• Terkini
  • Trending
  • Semua
Realisasi Dana Pemulihan Ekonomi Nasional Banyak Salah Sasaran

Realisasi Dana Pemulihan Ekonomi Nasional Banyak Salah Sasaran

5 tahun lalu
Ilustrasi Gemini Pinterest.

Kasus Pemerkosaan Anak di Pulau Raas Sumenep Mandeg Keluarga Korban Resah

16 jam lalu

Puluhan ASN, TNI, dan Petugas Pasar Bersihkan Pasar 17 Agustus Pamekasan

20 jam lalu

MBG Running Kembali Harga Sayur Meroket

22 jam lalu

Lima Jabatan Eselon II Pemkab Pamekasan Dibuka Melalui Manajemen Talenta

2 hari lalu

Pendaftar Bazar Harkop Membludak Dekopinda Pamekasan Terapkan Satu Stan untuk Dua UMKM

2 hari lalu

Nelayan asal Pasean Hilang saat Melaut

3 hari lalu
PT Bawang Mas Start Beli Tembakau Usai Upacara 17 Agustus

Haji Her Singgung Uang Negara yang Dikorupsi Agar Dibelikan Tembakau

3 hari lalu

Bulog Madura Serap 5.100 Ton Gabah hingga Pertengahan Juli

3 hari lalu
Tempati Lahan KAI Pemilik Warung di Tlanakan Diusir

Mabes Polri Janji Tangani Keluhan Pemilik Warung di Atas Lahan PJKA

3 hari lalu
Obesitas dan Prehipertensi Jadi Temuan Terbanyak di Pamekasan

Obesitas dan Prehipertensi Jadi Temuan Terbanyak di Pamekasan

3 hari lalu

Polsek Larangan Siapkan Pengamanan Haul Akbar Masyayikh Kembang Kuning

4 hari lalu

Bulog Madura Sasar Pasar Murah hingga Kecamatan

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Sabtu, Juli 18, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Politik Parlementaria

Realisasi Dana Pemulihan Ekonomi Nasional Banyak Salah Sasaran

Dana PEN jadi bancakan kelompok tertentu

oleh Hasbi Amrullah
20 April 2021
in Parlementaria
35 0
0
Realisasi Dana Pemulihan Ekonomi Nasional Banyak Salah Sasaran
0
SHARES
349
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Kabupaten Pamekasan pada tahun 2020 kemarin, mendapat kucuran dana sebesar Rp 150 miliar untuk program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) karena dampak covid-19. Namun, dana tersebut banyak salah sasaran dalam pemanfaatannya. Sehingga dana PEN tidak berdampak sama sekali terhadap pemulihan ekonomi rakyat Pamekasan.

Moh. Qomarul Wahyudi, anggota Komisi IV DPRD Pamekasan menjelaskan, pemanfaatan dana PEN banyak melenceng dari aturan. Dana PEN banyak dimanfaatkan untuk pembangunan infrastruktur. Padahal, pemanfaatan dana PEN sudah diatur dalam Peraturan Pemerintahan nomor 43 tahun 2020 tentang pemulihan ekonomi nasional.

“Dana PEN itu arahnya kepada pemberian insentif usaha, dukungan kepada UMKM berupa modal usaha, perlindungan sosial bagi masyarakat yang terdampak covid-19,” terang Wahyudi.

Faktanya, imbuh Wahyu, panggilan akrab Wahyudi, dari dana Rp 150 miliar, yang terserap berdasarkan laporan bupati Pamekasan, Rp 51 miliar untuk pembangunan infrastruktur yang sama sekali tidak diatur dalam PP. Dana tersebut digunakan untuk pengaspalan jalan di beberapa titik di Pamekasan. Mulai dari perkotaan sampai ke perdesaan.

“Ada 7 sektor pengaspalan di seluruh Pamekasan. Ada pula sektor pembangunan penerangan jalan umum dan peningkatan infrastruktur pasar,” kata politisi PBB Pamekasan Ini.

Menurut Wahyu, pemanfaatan dana PEN di Pamekasan tidak tepat penyaluran anggarannya. Ketidaktepatan itu karena penyusunan program belum didukung dengan data dan perhitungan yang andal. Selain itu, target capaian makro tidak memenuhi standar makro.

“Indikator pemulihan ekonominya tidak jelas. Masyarakat yang terdampak pandemi tidak merasakannya secara langsung. Ini masalah,” ungkapnya.

Dengan demikian, penyaluran dana PEN terkesan bagi-bagi kue proyek yang dikendalikan sebagian orang. Dana PEN tidak efektif, tidak transparan dan penghitungannya tidak tepat. Apalagi hasil proyeknya banyak ditemukan yang tidak sesuai spesifikasi pekerjaan karena sudah banyak kerusakan.

“Jalan yang baru dibangun menggunakan dana PEN banyak ditemukan kerusakan. Saya melihat langsung ke lapangan dan berdasarkan laporan warga,” tandasnya.

Wahyu khawatir, pemanfaatan dana PEN akan bermasalah ketika sudah diperiksa oleh auditor seperti Badan Pemeriksa Keuangan.

Tags: BPKBupati PamekasanCovid-19DPRD PamekasanInfrastrukturPamekasan HebatPEN
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Hasbi Amrullah

Hasbi Amrullah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version