• Terkini
  • Trending
  • Semua

Tiga Bulan Cari Lahan Sekolah Rakyat, Pemkab Pamekasan Terkendala LSD dan Harga Tanah

3 minggu lalu
Jelang Kepulangan Jemaah Haji Pamekasan Ada yang Meninggal Dunia

Jelang Kepulangan Jemaah Haji Pamekasan Ada yang Meninggal Dunia

3 jam lalu
Harga Garam Naik 400 Ribu Tapi Petani Rugi

Petani Garam Minta HPP Garam Rp 1.700 Per Kilo

6 jam lalu

Bupati Sebut Pamekasan Economic Fest Jadi Model Kolaborasi Penggerak Ekonomi Masyarakat

10 jam lalu

Penyaluran Bantuan Pangan di Sumenep Capai 39,73 Persen, Bulog Kejar Sisa Target 200 Ribu Penerima

15 jam lalu

Pamekasan Raih Penghargaan dari BKN Terkait Digitalisasi Sistem Merit ASN

1 hari lalu

Bupati Pamekasan Akan Ajukan Perda Halal-Tourism

2 hari lalu

Pamekasan Targetkan Produksi Tembakau Berkualitas di Musim 2026

2 hari lalu

Bupati Pamekasan Dorong Pantai Jumiang Jadi Destinasi Wisata Halal dan Penggerak Ekonomi Masyarakat

2 hari lalu

Harga Beras dan Minyak Goreng di Pasar Kolpajung Ditemukan HET

3 hari lalu

Sebanyak 1.174 KK di Desa Ambat Tlanakan Terima Bantuan Pangan Bulog

3 hari lalu

Bupati Pamekasan Optimistis Persepam Melaju Mulus di Liga 4

4 hari lalu

Tundukkan Persipuncak Persepam Kokoh di Puncak Grup O Liga 4 Piala Presiden

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Rabu, Juni 10, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Pendidikan

Tiga Bulan Cari Lahan Sekolah Rakyat, Pemkab Pamekasan Terkendala LSD dan Harga Tanah

Dari empat lokasi yang disurvei, hanya satu lahan di Desa Larangan Tokol yang dinilai memenuhi syarat pembangunan Sekolah Rakyat permanen.

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
18 Mei 2026
in Pendidikan
10 1
0

Tim gabungan yang terdiri dari Dinas Sosial, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta Badan Pengelolaan Keuangan dan Asset (BPKAD) Kabupaten Pamekasan, saat melakukan survei calon lahan SR Pamekasan di Kecamatan Tlanakan, Desa Larangan Tokol, Senin (18/5/2026).

0
SHARES
105
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Pemerintah Kabupaten Pamekasan terus mempercepat proses pencarian lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat (SR) permanen. Namun, upaya tersebut masih terkendala status Lahan Sawah Dilindungi (LSD) dan harga tanah yang dinilai tidak sesuai harga pasar.

Tim gabungan yang terdiri dari Dinas Sosial, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta bagian aset dan keuangan daerah bahkan telah menyisir sejumlah wilayah hingga pelosok desa selama lebih dari tiga bulan terakhir untuk mencari lahan yang memenuhi syarat dari pemerintah pusat.

Pada Senin (18/5/2026), tim kembali melakukan survei ke empat titik calon lokasi pembangunan Sekolah Rakyat. Perwakilan Dinas PUPR Kabupaten Pamekasan, Prety, mengatakan empat lokasi tersebut berada di Desa Larangan Tokol dan Desa Bukek, Kecamatan Tlanakan, Desa Banyupele, Kecamatan Proppo, serta satu lokasi di Kecamatan Palengaan.

“Hari ini kami menjadwalkan survei ke empat lokasi. Dari hasil peninjauan, hanya satu lokasi yang memenuhi syarat, yakni di Desa Larangan Tokol,” ujar Prety, Senin.

Menurut dia, lokasi tersebut dinilai aman dari status LSD serta memiliki tingkat kemiringan tanah yang sesuai ketentuan pembangunan.

“Nanti kami menunggu pihak desa mengirimkan sketsa tanah untuk ditindaklanjuti ke bagian aset dalam proses pembebasan lahan,” katanya.

Ia menjelaskan, terdapat sejumlah kriteria yang harus dipenuhi dalam penentuan lokasi pembangunan Sekolah Rakyat permanen.

Di antaranya bebas dari status LSD, memiliki kemiringan tanah di bawah 10 derajat, akses jalan yang memadai untuk kendaraan besar dan wali murid, serta luas lahan minimal lima hektare.

“Karena nanti alat berat juga harus masuk dan akses untuk wali murid harus mudah. Selain itu, sesuai harapan bapak bupati, lokasi harus bisa dijangkau dari berbagai wilayah di Pamekasan,” ucapnya.

Meski demikian, Prety menegaskan bahwa pedoman utama tetap mengacu pada syarat yang telah ditentukan kementerian.

Ia mengungkapkan, sebelumnya tim juga sempat menemukan lokasi yang dinilai cocok di Desa Bicorong. Namun, lokasi tersebut akhirnya tidak lolos pada tahap penilaian aset karena harga tanah mengalami kenaikan hingga 200 persen dari harga awal.

“Selama lebih dari tiga bulan kami terus mencari lokasi yang cocok. Tantangan utamanya memang banyak lahan masuk kategori Lahan Sawah Dilindungi (LSD),” katanya.

Sementara itu, perwakilan Badan Pengelolaan Keuangan dan Asset (BPKAD) Kabupaten Pamekasan, Ardika, mengatakan penentuan harga tanah dilakukan bersama pihak ketiga dari Surabaya untuk menghindari praktik mark up dalam pembebasan lahan.

“Kami bekerja sama dengan jasa penilai publik dari luar daerah karena di Pamekasan belum ada. Jadi harga yang keluar benar-benar disesuaikan dengan harga pasar dan tidak subjektif,” ujarnya.

Menurut Ardika, langkah tersebut dilakukan agar proses pengadaan lahan tetap sesuai aturan dan tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.

Di sisi lain, Ketua Tim Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Pamekasan, Lukman Hakim, menyampaikan bahwa sementara waktu siswa Sekolah Rakyat asal Pamekasan akan ditempatkan di Kabupaten Sampang.

Hal itu dilakukan sambil menunggu proses penyelesaian lahan dan pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat di Pamekasan rampung.

“Karena lahan di Pamekasan belum selesai, sementara murid Sekolah Rakyat akan ditempatkan dulu di Sampang,” katanya.

Saat ini, kegiatan Sekolah Rakyat Menengah Pertama 29 Pamekasan diketahui masih menempati gedung eks Akademi Keperawatan di Jalan Jokotole Indah, Kelurahan Barurambat Timur, Kecamatan Pademawu, dengan status sewa.

Tags: Asta cita presidenLahan Sekolah RakyatPamekasanPemkab PamekasanPKH PamekasanPUPR PamekasanSekolah Rakyat (SR)SRMP 29 Pamekasan
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version