• Terkini
  • Trending
  • Semua
APBD Masih ‘Sakit’ Bupati Pamekasan Minta Masyarakat Stop Demontrasi

APBD Masih ‘Sakit’ Bupati Pamekasan Minta Masyarakat Stop Demontrasi

8 bulan lalu

Mendikdasmen Dorong Pelestarian Bahasa Madura

2 jam lalu

IBS PKMKK Gelar Manasik Haji untuk Bangun Kesadaran Spiritual Santri

10 jam lalu

Mendikdasmen Sebut Rekor MURI di Pamekasan Jadi Bukti Komitmen Pendidikan Bermutu

17 jam lalu

Bolak-Balik Bupati Pamekasan Tinjau Persiapan Puncak Hardiknas 2026 Hingga Malam

1 hari lalu
Pameran Museum Temporer se-Madura Usung Tema “The Colonial”

Bupati Pamekasan Akan Isi Kekosongan Kepala Sekolah Usai Puncak Hardiknas

1 hari lalu

Kisah Budi 12 Tahun Urus Jenazah dan Orang Sakit

2 hari lalu
Guru Itu Telah Pergi, tetapi Cahayanya Tetap Menyala

Guru Itu Telah Pergi, tetapi Cahayanya Tetap Menyala

3 hari lalu

Pemkab Pamekasan Gotong Royong Bersihkan Stadion Pamelingan Jelang Puncak Hardiknas 2026

3 hari lalu

Bus Tabrak Pemotor hingga Tewas Supir Bus Melarikan Diri

3 hari lalu

PC PMII Pamekasan Soroti Pembiaran Tambang Ilegal di Pamekasan

3 hari lalu

DPRD Pamekasan Upayakan Pembelajaran SMK Kesehatan Kembali Berjalan Normal

4 hari lalu

DPRD Pamekasan Temui GMNI Bahas Warga Belum Tercover BPJS Kesehatan

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Senin, Mei 25, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Ekonomi

APBD Masih ‘Sakit’ Bupati Pamekasan Minta Masyarakat Stop Demontrasi

Efisiensi anggaran jadi tantangan berat bagi semua kepala daerah untuk memaksimalkan PAD

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
15 September 2025
in Pemerintahan, Politik
26 0
0
APBD Masih ‘Sakit’ Bupati Pamekasan Minta Masyarakat Stop Demontrasi

Bupti Pamekasan, Kholilurrahman mengimbau kepada masyarakat agar menghentikan demonstrasi karena kondisi APBD masih devisit dan terjadi efisiensi, karena tidak semua aspirasi yang disampaikan dalam demonstrasi bisa dipenuhi.

0
SHARES
258
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET — Bupati Pamekasan, Kholilurrahman, meminta masyarakat untuk tidak lagi melakukan aksi demonstrasi, melihat kondisi anggaran daerah yang masih belum stabil akibat efisiensi dan devisit .

Efisiensi dan devisit itu, berdampak luas pada berbagai sektor pembangunan di Kabupaten Pamekasan.

“Adanya efisiensi ini sangat terasa, banyak terjadi pemangkasan di sejumlah anggaran. Bahkan efisiensi ini tidak hanya terjadi di tahun 2025, tapi bisa sampai tahun 2026 atau bahkan sampai tahun 2027,” kata Kholilurrahman, Ahad (14/9/2025).

Menurut mantan anggota DPR RI ini, pemerintah daerah harus fokus pada manajemen keuangan agar tetap mampu menjalankan program prioritas di tengah keterbatasan fiskal. Ia juga menekankan pentingnya saling pengertian antara masyarakat dan pemerintah.

“Pemerintah sadar akan jeritan masyarakat. Namun masyarakat juga diharapkan memaklumi kesulitan yang dihadapi pemerintah. Sehingga bisa bertemu di satu titik yang disebut harmonisasi,” ujarnya.

Bupati juga secara tegas mengimbau agar aksi unjuk rasa yang kerap digelar masyarakat dihentikan. Menurutnya, kondisi anggaran yang terbatas membuat pemerintah tidak mungkin memenuhi seluruh tuntutan dalam waktu singkat.

“Jangan saling menyalahkan. Bahkan saya berharap demo-demo sudah saatnya diakhiri. Kita sudah tak ada dana, anggaran berkurang,” katanya.

Kholilurrahman menegaskan, ke depan daerah tidak boleh terus bergantung pada dana transfer dari pemerintah pusat. Pemkab Pamekasan, kata dia, akan berupaya memaksimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai sumber pembiayaan pembangunan.

“Daerah tidak boleh bergantung pada pemerintah pusat. Kita harus bisa mandiri. Kantong-kantong PAD nanti akan kita maksimalkan,” tegasnya.

Ada beberapa potensi PAD yang selama ini masih belum maksimal untuk dikelola. Di antaranya, gedung-gedung pemerintah yang tidak berfungsi, pengelolaan parkir, pajak rumah makan dan restoran, retribusi pasar dan lainnya.

“Intensifikasi dan ekstensifikasi pajak menjadi alternatif pembiayaan pembangunan di Pamekasan ke depan. Ini butuh dukungan semua pihak agar taget pembangunan bisa berjalan dengan baik,” pungkasnya.

Tags: APBDBupati KholilurrahmanDemoEfesiensiEkstensifikasiIntensifikasiPADpajakPamekasanRetribusi
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version