• Terkini
  • Trending
  • Semua
Kekosongan OPD di Pamekasan Bukti Reformasi Birokrasi Macet

APBD 2019 Mengendap 511 Miliar Dewan Beri Rapor Merah ke Bupati

7 tahun lalu

Serapan Tembakau di Pamekasan Sudah Mencapai 15.000 Ton

2 jam lalu

Kematian Ibu dan Bayi di Pamekasan Terus Meningkat

7 jam lalu

Kelangkaan BBM Bikin Pelayanan Publik Terganggu Pendapatan Warga Anjlok

23 jam lalu

Sidang Paripurna DPRD Pamekasan Ditunda, 17 Dewan Absen

23 jam lalu

Istri Kuli Bangunan Kabur Bawa Perhiasan Anaknya

1 hari lalu
Pamekasan Siapkan Pendamping Anggaran untuk Program LSDP

Pamekasan Siapkan Pendamping Anggaran untuk Program LSDP

2 hari lalu

Kemendagri RI Ungkap Alasan Pamekasan Terpilih Jadi Lokasi LSDP

2 hari lalu
Damkar di Pamekasan Sehari Berjikabu dengan 7 Kali Kebakaran

Damkar di Pamekasan Sehari Berjikabu dengan 7 Kali Kebakaran

3 hari lalu

Penerimaan Santri di IBS PKMKK Pamekasan Akan Dibuka Kembali Tahun 2029

3 hari lalu

Serapan DBHCHT 2026 di Pamekasan Baru 42 Persen

3 hari lalu

Pamekasan Masuk 6 Besar Program Pengelolaan Sampah Nasional

5 hari lalu

Seorang Adik Laporkan Kakaknya karena Jual Tanah Warisan Diam-Diam

6 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Kamis, September 3, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Politik Pemerintahan

APBD 2019 Mengendap 511 Miliar Dewan Beri Rapor Merah ke Bupati

Anggaran yang tidak terserap tahun 2019 mencapai Rp 511 miliar, lebih tinggi daripada tahun 2018 yang jumlahnya sebesar Rp 300 miliar.

oleh Hasbi Amrullah
22 Januari 2020
in Pemerintahan, Politik
22 0
0
Kekosongan OPD di Pamekasan Bukti Reformasi Birokrasi Macet
4
SHARES
220
VIEWS

MADURANET – Pemerintah Kabupaten Pamekasan gagal membelanjakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2019 kemarin sebesar Rp 511 miliar. Anggaran tersebut mengendap di kas daerah (Kasda) dan dihitung sebagai sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa) tahun 2019. Tidak terserapnya seperempat APBD Kabupaten Pamekasan ini, mendapat sorotan dari anggota DPRD Pamekasan.

Harun Suyitno, Wakil Ketua DPRD Pamekasan menilai, tidak terserapnya anggaran tersebut disebabkan eksekutif memiliki itikad besar untuk membangun Pamekasan. Anggaran tersebut dibahas secara ketat dan serius agar bisa bermanfaat untuk pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Bupati dan para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sudah menyia-nyiakan amanat rakyat untuk mempercepat pembangunan. Namun tahun ini Silpa cukup besar dan meningkat jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya,” ujar Harusn Suyitno, Rabu (22/1/2020).

Menurut Harun, Silpa tahun 2018 kemarin hanya Rp 300 juta. Hal itu masih bisa dimaklumi karena Bupati dan jajarannya masih melakukan penataan dan konsolidasi internal setelah dilantik sebagai pimpinan daerah yang baru. Namun di tahun 2019, sudah waktunya untuk meggenjot pembangunan dari semua sektor.

“Saya cek, anggaran yang banyak tidak terserap di bidang pembangunan infrastruktur, baik di Dinas Pendidikan, Dinas PU Bina Marga, Dinas Kesehatan dan dinas yang bersentuhan dengan pelayanan publik lainnya. Ini rapor merah kinerja Pemkab Pamekasan,” ungkapnya.

Wazirul Jihad, Sekretaris Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Pamekasan mengungkapkan, ada banyak keraguan pemerintah dalam menjalankan pembangunan. Indikatornya dilihat dari posisi pejabat di eselon II dan III yang masih banyak berstatus sebagai pelaksana tugas (Plt). Ada 13 dinas yang masih diisi oleh Plt. Sehingga, jabatan Plt tidak bisa mengambil kebijakan strategis karena harus tergantung penuh kepada bupati atau wakil bupati.

“Berikan kewenangan penuh kepada pejabat, jangan digantung terus menerus menjadi Plt terus agar mereka bisa melakukan percepatan pembangunan. Saya pikir ini hambatannya,” kata Wazirul Jihad.

Totok Hartono, Sekretaris Daerah Kabupaten Pamekasan menjelaskan bahwa Silpa murni tahun 2019 masih sama dengan tahun 2018 lalu yakni Rp 300 miliar. Sisa dari Silpa tersebut sebesar Rp 211 miliar, merupakan kegiatan pembangunan yang tidak dikerjalan dengan tuntas di tahun 2019.

“Tahun ini akan kita lakukan percepatan pembangunan sesuai arahan dari bupati dan wakil bupati,” terang Totok Hartono.

Menurutnya, perencanaan pembangunan akan digarap lebih awal. Sehingga pelaksanaan lelang dan penawaran dari sejumlah rekanan, juga bisa dilakukan di awal tahun anggaran. Selain itu, status OPD yang masih belum definitif atau Plt, pertengahan bulan Pebruari ditargetkan sudah bisa terisi.

“Kalau Raperda perampingan OPD sudah disahkan, saya yakin semuanya akan berjalan sesuai dengan rencana yang sudah ditetapkan sejak awal,” ungkapnya.

Tags: APBDbaddrut TamamDPRDPamekasanPamekasan HebatSilpa
Share4TweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Hasbi Amrullah

Hasbi Amrullah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version