PAMEKASAN, MADURANET – Perum Bulog Cabang Madura memastikan penyaluran bantuan pangan (Banpang) periode Februari–Maret 2026 kembali berjalan normal setelah sempat tertunda.
Penyaluran bantuan tersebut diawali di Desa Tanjung, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Kamis (21/5/2026), dengan total 1.054 penerima manfaat.
Wakil Pemimpin Cabang Bulog Madura, Muhammad Zaenal Muttaqin, mengatakan bantuan yang disalurkan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng untuk setiap penerima.
“Penyaluran bantuan pangan periode Februari–Maret 2026 kini kembali dilangsungkan. Penyaluran yang sempat tertunda akibat kondisi global yang sempat menimpa kita itu kini sudah normal kembali,” ujar Zaenal saat meninjau lansung proses penyaluran.
Ia menegaskan, Bulog tetap berkomitmen menjaga keberlanjutan distribusi bantuan pangan kepada masyarakat.
“Jangan khawatir, komitmen kami bantuan pangan ke depan insyaallah tidak terkendala lagi,” katanya.
Zaenal juga mengimbau masyarakat yang telah terdaftar sebagai penerima dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk menunggu jadwal penyaluran di masing-masing desa.
“Kami mengimbau masyarakat yang sudah terdaftar di DTSEN agar tidak usah khawatir. Ini akan terus berlanjut dan masyarakat tinggal menunggu jadwal penyaluran di desa masing-masing,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Desa Tanjung, Moh Jery Alfredo Metalian, mengatakan penyaluran bantuan di wilayahnya berjalan lancar.
Menurut dia, keterlambatan distribusi sebelumnya sempat memunculkan keresahan di tengah masyarakat.
“Warga sempat khawatir dan muncul desas-desus beras dikorupsi pihak tertentu. Bahkan ada masyarakat yang melapor ke kecamatan, tetapi sudah dijelaskan dengan baik oleh pihak desa dan kecamatan,” kata Jery.
Ia menyebut bantuan tersebut sangat membantu warga Desa Tanjung yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan.
“Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah atas bantuan 20 kilogram beras dan 4 liter minyak ini karena sangat membantu 30 persen total penduduk di desa ini,” ujarnya.
Salah seorang penerima bantuan, Romlah yang berprofesi sebagai petani, mengaku bantuan pangan itu membantu mengurangi pengeluaran rumah tangga menjelang Hari Raya Idul Adha.
“Alhamdulillah sangat membantu kebutuhan sehari-hari dan kebutuhan menjelang Idul Adha. Terima kasih kepada pemerintah dan Bulog,” kayanya sambil tersenyum.













