• Terkini
  • Trending
  • Semua
Duduki Peringkat Tujuh Termiskin, Begini Respon Ketua DPRD Pamekasan

Dua Kali Pamekasan Diterpa Hoaks Corona Ketua DPRD Ajak Melek Literasi 

6 tahun lalu

Bupati Pamekasan Bakal Hidupkan Kembali Nomor Pengaduan Masyarakat

40 menit lalu

AJP Salurkan Air Bersih, 11 Kecamatan di Pamekasan Jadi Sasaran

20 jam lalu

ASKAB PSAI Pamekasan Resmi Dilantik, Buka Ruang Prestasi Atlet Disabilitas

2 hari lalu

Bupati Pamekasan Apresiasi Gotong Royong Perbaikan Jalan Desa Mangar Sepanjang 3,5 Kilometer

2 hari lalu

12 Santri Padepokan Kiyai Mudrikah Jajal Baca Kitab Kuning dan Tajwid

2 hari lalu

Antrean BBM di Sejumlah SPBU Pamekasan Karena Konsumen Panik

3 hari lalu

Pertamina Ungkap Penyebab Kelangkaan BBM karena Ulah Konsumen Sendiri

3 hari lalu

Warga Blumbungan Keluhkan Bau Menyengat dari Gudang Tembakau

3 hari lalu

Kehabisan Kuota Pertalite dan Solar di Pamekasan Picu Antrean di SPBU

4 hari lalu

PMII Soroti 17 Anggota DPRD Pamekasan Bolos dalam Paripurna

4 hari lalu

Serapan Tembakau di Pamekasan Sudah Mencapai 15.000 Ton

4 hari lalu

Kematian Ibu dan Bayi di Pamekasan Terus Meningkat

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Senin, September 7, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Politik Parlementaria

Dua Kali Pamekasan Diterpa Hoaks Corona Ketua DPRD Ajak Melek Literasi 

Informasi tentang virus Corona yang diterima masyarakat, hendaknya diragukan terlebih dahulu kebenarannya jika sumbernya tidak jelas.

oleh Hasbi Amrullah
19 Maret 2020
in Parlementaria, Politik
16 0
0
Duduki Peringkat Tujuh Termiskin, Begini Respon Ketua DPRD Pamekasan

Ketua DPRD Pamekasan Fathorrahman mengajak masyarakat agar selektif dalam menerima informasi tentang virus Corona

2
SHARES
161
VIEWS

MADURANET – Virus Corona semakin meresahkan masyarakat, termasuk di Kabupaten Pamekasan. Kabupaten yang dikenal dengan ikon Gerbangsalam ini, sudah dua kali diterpa informasi hoaks soal warga yang diduga terkena virus Corona.

Pertama berawal dari viralnya surat dari Palang Merah Indonesia (PMI) yang beredar di sejumlah media sosial. Dalam surat tersebut tertulis bahwa, jumlah warga Jawa Timur yang suspek sebanyak 65 orang. Di antara warga yang dinyatakan sudah suspek yakni warga Pamekasan.

Penelusuran Maduranet, warga yang diduga suspek virus Corona, diketahui warga Desa Pamaroh, Kecamatan Kadur. Warga tersebut sampai dirawat di rumah sakit Moh. Noer Pamekasan. Namun, belakangan pasien tersebut hanya menderita penyakit asma biasa dan penyakit tersebut sudah lama diderita pasien.

Akhirnya, PMI Jawa Timur meralat informasi yang sudah viral di media sosial. Bahkan Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam, ikut menegaskan bahwa informasi tersebut hoaks.

Kedua, beredar informasi di media sosial bahwa di RSUD Dr. Slamet Martodirdjo Pamekasan, menerima pasien rujukan dari Sumenep. Pasien tersebut dikabarkan sudah terjangkit virus Corona. Bahkan, pasien tersebut tidak lama menjalani perawatan di Pamekasan dan segera dikirim ke Surabaya.

Direktur RSUD Dr. Slamet Martodirdjo Pamekasan, Farid Anwar membantah bahwa pihaknya menerima pasien rujukan yang dikabarkan suspek Corona. Menurut Farid, dalam daftar penerimaan pasien tidak ada pasien rujukan dari Sumenep.

“Tidak ada pasien rujukan dari Sumenep. Apalagi pasien suspek Corona,” terang Farid Anwar.

Ketua DPRD Pamekasan, Fathorrahman menghimbau kepada seluruh warga agar hati-hati menerima informasi dan menyebarkan informasi. Informasi yang belum tentu kebenarannya seharusnya tidak disebarkan karena akibatnya bisa menyebabkan kesalahan berantai. Jika ditemukan informasi yang diragukan kebenarannya, hendaknya dikonsumsi sendiri.

“Jika informasi yang masih meragukan kebenarannya maka jangan disebarkan. Cukup di handphone kita masing-masing,” terang Fathorrahman.

Informasi tentang virus Corona, sudah ada yang berwenang mulai dari tingkat pusat hingga daerah. Oleh sebab itu, informasi yang diterima dari bukan yang berwenang hendaknya diragukan dan butuh klarifikasi. Pemerintah dan beberapa lembaga terkait, serta ormas Islam seperti NU, sudah membuat layanan pengaduan dan konsultasi dari masyarakat.

“Mari kita selektif dalam menerima informasi. Jangan menyebarkan hoaks dan kembangkan literasi media,” tandasnya.

Tags: DPRD PamekasanPamekasanPamekasan HebatVirus Corona
Share2TweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Hasbi Amrullah

Hasbi Amrullah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version