• Terkini
  • Trending
  • Semua
Realisasi Dana Pemulihan Ekonomi Nasional Banyak Salah Sasaran

Realisasi Dana Pemulihan Ekonomi Nasional Banyak Salah Sasaran

6 tahun lalu

Pemkab Pamekasan Menggelar Doa Bersana untuk Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran

59 menit lalu

Beras Medium di Sumenep Dijual di Bawah HET

5 jam lalu

Ngumpet di Tempat Kos Pengedar Sabu asal Proppo Diciduk Polisi

6 jam lalu

Proyek LSDP Pengolahan Sampah Hilir Pamekasan Baru Dimulai 2029

11 jam lalu

Bupati Pamekasan Imbau ASN dan Pelajar Berbusana Santri Selama Tiga Hari

15 jam lalu

Pahlawan Nasional M. Tabrani Jadi Inspirasi Dewan Kesenian Pamekasan Gagas Event Kebudayaan

1 hari lalu

Belanja P-APBD Pamekasan Molor Akibat Evaluasi Gubernur Tak Kunjung Rampung

1 hari lalu

Tersangka Narkoba yang Kabur Saat Penggerebekan di Proppo Belum Tertangkap

1 hari lalu

Mekanik Nasional Puji Gelaran Drag Bike Bupati Cup Pamekasan

1 hari lalu

Drag Bike Bupati Cup Pamekasan Jadi Wadah Pembinaan Pembalap Liar

2 hari lalu

Drag Bike Bupati Cup Pamekasan Jadi Wadah Prestasi dan Edukasi bagi Pemuda

2 hari lalu

Enam Tempat Hiburan di Pamekasan Disegel Satpol PP dan Kepolisian

3 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Selasa, Oktober 20, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Politik Parlementaria

Realisasi Dana Pemulihan Ekonomi Nasional Banyak Salah Sasaran

Dana PEN jadi bancakan kelompok tertentu

oleh Hasbi Amrullah
20 April 2021
in Parlementaria
35 0
0
Realisasi Dana Pemulihan Ekonomi Nasional Banyak Salah Sasaran
0
SHARES
349
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Kabupaten Pamekasan pada tahun 2020 kemarin, mendapat kucuran dana sebesar Rp 150 miliar untuk program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) karena dampak covid-19. Namun, dana tersebut banyak salah sasaran dalam pemanfaatannya. Sehingga dana PEN tidak berdampak sama sekali terhadap pemulihan ekonomi rakyat Pamekasan.

Moh. Qomarul Wahyudi, anggota Komisi IV DPRD Pamekasan menjelaskan, pemanfaatan dana PEN banyak melenceng dari aturan. Dana PEN banyak dimanfaatkan untuk pembangunan infrastruktur. Padahal, pemanfaatan dana PEN sudah diatur dalam Peraturan Pemerintahan nomor 43 tahun 2020 tentang pemulihan ekonomi nasional.

“Dana PEN itu arahnya kepada pemberian insentif usaha, dukungan kepada UMKM berupa modal usaha, perlindungan sosial bagi masyarakat yang terdampak covid-19,” terang Wahyudi.

Faktanya, imbuh Wahyu, panggilan akrab Wahyudi, dari dana Rp 150 miliar, yang terserap berdasarkan laporan bupati Pamekasan, Rp 51 miliar untuk pembangunan infrastruktur yang sama sekali tidak diatur dalam PP. Dana tersebut digunakan untuk pengaspalan jalan di beberapa titik di Pamekasan. Mulai dari perkotaan sampai ke perdesaan.

“Ada 7 sektor pengaspalan di seluruh Pamekasan. Ada pula sektor pembangunan penerangan jalan umum dan peningkatan infrastruktur pasar,” kata politisi PBB Pamekasan Ini.

Menurut Wahyu, pemanfaatan dana PEN di Pamekasan tidak tepat penyaluran anggarannya. Ketidaktepatan itu karena penyusunan program belum didukung dengan data dan perhitungan yang andal. Selain itu, target capaian makro tidak memenuhi standar makro.

“Indikator pemulihan ekonominya tidak jelas. Masyarakat yang terdampak pandemi tidak merasakannya secara langsung. Ini masalah,” ungkapnya.

Dengan demikian, penyaluran dana PEN terkesan bagi-bagi kue proyek yang dikendalikan sebagian orang. Dana PEN tidak efektif, tidak transparan dan penghitungannya tidak tepat. Apalagi hasil proyeknya banyak ditemukan yang tidak sesuai spesifikasi pekerjaan karena sudah banyak kerusakan.

“Jalan yang baru dibangun menggunakan dana PEN banyak ditemukan kerusakan. Saya melihat langsung ke lapangan dan berdasarkan laporan warga,” tandasnya.

Wahyu khawatir, pemanfaatan dana PEN akan bermasalah ketika sudah diperiksa oleh auditor seperti Badan Pemeriksa Keuangan.

Tags: BPKBupati PamekasanCovid-19DPRD PamekasanInfrastrukturPamekasan HebatPEN
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Hasbi Amrullah

Hasbi Amrullah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version