• Terkini
  • Trending
  • Semua
SMK Kesehatan Pamekasan Disegel Siswa Histeris Lari Lompat Pagar

SMK Kesehatan Pamekasan Disegel Siswa Histeris Lari Lompat Pagar

6 bulan lalu

Haji Her Raih CNN Indonesia Awards 2026 atas Kontribusi bagi Petani Madura

12 jam lalu

PLN Minta Maaf atas Gangguan Listrik di Pamekasan, Sebut Penyebab Harus Dipastikan di Lokasi

12 jam lalu

Dua Guru MTs Kyai Mudrikah Pamekasan Raih Juara Kompetisi Inovasi Pembelajaran

1 hari lalu

Pamekasan Finalisasi Perencanaan Program LSDP, Siapkan Penanganan Sampah dari Hulu

1 hari lalu

Tegangan Listrik Tak Stabil, Warga Pamekasan Keluhkan AC hingga Kulkas Rusak

1 hari lalu

Polres Pamekasan Larang Pengisian BBM Subsidi Pakai Jerigen dengan Barcode Kendaraan

1 hari lalu

UHC Prioritas Pamekasan Sasar Warga Desil 1-7

2 hari lalu

Pamekasan Bentuk Tim Akselerasi PAD, Bidik Optimalisasi Pajak dan Retribusi

2 hari lalu

Pemkab Sisihkan APBD Demi Pelayanan Kesehatan Gratis untuk Semua

3 hari lalu

Oréng Seppo Paḍâbuna, Oréng Ngodâ Panḍâbâna, Ketika Guru Kehilangan Kebijaksanaan dan Murid Kehilangan Kepercayaan Diri

3 hari lalu

Masyarakat Apresiasi Bupati Pamekasan, Malam Kemilau Madura Dinilai Hidupkan Budaya Lokal

3 hari lalu

Libatkan 84 Orang Binaan, Dinkes Pamekasan Gelar Festival Kesehatan Mental

3 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Sabtu, November 7, 2026
29 °c
Pamekasan
30 ° Ming
30 ° Sen
29 ° Sel
29 ° Rab
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Pendidikan

SMK Kesehatan Pamekasan Disegel Siswa Histeris Lari Lompat Pagar

Penyegelan itu dilakukan setelah salat Maghrib. Berapa siswa di dalam asrama, berteriak dan menangis minta tolong.

oleh Muchsin Rasyid
14 Mei 2026
in Pendidikan, Peristiwa
10 1
0
SMK Kesehatan Pamekasan Disegel Siswa Histeris Lari Lompat Pagar
0
SHARES
106
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Nasib siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kesehatan Nusantara, Pamekasan kini memperihatinkan. Lembaga pendidikan, yang terletak di Jl Raya Nyalaran, Kelurahan Kowel, Kecamatan Kota, Pamekasan, diduga disegel pemilik lahan, pada Senin (11/5/2026), sekitar pukul 18.30 WIB.

Akibatnya, sejak Selasa (13/5/2026), aktivitas kegiatan belajar mengajar dilakukan secara daring dari rumah masing-masing siswa. Sampai kapan kondisi ini akan berlangsung, belum ada kepastian. Pihak sekolah masih berupaya mencari jalan terbaik, melakukan mediasi dengan pihak penyegel agar dibuka kembali.

Dalam penyegelan itu terlihat di pintu pagar tertutup. Dan terdapat spanduk berukuran 2,5 X 1 meter dengan tulisan mencolok, “Tanah ini milik Arofatin Nisa’ berdasarkan SHM 0328. Dilarang melakukan aktivitas apapun di tanah ini. Pasal 535 KUHAP tentang memasuki pekarangan tanpa izin”.

Kepala SMK Kesehatan Nusantara, Ahmad Mahfud, yang dimintai konfirmasinya mengatakan, pihaknya menyayangkan kejadian ini, karena yang jadi korban anak didik yang terhambat dalam proses belajar. Ia menduga penyegelan itu atas inisiasi AN, mantan bendahara Yayasan Kunci Ilmu yang menaungi SMK Kesehatan Nusantara.

Menurut Mahfud, tindakan penyegelan terhadap lembaga pendidikan tidak berlandasan. Walau yang bersangkutan mengaku sebagai pemilik lahan, namun saat ini sudah tidak ada keterikatan lagi dengan sekolah, karena sudah tidak memiliki jabatan apa-apa.

“Penyegelan itu dilakukan setelah salat Maghrib. Pada saat itu ada beberapa siswa di dalam kamar asrama di lingkungan sekolah. Siswa itu berteriak dan menangis minta tolong. Sehingga siswa itu keluar dengan cara melompat pagar, lari ketakutakan,” ujar Mahfud, kepada Maduranet.com, Kamis (14/5/2026).

Dikatakan, agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan, maka terpakasa dilakukan lewat daring. Dan pihaknya sudah menemui penyegel, agar dibuka. Tapi masih belum ada kesepakatan.

“Jika segel sekolah ini tidak dibuka, kami berencna membawa persoalan ini ke ranah hukum. Dan juga minta Pemkab menyelesaikan, agar keberlangsungan proses belajar mengajar, normal seperti semula,” papar Mahfud.

Sementara AN, yang mengaku pemilik lahan, belum bisa dimintai konfirmasinya. Beberapa kali ponselnya dihubungi, tidak diangkat.

Tags: Konflik LahanPamekasanpendidikanSekolah DisegelSMK KesehatanYayasan Pintu Ilmu
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Muchsin Rasyid

Muchsin Rasyid

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Go to mobile version