• Terkini
  • Trending
  • Semua
Umrah Gratis bagi Guru Ngaji Belum Ada Anggarannya

Umrah Gratis bagi Guru Ngaji Belum Ada Anggarannya

4 tahun lalu

14 Siswa Pamekasan Raih Juara Festival Tunas Bahasa Ibu Jawa Timur 2026

19 jam lalu

Guru MDT di Sumenep Mengaku Insentif Rp 1,48 Juta Dipotong, Kepala Madrasah Janji Kembalikan

19 jam lalu

Dari Jihad Kemerdekaan Menuju Jihad Digital

20 jam lalu

BULOG Madura Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak di Dua Kabupaten

21 jam lalu

Hadapi Kemarau Ekstrim Santri IBS PKMKK Menggelar Salat Istisqa

22 jam lalu

Polisi dan Satpol PP Pamekasan Patroli Enam Tempat Karaoke, Segel Masih Utuh

1 hari lalu

IBS PKMKK Pamekasan Kembangkan Kurikulum Al-Muwahhid, Padukan Tauhid dan Teknologi

2 hari lalu
Haji Her Terpana Puisi Siswi SDN Kowel 3 hingga Berbuah Sumbangan Pembangunan Gedung

Haji Her Terpana Puisi Siswi SDN Kowel 3 hingga Berbuah Sumbangan Pembangunan Gedung

2 hari lalu

Warung Makan di Lahan KAI Pamekasan Hanya Ditutup Sementara

2 hari lalu

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Bupati Pamekasan Minta Pembangunan Daerah Jadi Perhatian

2 hari lalu

Pemkab Pamekasan Menggelar Doa Bersana untuk Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran

2 hari lalu

Beras Medium di Sumenep Dijual di Bawah HET

3 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Jumat, Oktober 23, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Politik Pemerintahan

Umrah Gratis bagi Guru Ngaji Belum Ada Anggarannya

APBD Pamekasan tahun 2022 dan RAPBD 2023 defisit 200 miliar lebih

oleh Hasbi Amrullah
6 September 2022
in Pemerintahan
37 0
0
Umrah Gratis bagi Guru Ngaji Belum Ada Anggarannya
0
SHARES
374
VIEWS

PAMEKASAN, MADURA – Bupati Pamekasan, Jawa Timur, Baddrut Tamam, berjanji akan memberikan jatah umrah gratis kepada 200 guru ngaji di seluruh Kabupaten Pamekasan. Janji itu disampaikan Baddrut Tamam di hadapan para imam masjid beberapa waktu lalu. Namun janji itu tidak disertai dengan ketersediaan anggaran.

Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Pamekasan, Abrori Rois menegaskan bahwa tahun ini tidak ada anggaran untuk program umrah gratis bagi guru ngaji. Rencananya, umrah gratis itu akan disatukan ke tahun 2023 mendatang dengan jumlah 189 orang. Rinciannya, masing-masing desa dan kelurahan 1 orang guru ngaji.

“Tahun ini tidak ada anggaran program umrah gratis untuk guru ngaji. Anggarannya baru diajukan tahun ini ke DPRD Pamekasan,” kata Abrori Rois, Senin (5/9/2022).

Abrori belum tahu pasti berapa anggaran yang diajukan untuk masing-masing guru ngaji.

“Saya lupa berapa anggarannya. Bisa jadi lebih dari 30 jutaan per orang,” imbuhnya.

Menurutnya, janji bupati itu sangat bagus sehingga pihaknya berharap pengajuan anggaran itu bisa diterima oleh DPRD Pamekasan.

Sementara itu, anggota DPRD Pamekasan asal fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Al Anwari menolak keras program tersebut. Alasannya, tahun ini dan tahun depan APBD kabupaten Pamekasan sedang defisit. Dengan demikian, program yang tidak jelas dampakya terhadap pembangunan, tidak akan disetujui.

“APBD kita sedang defisit. Umroh gratis itu tidak tepat di tengah kondisi keuangan sedang sekarat,” kata Al Anwari saat ditemui di ruang kerjanya.

Pria yang juga Wakil Ketua Komisi III DPRD Pamekasan ini menambahkan, masih banyak program yang lebih dirasakan manfaatnya untuk masyarakat Pamekasan. Bahkan sifatnya emergency, seperti pemberian layanan kesehata gratis bagi masyarakat miskin. Saat ini, masih banyak masyarakat miskin di Pamekasan kesulitan berobat karena tidak ada jaminan dari pemerintah.

“Urusan kesehatan masyarakat miksin itu lebih urgen daripada umrah gratis bagi guru ngaji. Kasihan rakyat mau berobat masih bayar. Orang miskin mau melahirkan masih bayar. Jadi bupati jangan aneh-aneh programnya,” ungkapnya.

Mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jakarta ini mendukung program umrah gratis, dengan syarat APBD Pamekasan sudah surplus seperti Surabaya atau DKI Jakarta. Bahkan, bukan hanya guru ngaji yang diumrahkan gratis, marbot masjid juga perlu diumarahkan gratis juga.

“APBD kita sakit kok programnya meniru APBD yang surplus. Kami jelas menolak,” tandasnya.

Tags: Al AnwariAPBDbaddrut TamamDefisitGuru NgajiPamekasanUmrah
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Hasbi Amrullah

Hasbi Amrullah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version