• Terkini
  • Trending
  • Semua

17.970 Penduduk Pamekasan Belum Masuk Pemeringkatan Desil

4 bulan lalu

Disperindag Pamekasan Sidak Pasar Keppo, Pastikan Stok Sapi Jelang Idul Adha Aman

8 jam lalu

Peternak di Pamekasan Ungkap Keunggulan Daging Sapi Madura

14 jam lalu

Mantan Kades Pandan Galis Selewengkan Sewa Tanah Kas Desa Senilai Rp 1,5 Miliar

1 hari lalu

Rencana Bupati Jadikan Pamekasan Kabupaten Al Quran

1 hari lalu
Bupati Pamekasan Lepas Santri Darul Ulum Banyuanyar ke event International Qur’an di Turki

Bupati Pamekasan Lepas Santri Darul Ulum Banyuanyar ke event International Qur’an di Turki

2 hari lalu
Ketika Kiai Kalebun dan Pengusaha Lebur dalam Tarian Saman dan Untaian Macapat

Ketika Kiai Kalebun dan Pengusaha Lebur dalam Tarian Saman dan Untaian Macapat

3 hari lalu

Kronologi Dugaan Penipuan 1 Miliar Eks Anggota DPRD Sumenep

3 hari lalu

Mantan Anggota DPRD Sumenep Ditahan di Pamekasan, Diduga Gelapkan Rp 1 Miliar

3 hari lalu

Bupati Pamekasan Tinjau Pantai Jumiang, Siapkan Revitalisasi dengan Skema Kolaborasi

5 hari lalu
Bupati Pamekasan Rencanakan Penataan Wisata Sunset Capak Galis

Bupati Pamekasan Rencanakan Penataan Wisata Sunset Capak Galis

5 hari lalu

BGN Tekankan Peran Daerah dan Kualitas Distribusi Program MBG di Madura

6 hari lalu

PCNU Pamekasan Desak Pemerintah Segera Berlakukan Cukai Golongan III di Madura

1 minggu lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Selasa, April 21, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Politik Pemerintahan

17.970 Penduduk Pamekasan Belum Masuk Pemeringkatan Desil

Puluhan ribu warga belum diperingkat dan nonaktif berpotensi memengaruhi akurasi bantuan sosial

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
24 Desember 2025
in Pemerintahan
10 0
0

Potret saat pelayanan di Kantor Dinas Sosial (Dinsos) Pamekasan.

0
SHARES
102
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET — Pembaruan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) di Kabupaten Pamekasan menunjukkan capaian signifikan. Dari total penduduk, sebanyak 921.956 jiwa kini telah tercatat dalam basis data nasional tersebut. Angka ini mencerminkan pendataan yang nyaris menyeluruh dan menjadi fondasi penting bagi kebijakan perlindungan sosial.

Namun, di balik capaian tersebut, masih tersisa pekerjaan rumah yang krusial, yakni verifikasi lapangan dan sinkronisasi data kependudukan.

Berdasarkan pembaruan terbaru, sebanyak 535.446 jiwa tercatat berada pada kelompok desil 1 hingga desil 5, sementara 357.249 jiwa masuk dalam desil 6 sampai desil 10. Dengan demikian, total penduduk yang telah masuk pemeringkatan desil 1–10 mencapai 892.715 jiwa.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Pamekasan Herman Hidayat Santoso menegaskan bahwa pembaruan ini tidak menunjukkan adanya lonjakan jumlah penduduk dalam DTSEN.

“Betul, berarti tidak ada pertambahan, hanya perubahan desil saja,” ujar Herman saat diwawancarai, Rabu (24/12/2025).

Menurut Herman, selisih antara total penduduk dan jumlah yang telah masuk pemeringkatan desil bukan disebabkan perbedaan data.

“Bukan beda, masih ada kategori lain, belum pemeringkatan dan nonaktif,” katanya.

Ia merinci, terdapat 17.970 jiwa yang hingga kini belum masuk pemeringkatan desil. Selain itu, 11.291 jiwa tercatat dalam kategori nonaktif. Jika seluruh kategori tersebut dijumlahkan, totalnya tepat 921.956 jiwa, sesuai dengan jumlah penduduk Pamekasan yang telah masuk DTSEN.

Dalam penjelasan lebih lanjut, Herman mengungkapkan bahwa kategori “belum pemeringkatan” terjadi karena proses verifikasi lapangan atau groundcheck belum dilakukan kepada warga yang bersangkutan. Sementara kategori nonaktif disebabkan ketidaksesuaian data kependudukan.

“Belum pemeringkatan itu belum dilakukan groundcheck ke yang bersangkutan. Sedangkan nonaktif itu karena data dukcapilnya tidak padan,” ujarnya.

Ia menambahkan, proses groundcheck untuk warga yang belum diperingkat masih akan dijadwalkan melalui mekanisme internal pendamping sosial.

“Ya betul, masih dijadwalkan untuk yang belum dilakukan groundcheck. Mohon maaf mas, untuk jadwal saya kurang tau pasti. Biasanya langsung masuk akun pendamping untuk groundcheck,” katanya.

Kondisi ini menjadi titik krusial dalam pemutakhiran DTSEN. Tanpa verifikasi lapangan dan sinkronisasi data kependudukan, puluhan ribu warga berisiko tertunda atau bahkan terlewat dalam pemeringkatan, yang pada akhirnya dapat memengaruhi akses terhadap bantuan sosial.

Dengan data yang semakin presisi, Dinsos Pamekasan berharap, penyaluran bantuan sosial ke depan dapat lebih akurat, adil, dan benar-benar menjangkau warga yang membutuhkan.

Tags: Data DesilDinsosDTsengroundcheckPamekasan
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version