• Terkini
  • Trending
  • Semua

Tambahan Damkar Sektor Pantura Pamekasan Dinilai Mendesak

7 bulan lalu

Peresmian Kopdes Merah Putih di Pamekasan Masih Terkatung-katung

3 jam lalu

Bupati Pamekasan Bakal Hidupkan Kembali Nomor Pengaduan Masyarakat

8 jam lalu

AJP Salurkan Air Bersih, 11 Kecamatan di Pamekasan Jadi Sasaran

1 hari lalu

ASKAB PSAI Pamekasan Resmi Dilantik, Buka Ruang Prestasi Atlet Disabilitas

2 hari lalu

Bupati Pamekasan Apresiasi Gotong Royong Perbaikan Jalan Desa Mangar Sepanjang 3,5 Kilometer

2 hari lalu

12 Santri Padepokan Kiyai Mudrikah Jajal Baca Kitab Kuning dan Tajwid

2 hari lalu

Antrean BBM di Sejumlah SPBU Pamekasan Karena Konsumen Panik

3 hari lalu

Pertamina Ungkap Penyebab Kelangkaan BBM karena Ulah Konsumen Sendiri

3 hari lalu

Warga Blumbungan Keluhkan Bau Menyengat dari Gudang Tembakau

3 hari lalu

Kehabisan Kuota Pertalite dan Solar di Pamekasan Picu Antrean di SPBU

4 hari lalu

PMII Soroti 17 Anggota DPRD Pamekasan Bolos dalam Paripurna

4 hari lalu

Serapan Tembakau di Pamekasan Sudah Mencapai 15.000 Ton

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Senin, September 7, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Politik Pemerintahan

Tambahan Damkar Sektor Pantura Pamekasan Dinilai Mendesak

Lokasi diusulkan di Pakong agar waktu tiba petugas ke lokasi kejadian tak lebih dari 10 menit

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
4 Februari 2026
in Pemerintahan
10 1
0

Pos Sektor Pemadam Kebakaran di Jalan Kabupaten, Pamekasan.

0
SHARES
107
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Pamekasan menilai keberadaan pos sektor di wilayah Pantai Utara (Pantura) sangat dibutuhkan untuk mempercepat penanganan kebakaran.

Selama ini, jarak tempuh dari pos induk menuju sejumlah desa di kawasan utara dinilai cukup jauh sehingga berisiko menghambat waktu respons petugas.

Kepala Bidang Damkar Pamekasan Misyanto mengatakan, pembentukan pos sektor Pantura sudah masuk tahap pembahasan internal, meski belum final.

“Sudah kami diskusikan, tapi memang belum final,” ujar Misyanto saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (4/2/2026).

Menurut dia, tim Damkar telah melakukan pemantauan lapangan untuk menentukan lokasi paling strategis. Hasilnya, Kecamatan Pakong dipilih sebagai rencana titik pos karena berada di poros tengah wilayah Pamekasan.

Sebelumnya, Kecamatan Waru sempat menjadi opsi. Namun letaknya dinilai terlalu ke utara sehingga kurang efektif menjangkau wilayah lain.

“Kalau di Pakong itu posisi tengah, jadi jangkauannya lebih merata,” katanya.

Meski demikian, realisasi pos baru masih menunggu pengadaan sarana dan prasarana, termasuk tambahan armada mobil pemadam. Rencana tersebut ditargetkan berjalan pada 2027 bersamaan dengan pengadaan unit baru.

“Eksekusinya berbarengan dengan pengadaan mobil damkar. Sesuai arahan Kasatpol PP, kemungkinan 2027,” ujarnya.

Selain armada, Damkar juga memikirkan ketersediaan sumber air. Menurut Misyanto, pos pemadam harus didukung akses air memadai agar operasional efektif.

“Pos itu harus sepaket dengan sumber air. Kalau unit ada tapi air tidak siap, tidak maksimal,” ucapnya.

Berdasarkan data pertahun, jumlah kejadian kebakaran di Pantura memang lebih sedikit dibanding wilayah kota, dengan perbandingan sekitar satu banding lima sampai tujuh. Namun, dari sisi Wilayah Manajemen Kebakaran (WMK), penambahan pos tetap dinilai penting untuk memperluas jangkauan layanan.

Terlebih, Damkar memiliki standar operasional prosedur (SOP) waktu respons yang ketat.

“Sesuai respon time, 15 menit harus sudah sampai TKP dengan jarak 7,5 kilometer. Tapi lima menit dipakai persiapan dan gelar selang, jadi efektifnya 10 menit sudah di lokasi,” jelasnya.

Dengan kondisi geografis dan jarak yang cukup jauh, keberadaan pos sektor Pantura diharapkan memangkas waktu tempuh sekaligus meminimalkan kerugian saat kebakaran terjadi.

Di sisi lain, pihaknya juga menggencarkan edukasi pencegahan kebakaran kepada masyarakat melalui penyebaran informasi di media maupun sosialisasi langsung ke instansi dan lingkungan warga.

“Kami masifkan edukasi supaya masyarakat lebih paham pencegahan. Karena kebakaran paling efektif dicegah sejak awal,” pungkas Misyanto.

Tags: Damkar PamekasanKotaMobil DamkarPanturaPemkab Pamekasan
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version