• Terkini
  • Trending
  • Semua

Bupati Pamekasan Ajak Warga Musyawarah Sebelum Segel Sekolah

1 tahun lalu

QR Code BBM Ambulans Cahaya Umat Pamekasan Tercatat Dipakai, Pasien Sempat Tertahan di Perjalanan

13 jam lalu

Khofifah Ungkap Peran M Thabrani dalam Sejarah Lahirnya Bahasa Indonesia

14 jam lalu

Mayat di Perbukitan Plakpak Pamekasan Teridentifikasi sebagai Lansia yang Hilang 16 Hari

19 jam lalu

Cek Fakta: Salah, Anggaran Kacang Otok Prokopim Rp 543 Juta

1 hari lalu

Mayat Pria Ditemukan Mengering di Perbukitan Plakpak Pegantenan

2 hari lalu

Kabar Gembira, Marbot dan Muazin Masjid di Pamekasan Berpeluang Dapat Jaminan Sosial

2 hari lalu

Bupati Pamekasan Ajak Pemuda Berkreasi Melalui Kesenian dan Kebudayaan

2 hari lalu

Haji Her dan Ning Inayah Wahid Hadiri Stand Up Comedy Santri Berbicara di Pamekasan

2 hari lalu

594 Ibu Hamil di Pamekasan Alami Kekurangan Energi Kronis

3 hari lalu

Cek Fakta, Disporapar Pamekasan Tegaskan Anggaran Tisu Rp 2,41 Juta Setahun

3 hari lalu

Pembacaan Puisi Anak Yatim Iringi Pembukaan Traditional Pamekasan Culture

3 hari lalu

Dari Buruh Plafon ke Mimbar Doktor, Perjalanan Elman Duro Melawan Keterbatasan

5 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Kamis, Oktober 29, 2026
27 °c
Pamekasan
29 ° Kam
29 ° Jum
29 ° Sab
29 ° Ming
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Politik Pemerintahan

Bupati Pamekasan Ajak Warga Musyawarah Sebelum Segel Sekolah

Pemerintah siap mediasi sengketa lahan agar anak tak kehilangan hak belajar

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
21 Oktober 2025
in Pemerintahan, Pilihan
14 0
0

Bupati Kolilurrahman saat diwawancarai wartawan di lokasi korban kebakaran, Senin (20/10/2025) di Dusun Tengah, Desa Gro’om, Kecamatan Proppo.

0
SHARES
140
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET— Bupati Pamekasan Kholilurrahman angkat bicara terkait penyegelan gedung SDN Tamberu 2, Desa Tamberu, Kecamatan Batumarmar. Penyegelan itu menyebabkan ratusan siswa belajar daring. Ia menyesalkan tindakan sepihak tersebut dan mengimbau masyarakat agar tidak bertindak emosional.

“Saya berharap masyarakat berpikirnya tidak sumbu pendek. Setiap persoalan seharusnya dikaji secara bijak,” ujar Kholilurrahman, Senin (20/10/2025).

Menurutnya, persoalan lahan sekolah bisa diselesaikan melalui jalan musyawarah, tanpa harus mengorbankan hak anak-anak untuk bersekolah.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Pamekasan siap menjadi fasilitator jika tokoh masyarakat atau kepala desa membutuhkan ruang dialog.

“Semoga penyegelan seperti ini bisa kita hindari dengan cara rembuk bersama. Kalau tokoh masyarakat atau kepala desa meminta fasilitasi kepada pemerintah, kami akan siapkan,” katanya.

Bupati menambahkan, pendekatan dialog perlu dilakukan untuk mencari akar masalah.

“Dengan duduk bersama, kita bisa mengurai benang kusut persoalan itu. Jangan sampai tindakan sepihak justru merugikan anak-anak kita,” ucapnya.

Kholilurrahman mengungkapkan telah menjalin komunikasi dengan sejumlah pihak, termasuk camat Batumarmar dan tokoh masyarakat, untuk membahas solusi terbaik. Ia juga telah menginstruksikan Dinas Pendidikan Pamekasan turun langsung ke lapangan.

“Kami sudah minta Dinas Pendidikan memperhatikan apa saja tuntutan masyarakat, lalu merumuskan solusinya,” ujarnya.

Kata Bupati, jika masyarakat menuntut ganti rugi lahan sekolah, tentu pihaknya akan carikan jalan keluar. Misalnya, ganti rugi yang diminta pemilik lahan, bisa dibayar dengan cara mencicil.

Menurut Bupati, penyelesaian semacam itu membutuhkan kesabaran dan empati. Ia berharap masyarakat memahami bahwa pendidikan tidak boleh menjadi korban dari persoalan administratif.

“Kalau main hakim sendiri, yang akan dirugikan bukan pemerintah, melainkan anak-anak kita yang kehilangan kesempatan belajar,” katanya.

Penyegelan SDN Tamberu 2 dilakukan oleh ahli waris lahan bernama Mattabri Sarinti, yang memiliki dokumen kepemilikan Letter C/PepeL No. 220. Akibatnya, sekitar seratus lebih siswa kini terpaksa mengikuti pembelajaran jarak jauh.

Peristiwa ini bukan yang pertama, pada 3 Juni 2024, sekolah tersebut juga sempat disegel dengan alasan serupa, namun kemudian dibuka kembali setelah adanya kesepakatan sementara.

Tags: Bupati KholilurrahmanDisdik PamekasanPemkab PamekasanSDN Tamberu 2
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version