5 kilometer. Tapi lima menit dipakai persiapan dan gelar selang, jadi efektifnya 10 menit sudah di lokasi,” jelasnya.

Dengan kondisi geografis dan jarak yang cukup jauh, keberadaan pos sektor Pantura diharapkan memangkas waktu tempuh sekaligus meminimalkan kerugian saat kebakaran terjadi.

Di sisi lain, pihaknya juga menggencarkan edukasi pencegahan kebakaran kepada masyarakat melalui penyebaran informasi di media maupun sosialisasi langsung ke instansi dan lingkungan warga.

“Kami masifkan edukasi supaya masyarakat lebih paham pencegahan. Karena kebakaran paling efektif dicegah sejak awal,” pungkas Misyanto.

Tags: Damkar PamekasanKotaMobil DamkarPanturaPemkab Pamekasan
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version