• Terkini
  • Trending
  • Semua
Ketua LP2M Tuding Ada Main Mata di BK soal Kasus Pemalsuan Tanda Tangan

Ketua LP2M Tuding Ada Main Mata di BK soal Kasus Pemalsuan Tanda Tangan

6 tahun lalu
Nilai SPI Pamekasan 79,4, Inspektorat Soroti Pengawasan Internal dan Sosialisasi Antikorupsi

Nilai SPI Pamekasan 79,4, Inspektorat Soroti Pengawasan Internal dan Sosialisasi Antikorupsi

19 jam lalu

Bupati Pamekasan Kholilurrahman: Santri Harus Paham Politik

19 jam lalu

14 Siswa Pamekasan Raih Juara Festival Tunas Bahasa Ibu Jawa Timur 2026

2 hari lalu

Guru MDT di Sumenep Mengaku Insentif Rp 1,48 Juta Dipotong, Kepala Madrasah Janji Kembalikan

2 hari lalu

Dari Jihad Kemerdekaan Menuju Jihad Digital

2 hari lalu

BULOG Madura Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak di Dua Kabupaten

2 hari lalu

Hadapi Kemarau Ekstrim Santri IBS PKMKK Menggelar Salat Istisqa

2 hari lalu

Polisi dan Satpol PP Pamekasan Patroli Enam Tempat Karaoke, Segel Masih Utuh

2 hari lalu

IBS PKMKK Pamekasan Kembangkan Kurikulum Al-Muwahhid, Padukan Tauhid dan Teknologi

2 hari lalu
Haji Her Terpana Puisi Siswi SDN Kowel 3 hingga Berbuah Sumbangan Pembangunan Gedung

Haji Her Terpana Puisi Siswi SDN Kowel 3 hingga Berbuah Sumbangan Pembangunan Gedung

3 hari lalu

Warung Makan di Lahan KAI Pamekasan Hanya Ditutup Sementara

3 hari lalu

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Bupati Pamekasan Minta Pembangunan Daerah Jadi Perhatian

3 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Sabtu, Oktober 24, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Politik Parlementaria

Ketua LP2M Tuding Ada Main Mata di BK soal Kasus Pemalsuan Tanda Tangan

Mandegnya proses penegakan etik di BK DPRD Pamekasan diduga terjadi praktek transaksional

oleh Hasbi Amrullah
18 November 2020
in Parlementaria, Politik
29 2
0
Ketua LP2M Tuding Ada Main Mata di BK soal Kasus Pemalsuan Tanda Tangan

Kantor DPRD Pamekasan Jawa Timur

0
SHARES
310
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Kasus pemalsuan tanda tangan pengajuan dana Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Jatim untuk penanganan bencana Covid-19 yang dilakukan oleh oknum anggota DPRD Pamekasan mandeg. Pengusutan yang dilakukan Badan Kehormatan (BK) DPRD Pamekasan, sempat membawa angin segar setelah memunculkan inisial H sebagai pelaku pemalsuan.

Mandegnya kasus ini, memunculkan berbagai persepsi negatif dari masyarakat. Seperti diutarakan Ketua Lembaga Pendampingan dan Pemberdayaan Masyarakat (LP2M) Pamekasan, Heru Budi Prayitno. Oknum anggota dewan sudah melakukan penghancuran moral dengan sengaja menutup kasus pemalsuan tanda tangan. BK DPRD Pamekasan selaku penegak moral, ikut terlibat dalam penghancuran moral tersebut.

“Sepertinya BK sudah main mata dengan oknum anggota dewan pemalsu tanda tangan. Tindakan itu kemudian dilegitimasi oleh pimpinan dan anggota dewan yang lain,”

Heru menambahkan, setelah muncul inisial H yang diduga sebagai pelaku, seharusnya BK DPRD Pamekasan segera menentukan pelakunya. Penentuan pelaku segera diparipurnakan agar publik tidak memberikan persepsi yang macam-macam.

“Ada apa wakil rakyat kok tiba-tiba mlempem. Diduga sudah terjadi transaksi dalam menyelesaikan masalah yg menyangkut moral para anggota dewan. Ini yang kita namakan moral hazard atau degradasi moral,” ungkap mantan Ketua Forum LSM Pamekasan ini.

Anggota BK DPRD Pamekasan, Hamdi saat dikonfirmasi terkait tudingan Ketua LP2M itu masih belum merespon.

Kasus pemalsuan tanda tangan ini, telah dilaporkan juga ke Polda Jawa Timur oleh empat ketua komisi di DPRD Pamekasan. Bahkan, ketua-ketua komisi beserta seluruh anggota komisi, juga sudah dimintai keterangan. Namun proses hukum di Polda Jawa Timur ikut mandeg.

Salah satu anggota dewan yang dihubungi Maduranet yang enggan disebut identitasnya, membenarkan mandegnya proses hukum di kepolisian. Pihaknya belum tahu faktor mandegnya proses hukum di kepolisian. Termasuk mandegnya kelanjutan penanganan di BK sendiri.

“Karena penanganan di BK sifatnya internal, kami enggan mengomentari. Namun proses hukum di kepolisian mandeg setelah seluruh anggota komisi dimintai keterangan,” ungkap sumber tersebut.

Tags: Badan KehormatanBupati PamekasanDPRD PamekasanPamekasanPamekasan HebatPemalsuan Tanda TanganPolda Jatim
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Hasbi Amrullah

Hasbi Amrullah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version