• Terkini
  • Trending
  • Semua
Realisasi Dana Pemulihan Ekonomi Nasional Banyak Salah Sasaran

Realisasi Dana Pemulihan Ekonomi Nasional Banyak Salah Sasaran

5 tahun lalu

Muhammadiyah Siap Layani Gugatan Lahan TK Aisyiyah Laden Pamekasan

4 jam lalu

Yayasan Aisyiyah Bustanul Athfal Laden Pamekasan Terancam Dipidanakan

6 jam lalu

Bupati Pamekasan Soroti Lima Kompetensi Guru untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan

6 jam lalu

7,6 Miliar Dana Permodalan UMKM di Pamekasan Mengendap

14 jam lalu

Wakil Ketua DPRD Pamekasan Sebut IBS PKMKK Layak Jadi Inspirasi Pendidikan Pesantren

1 hari lalu

Bupati Pamekasan Ajak Masyarakat Jadikan Pancasila Pedoman Hidup

2 hari lalu
Jualan Sabu di Warung Warga Sampang Diciduk Satresnarkoba Pamekasan

Jualan Sabu di Warung Warga Sampang Diciduk Satresnarkoba Pamekasan

3 hari lalu

Kompak bersama DPRD Predikat WTP ke-12 Dipertahankan Pemkab Pamekasan

3 hari lalu

Pemkab Pamekasan Bantu 250 Drum Aspal untuk Jalan Swadaya

4 hari lalu

Empat Lokasi Masuk Kandidat Lahan Sekolah Rakyat Pamekasan

5 hari lalu

Bupati Desak Disdikbud Pamekasan Gerak Cepat

5 hari lalu

BLT DBHCHT 2026 Pamekasan Hanya untuk Buruh Pabrik Rokok

7 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Rabu, Juni 3, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Politik Parlementaria

Realisasi Dana Pemulihan Ekonomi Nasional Banyak Salah Sasaran

Dana PEN jadi bancakan kelompok tertentu

oleh Hasbi Amrullah
20 April 2021
in Parlementaria
35 0
0
Realisasi Dana Pemulihan Ekonomi Nasional Banyak Salah Sasaran
0
SHARES
349
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Kabupaten Pamekasan pada tahun 2020 kemarin, mendapat kucuran dana sebesar Rp 150 miliar untuk program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) karena dampak covid-19. Namun, dana tersebut banyak salah sasaran dalam pemanfaatannya. Sehingga dana PEN tidak berdampak sama sekali terhadap pemulihan ekonomi rakyat Pamekasan.

Moh. Qomarul Wahyudi, anggota Komisi IV DPRD Pamekasan menjelaskan, pemanfaatan dana PEN banyak melenceng dari aturan. Dana PEN banyak dimanfaatkan untuk pembangunan infrastruktur. Padahal, pemanfaatan dana PEN sudah diatur dalam Peraturan Pemerintahan nomor 43 tahun 2020 tentang pemulihan ekonomi nasional.

“Dana PEN itu arahnya kepada pemberian insentif usaha, dukungan kepada UMKM berupa modal usaha, perlindungan sosial bagi masyarakat yang terdampak covid-19,” terang Wahyudi.

Faktanya, imbuh Wahyu, panggilan akrab Wahyudi, dari dana Rp 150 miliar, yang terserap berdasarkan laporan bupati Pamekasan, Rp 51 miliar untuk pembangunan infrastruktur yang sama sekali tidak diatur dalam PP. Dana tersebut digunakan untuk pengaspalan jalan di beberapa titik di Pamekasan. Mulai dari perkotaan sampai ke perdesaan.

“Ada 7 sektor pengaspalan di seluruh Pamekasan. Ada pula sektor pembangunan penerangan jalan umum dan peningkatan infrastruktur pasar,” kata politisi PBB Pamekasan Ini.

Menurut Wahyu, pemanfaatan dana PEN di Pamekasan tidak tepat penyaluran anggarannya. Ketidaktepatan itu karena penyusunan program belum didukung dengan data dan perhitungan yang andal. Selain itu, target capaian makro tidak memenuhi standar makro.

“Indikator pemulihan ekonominya tidak jelas. Masyarakat yang terdampak pandemi tidak merasakannya secara langsung. Ini masalah,” ungkapnya.

Dengan demikian, penyaluran dana PEN terkesan bagi-bagi kue proyek yang dikendalikan sebagian orang. Dana PEN tidak efektif, tidak transparan dan penghitungannya tidak tepat. Apalagi hasil proyeknya banyak ditemukan yang tidak sesuai spesifikasi pekerjaan karena sudah banyak kerusakan.

“Jalan yang baru dibangun menggunakan dana PEN banyak ditemukan kerusakan. Saya melihat langsung ke lapangan dan berdasarkan laporan warga,” tandasnya.

Wahyu khawatir, pemanfaatan dana PEN akan bermasalah ketika sudah diperiksa oleh auditor seperti Badan Pemeriksa Keuangan.

Tags: BPKBupati PamekasanCovid-19DPRD PamekasanInfrastrukturPamekasan HebatPEN
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Hasbi Amrullah

Hasbi Amrullah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version