• Terkini
  • Trending
  • Semua

Serapan DBHCHT 2026 di Pamekasan Baru 42 Persen

2 bulan lalu

Pemkab Pamekasan Daftarkan 650 Pekerja Keagamaan Rentan ke BPJS Ketenagakerjaan

9 menit lalu

Haji Her Raih CNN Indonesia Awards 2026 atas Kontribusi bagi Petani Madura

2 hari lalu

PLN Minta Maaf atas Gangguan Listrik di Pamekasan, Sebut Penyebab Harus Dipastikan di Lokasi

2 hari lalu

Dua Guru MTs Kyai Mudrikah Pamekasan Raih Juara Kompetisi Inovasi Pembelajaran

2 hari lalu

Pamekasan Finalisasi Perencanaan Program LSDP, Siapkan Penanganan Sampah dari Hulu

3 hari lalu

Tegangan Listrik Tak Stabil, Warga Pamekasan Keluhkan AC hingga Kulkas Rusak

3 hari lalu

Polres Pamekasan Larang Pengisian BBM Subsidi Pakai Jerigen dengan Barcode Kendaraan

3 hari lalu

UHC Prioritas Pamekasan Sasar Warga Desil 1-7

3 hari lalu

Pamekasan Bentuk Tim Akselerasi PAD, Bidik Optimalisasi Pajak dan Retribusi

4 hari lalu

Pemkab Sisihkan APBD Demi Pelayanan Kesehatan Gratis untuk Semua

5 hari lalu

Oréng Seppo Paḍâbuna, Oréng Ngodâ Panḍâbâna, Ketika Guru Kehilangan Kebijaksanaan dan Murid Kehilangan Kepercayaan Diri

5 hari lalu

Masyarakat Apresiasi Bupati Pamekasan, Malam Kemilau Madura Dinilai Hidupkan Budaya Lokal

5 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Senin, November 9, 2026
26 °c
Pamekasan
29 ° Sel
29 ° Rab
30 ° Kam
30 ° Jum
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Ekonomi

Serapan DBHCHT 2026 di Pamekasan Baru 42 Persen

Total anggaran DBHCHT Pamekasan 2026 mencapai Rp 104,68 miliar setelah ditambah SILPA 2025. Sebagian besar SILPA dialokasikan untuk bidang kesehatan.

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
31 Agustus 2026
in Ekonomi
11 1
0

Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Kabupaten (Setkab) Pamekasan Sri Puji Harijani, saat ditemui di kantornya, Senin (31/8/2026).

0
SHARES
117
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Serapan anggaran yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, baru mencapai 42 persen hingga akhir Juli atau awal Agustus 2026.

Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Kabupaten (Setkab) Pamekasan Sri Puji Harijani mengatakan, persentase tersebut dihitung dari pagu awal DBHCHT sebesar Rp 59,43 miliar dan belum memasukkan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) 2025.

“Serapan memang anggaran itu sampai dengan bulan Juli atau awal Agustus itu 42 persen dari total pagu yang masuk. Ini belum ketambahan yang SILPA, masih dana awal,” kata Puji saat ditemui di tempat kerjanya, Senin (31/8/2026).

Ia menjelaskan, dengan tambahan SILPA DBHCHT 2025 sebesar Rp 45,24 miliar, total anggaran DBHCHT Kabupaten Pamekasan untuk tahun anggaran 2026 mencapai Rp 104,68 miliar.

Meski serapan anggaran baru 42 persen, Puji mengatakan, hasil pemantauan di lapangan menunjukkan realisasi fisik sejumlah kegiatan justru telah melebihi persentase penyerapan anggarannya.

Menurut dia, kondisi tersebut terjadi karena sejumlah kegiatan masih dalam proses pengajuan pencairan anggaran.

“Setelah kita melakukan pemantauan dan pengawasan ke lapangan, ternyata realisasi fisiknya melebihi dari penyerapan anggaran. Jadi dalam proses pengajuan permohonan pencairan anggaran,” ujarnya.

Untuk mempercepat penyerapan, lanjut dia, Bagian Perekonomian bersama tim pemantauan DBHCHT, mulai 25 Agustus hingga 2 September 2026, melakukan pemantauan langsung ke sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), guna mengetahui kendala yang menghambat penyerapan anggaran.

“Dari situ kita bisa tahu kendala-kendala yang dihadapi oleh OPD apa, kita tampung, kemudian kita cari solusinya,” kata Sri Puji.

Pihaknya menargetkan, seluruh anggaran DBHCHT dapat diserap secara optimal hingga akhir tahun. Sementara untuk SILPA 2025, anggaran tersebut telah dimasukkan dalam perubahan anggaran dan usulan penggunaan dari OPD juga telah diterima.

Penggunaan SILPA, lanjut dia, akan diprioritaskan untuk kegiatan yang dapat direalisasikan dalam waktu relatif singkat karena masuk dalam perubahan anggaran. Sebagian besar SILPA tersebut diarahkan untuk membiayai sektor kesehatan.

“Sebagian besar untuk SILPA ini untuk mendanai bidang kesehatan. Karena memang secara aturan kan bidang kesehatan minimal 40 persen dari dana DBHCHT itu untuk bidang kesehatan,” ujarnya.

Pemkab Pamekasan juga akan melakukan evaluasi terhadap penyerapan DBHCHT tahun ini, terutama karena pagu DBHCHT mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Untuk tahun ini kita fokus kepada optimalisasi penyerapan anggaran secara maksimal saja,” tandas Puji.

Tags: Dana DBHCHT Kabupaten PamekasanKabag PerekonomianPemkab PamekasanPengusaha rokok PamekasanSektor perekonomian pamekasanSerapan DBHCHT
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Go to mobile version