• Terkini
  • Trending
  • Semua
APBD Masih ‘Sakit’ Bupati Pamekasan Minta Masyarakat Stop Demontrasi

APBD Masih ‘Sakit’ Bupati Pamekasan Minta Masyarakat Stop Demontrasi

10 bulan lalu

Gerakan Indonesia Asri di Pamekasan Diikuti Berbagai Instansi dan Pelajar

35 menit lalu
Jualan Sabu di Warung Warga Sampang Diciduk Satresnarkoba Pamekasan

Ayah di Pamekasan Serahkan Anaknya Kecanduan Narkoba ke Polisi

19 jam lalu

27 Orang di Sampang Terlibat Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Anak

23 jam lalu

Enam Tahun Kasus Dugaan Penipuan Eks Pegawai BRI Pamekasan Masih Buram

24 jam lalu
Jurnalis Pamekasan Patungan Beli Air Bersih dan Tandon untuk Warga Kekeringan

338 Dusun se-Kabupaten Pamekasan Tahun 2026 Terdampak Kekeringan

1 hari lalu

Satlantas Polres Pamekasan dan Jasa Raharja Bagikan Coklat dan Suvenir Pada Pengendara

2 hari lalu

Tim Kementerian PU Survei Lahan Calon Sekolah Rakyat di Pamekasan

3 hari lalu

Pilkades Serentak di Pamekasan Berpotensi Digelar Akhir 2027

3 hari lalu

Kasus Suspek Campak di Pamekasan Turun Drastis, Dinkes: Mayoritas Pasien Belum Diimunisasi

4 hari lalu

Santri IBS PKMKK Dibekali Pendidikan Antiperundungan

4 hari lalu

Harga Telur Terjun Usai MBG Libur

7 hari lalu

Bupati Pamekasan Fokus Optimalkan PAD agar Manfaat Lebih Dirasakan Masyarakat

1 minggu lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Jumat, Juli 10, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Ekonomi

APBD Masih ‘Sakit’ Bupati Pamekasan Minta Masyarakat Stop Demontrasi

Efisiensi anggaran jadi tantangan berat bagi semua kepala daerah untuk memaksimalkan PAD

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
15 September 2025
in Pemerintahan, Politik
26 0
0
APBD Masih ‘Sakit’ Bupati Pamekasan Minta Masyarakat Stop Demontrasi

Bupti Pamekasan, Kholilurrahman mengimbau kepada masyarakat agar menghentikan demonstrasi karena kondisi APBD masih devisit dan terjadi efisiensi, karena tidak semua aspirasi yang disampaikan dalam demonstrasi bisa dipenuhi.

0
SHARES
258
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET — Bupati Pamekasan, Kholilurrahman, meminta masyarakat untuk tidak lagi melakukan aksi demonstrasi, melihat kondisi anggaran daerah yang masih belum stabil akibat efisiensi dan devisit .

Efisiensi dan devisit itu, berdampak luas pada berbagai sektor pembangunan di Kabupaten Pamekasan.

“Adanya efisiensi ini sangat terasa, banyak terjadi pemangkasan di sejumlah anggaran. Bahkan efisiensi ini tidak hanya terjadi di tahun 2025, tapi bisa sampai tahun 2026 atau bahkan sampai tahun 2027,” kata Kholilurrahman, Ahad (14/9/2025).

Menurut mantan anggota DPR RI ini, pemerintah daerah harus fokus pada manajemen keuangan agar tetap mampu menjalankan program prioritas di tengah keterbatasan fiskal. Ia juga menekankan pentingnya saling pengertian antara masyarakat dan pemerintah.

“Pemerintah sadar akan jeritan masyarakat. Namun masyarakat juga diharapkan memaklumi kesulitan yang dihadapi pemerintah. Sehingga bisa bertemu di satu titik yang disebut harmonisasi,” ujarnya.

Bupati juga secara tegas mengimbau agar aksi unjuk rasa yang kerap digelar masyarakat dihentikan. Menurutnya, kondisi anggaran yang terbatas membuat pemerintah tidak mungkin memenuhi seluruh tuntutan dalam waktu singkat.

“Jangan saling menyalahkan. Bahkan saya berharap demo-demo sudah saatnya diakhiri. Kita sudah tak ada dana, anggaran berkurang,” katanya.

Kholilurrahman menegaskan, ke depan daerah tidak boleh terus bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat. Pemkab Pamekasan, kata dia, akan berupaya memaksimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai sumber pembiayaan pembangunan.

“Daerah tidak boleh bergantung pada pemerintah pusat. Kita harus bisa mandiri. Kantong-kantong PAD nanti akan kita maksimalkan,” tegasnya.

Ada beberapa potensi PAD yang selama ini masih belum maksimal untuk dikelola. Di antaranya, gedung-gedung pemerintah yang tidak berfungsi, pengelolaan parkir, pajak rumah makan dan restoran, retribusi pasar dan lainnya.

“Intensifikasi dan ekstensifikasi pajak menjadi alternatif pembiayaan pembangunan di Pamekasan ke depan. Ini butuh dukungan semua pihak agar taget pembangunan bisa berjalan dengan baik,” pungkasnya.

Tags: APBDBupati KholilurrahmanDemoEfesiensiEkstensifikasiIntensifikasiPADpajakPamekasanRetribusi
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version