• Terkini
  • Trending
  • Semua

Tambahan Damkar Sektor Pantura Pamekasan Dinilai Mendesak

8 bulan lalu

Job Fair Pamekasan Buka Ribuan Lowongan Kerja, Digelar 28-30 Oktober

19 jam lalu

Warga Pegantenan Rasakan Manfaat Program Paduka, Urus KTP Tak Perlu ke Kota

21 jam lalu

Dua Kali Rencana Demo di Polres Pamekasan Batal

22 jam lalu

Bupati Pamekasan dan Haji Her Minta Semua Pihak Menahan Diri soal Perusakan Indomaret

2 hari lalu

74 Koperasi Merah Putih di Pamekasan Siap Beroperasi, 8 Titik Terkendala Lahan

3 hari lalu

Haji Her Tawarkan Diri Carikan Solusi Kasus Perusakan Indomaret di Palengaan

3 hari lalu

Pemkab Pamekasan Perluas Layanan Kependudukan, Warga Pegantenan Tak Perlu Lagi ke Kota

3 hari lalu

Bupati Pamekasan Tinjau Jembatan Swadaya, Dorong Peningkatan Status Jalan Desa

3 hari lalu

Pemkab Pamekasan Sebut TMMD Percepat Pembangunan Desa

4 hari lalu

Dinsos Pamekasan Optimalkan Pemutakhiran Data Bansos Lewat Desa dan Partisipasi Mandiri

4 hari lalu

TMMD ke-130 di Pamekasan Sasar Pembangunan Jalan hingga Bedah 10 Rumah Warga

4 hari lalu

DPO Kasus Dugaan Investasi Bodong di Pamekasan Ditangkap di Bojonegoro

5 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Sabtu, Oktober 17, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Politik Pemerintahan

Tambahan Damkar Sektor Pantura Pamekasan Dinilai Mendesak

Lokasi diusulkan di Pakong agar waktu tiba petugas ke lokasi kejadian tak lebih dari 10 menit

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
4 Februari 2026
in Pemerintahan
10 1
0

Pos Sektor Pemadam Kebakaran di Jalan Kabupaten, Pamekasan.

0
SHARES
107
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Pamekasan menilai keberadaan pos sektor di wilayah Pantai Utara (Pantura) sangat dibutuhkan untuk mempercepat penanganan kebakaran.

Selama ini, jarak tempuh dari pos induk menuju sejumlah desa di kawasan utara dinilai cukup jauh sehingga berisiko menghambat waktu respons petugas.

Kepala Bidang Damkar Pamekasan Misyanto mengatakan, pembentukan pos sektor Pantura sudah masuk tahap pembahasan internal, meski belum final.

“Sudah kami diskusikan, tapi memang belum final,” ujar Misyanto saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (4/2/2026).

Menurut dia, tim Damkar telah melakukan pemantauan lapangan untuk menentukan lokasi paling strategis. Hasilnya, Kecamatan Pakong dipilih sebagai rencana titik pos karena berada di poros tengah wilayah Pamekasan.

Sebelumnya, Kecamatan Waru sempat menjadi opsi. Namun letaknya dinilai terlalu ke utara sehingga kurang efektif menjangkau wilayah lain.

“Kalau di Pakong itu posisi tengah, jadi jangkauannya lebih merata,” katanya.

Meski demikian, realisasi pos baru masih menunggu pengadaan sarana dan prasarana, termasuk tambahan armada mobil pemadam. Rencana tersebut ditargetkan berjalan pada 2027 bersamaan dengan pengadaan unit baru.

“Eksekusinya berbarengan dengan pengadaan mobil damkar. Sesuai arahan Kasatpol PP, kemungkinan 2027,” ujarnya.

Selain armada, Damkar juga memikirkan ketersediaan sumber air. Menurut Misyanto, pos pemadam harus didukung akses air memadai agar operasional efektif.

“Pos itu harus sepaket dengan sumber air. Kalau unit ada tapi air tidak siap, tidak maksimal,” ucapnya.

Berdasarkan data pertahun, jumlah kejadian kebakaran di Pantura memang lebih sedikit dibanding wilayah kota, dengan perbandingan sekitar satu banding lima sampai tujuh. Namun, dari sisi Wilayah Manajemen Kebakaran (WMK), penambahan pos tetap dinilai penting untuk memperluas jangkauan layanan.

Terlebih, Damkar memiliki standar operasional prosedur (SOP) waktu respons yang ketat.

“Sesuai respon time, 15 menit harus sudah sampai TKP dengan jarak 7,5 kilometer. Tapi lima menit dipakai persiapan dan gelar selang, jadi efektifnya 10 menit sudah di lokasi,” jelasnya.

Dengan kondisi geografis dan jarak yang cukup jauh, keberadaan pos sektor Pantura diharapkan memangkas waktu tempuh sekaligus meminimalkan kerugian saat kebakaran terjadi.

Di sisi lain, pihaknya juga menggencarkan edukasi pencegahan kebakaran kepada masyarakat melalui penyebaran informasi di media maupun sosialisasi langsung ke instansi dan lingkungan warga.

“Kami masifkan edukasi supaya masyarakat lebih paham pencegahan. Karena kebakaran paling efektif dicegah sejak awal,” pungkas Misyanto.

Tags: Damkar PamekasanKotaMobil DamkarPanturaPemkab Pamekasan
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version