• Terkini
  • Trending
  • Semua
Duduki Peringkat Tujuh Termiskin, Begini Respon Ketua DPRD Pamekasan

Dua Kali Pamekasan Diterpa Hoaks Corona Ketua DPRD Ajak Melek Literasi 

6 tahun lalu
Bupati Pamekasan Rencanakan Penataan Wisata Sunset Capak Galis

Bupati Pamekasan Rencanakan Penataan Wisata Sunset Capak Galis

17 jam lalu

BGN Tekankan Peran Daerah dan Kualitas Distribusi Program MBG di Madura

18 jam lalu

PCNU Pamekasan Desak Pemerintah Segera Berlakukan Cukai Golongan III di Madura

2 hari lalu

Harga Plastik Global Naik, Pedagang Garam di Pamekasan Tertekan Biaya Produksi

2 hari lalu

Kapolres Pamekasan Tekankan Disiplin dan Pelayanan Prima saat Kunker

3 hari lalu

BGN Pamekasan Ingatkan Warga Waspada Dugaan Penipuan Program MBG

3 hari lalu

KONI Pamekasan Minta Perbaikan Fasilitas Olahraga Jelang Porprov

3 hari lalu
Wujud Peduli Lingkungan AJP Tanam Mangrove dan Lepas Burung ke Udara

Wujud Peduli Lingkungan AJP Tanam Mangrove dan Lepas Burung ke Udara

3 hari lalu

Pengurus DKP Pamekasan 2025–2030 Dilantik, Fokus Pemajuan Kebudayaan hingga Desa

4 hari lalu

Truk Angkutan Galian C Masuk Kota Lindas Ibu Paru Baya di Dekat Arek Lancor

4 hari lalu

Ulama dan Petani Madura Bersatu Sambut Haji Her dan Gelar Istigasah Jelang Musim Tembakau

5 hari lalu

Kronologi Penangkapan Dua Perantara Sabu di Pademawu

5 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Jumat, April 17, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Politik Parlementaria

Dua Kali Pamekasan Diterpa Hoaks Corona Ketua DPRD Ajak Melek Literasi 

Informasi tentang virus Corona yang diterima masyarakat, hendaknya diragukan terlebih dahulu kebenarannya jika sumbernya tidak jelas.

oleh Hasbi Amrullah
19 Maret 2020
in Parlementaria, Politik
16 0
0
Duduki Peringkat Tujuh Termiskin, Begini Respon Ketua DPRD Pamekasan

Ketua DPRD Pamekasan Fathorrahman mengajak masyarakat agar selektif dalam menerima informasi tentang virus Corona

2
SHARES
161
VIEWS

MADURANET – Virus Corona semakin meresahkan masyarakat, termasuk di Kabupaten Pamekasan. Kabupaten yang dikenal dengan ikon Gerbangsalam ini, sudah dua kali diterpa informasi hoaks soal warga yang diduga terkena virus Corona.

Pertama berawal dari viralnya surat dari Palang Merah Indonesia (PMI) yang beredar di sejumlah media sosial. Dalam surat tersebut tertulis bahwa, jumlah warga Jawa Timur yang suspek sebanyak 65 orang. Di antara warga yang dinyatakan sudah suspek yakni warga Pamekasan.

Penelusuran Maduranet, warga yang diduga suspek virus Corona, diketahui warga Desa Pamaroh, Kecamatan Kadur. Warga tersebut sampai dirawat di rumah sakit Moh. Noer Pamekasan. Namun, belakangan pasien tersebut hanya menderita penyakit asma biasa dan penyakit tersebut sudah lama diderita pasien.

Akhirnya, PMI Jawa Timur meralat informasi yang sudah viral di media sosial. Bahkan Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam, ikut menegaskan bahwa informasi tersebut hoaks.

Kedua, beredar informasi di media sosial bahwa di RSUD Dr. Slamet Martodirdjo Pamekasan, menerima pasien rujukan dari Sumenep. Pasien tersebut dikabarkan sudah terjangkit virus Corona. Bahkan, pasien tersebut tidak lama menjalani perawatan di Pamekasan dan segera dikirim ke Surabaya.

Direktur RSUD Dr. Slamet Martodirdjo Pamekasan, Farid Anwar membantah bahwa pihaknya menerima pasien rujukan yang dikabarkan suspek Corona. Menurut Farid, dalam daftar penerimaan pasien tidak ada pasien rujukan dari Sumenep.

“Tidak ada pasien rujukan dari Sumenep. Apalagi pasien suspek Corona,” terang Farid Anwar.

Ketua DPRD Pamekasan, Fathorrahman menghimbau kepada seluruh warga agar hati-hati menerima informasi dan menyebarkan informasi. Informasi yang belum tentu kebenarannya seharusnya tidak disebarkan karena akibatnya bisa menyebabkan kesalahan berantai. Jika ditemukan informasi yang diragukan kebenarannya, hendaknya dikonsumsi sendiri.

“Jika informasi yang masih meragukan kebenarannya maka jangan disebarkan. Cukup di handphone kita masing-masing,” terang Fathorrahman.

Informasi tentang virus Corona, sudah ada yang berwenang mulai dari tingkat pusat hingga daerah. Oleh sebab itu, informasi yang diterima dari bukan yang berwenang hendaknya diragukan dan butuh klarifikasi. Pemerintah dan beberapa lembaga terkait, serta ormas Islam seperti NU, sudah membuat layanan pengaduan dan konsultasi dari masyarakat.

“Mari kita selektif dalam menerima informasi. Jangan menyebarkan hoaks dan kembangkan literasi media,” tandasnya.

Tags: DPRD PamekasanPamekasanPamekasan HebatVirus Corona
Share2TweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Hasbi Amrullah

Hasbi Amrullah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version