• Terkini
  • Trending
  • Semua

DPRD Pamekasan Tawarkan Tiga Solusi Sengketa Lahan SDN Tamberu 2

6 bulan lalu
Ketika Kiai Kalebun dan Pengusaha Lebur dalam Tarian Saman dan Untaian Macapat

Ketika Kiai Kalebun dan Pengusaha Lebur dalam Tarian Saman dan Untaian Macapat

3 jam lalu

Kronologi Dugaan Penipuan 1 Miliar Eks Anggota DPRD Sumenep

4 jam lalu

Mantan Anggota DPRD Sumenep Ditahan di Pamekasan, Diduga Gelapkan Rp 1 Miliar

7 jam lalu

Bupati Pamekasan Tinjau Pantai Jumiang, Siapkan Revitalisasi dengan Skema Kolaborasi

2 hari lalu
Bupati Pamekasan Rencanakan Penataan Wisata Sunset Capak Galis

Bupati Pamekasan Rencanakan Penataan Wisata Sunset Capak Galis

2 hari lalu

BGN Tekankan Peran Daerah dan Kualitas Distribusi Program MBG di Madura

2 hari lalu

PCNU Pamekasan Desak Pemerintah Segera Berlakukan Cukai Golongan III di Madura

4 hari lalu

Harga Plastik Global Naik, Pedagang Garam di Pamekasan Tertekan Biaya Produksi

4 hari lalu

Kapolres Pamekasan Tekankan Disiplin dan Pelayanan Prima saat Kunker

4 hari lalu

BGN Pamekasan Ingatkan Warga Waspada Dugaan Penipuan Program MBG

4 hari lalu

KONI Pamekasan Minta Perbaikan Fasilitas Olahraga Jelang Porprov

5 hari lalu
Wujud Peduli Lingkungan AJP Tanam Mangrove dan Lepas Burung ke Udara

Wujud Peduli Lingkungan AJP Tanam Mangrove dan Lepas Burung ke Udara

5 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Sabtu, April 18, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Pendidikan

DPRD Pamekasan Tawarkan Tiga Solusi Sengketa Lahan SDN Tamberu 2

DPRD Pamekasan rekomendasikan pembangunan gedung baru untuk hindari konflik kepemilikan lahan

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
28 Oktober 2025
in Pendidikan
13 0
0

Komisi IV DPRD Pamekasan bersama Disdik dan Bagian Aset Daerah dalam forum musyawarah pencarian solusi sengketa SDN Tamberu 2, Desa Tamberu, Kecamatan Batumarmar.

0
SHARES
131
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET — Polemik sengketa tanah yang menimpa SDN Tamberu 2, Desa Tamberu, Kecamatan Batumarmar, Pamekasan, kembali mengemuka. Setelah gedung sekolah disegel oleh pihak yang mengklaim sebagai pemilik lahan, kini para siswa terpaksa mengikuti kegiatan belajar mengajar di tenda darurat milik BPBD yang didirikan di sekitar area pembuangan sampah (TPA).

Kondisi tersebut memantik perhatian Komisi IV DPRD Pamekasan. Selasa (28/10/2025), komisi yang membidangi pendidikan itu mengundang Dinas Pendidikan (Disdik) dan Bagian Aset Pemkab Pamekasan untuk membahas langkah taktis penyelesaian masalah.

Ketua Komisi IV DPRD Pamekasan, Halili, menyebutkan, pihaknya menemukan situasi yang memprihatinkan saat meninjau langsung lokasi.

“Anak-anak belajar di bawah tenda dan lokasinya tepat di area pembuangan sampah. Ya gimana lagi, mau belajar di emperan rumah warga tidak diperbolehkan karena dianggap bising,” ujarnya.

Politisi PPP Pamekasan ini menambahkan, Komisi IV mengundang dua instansi teknis karena akar persoalan sengketa tanah ini saling terkait antara aspek aset dan pendidikan.

“Pemilik tanah sudah diarahkan untuk mengurus sertifikat agar bisa dibeli pemerintah. Namun, saat proses ke BPN Pamekasan, muncul permintaan surat keterangan dari bagian aset bahwa tanah tersebut bukan milik Pemkab. Bagian aset menolak mengeluarkan surat itu karena tidak ada dasar hukumnya dalam perundang-undangan,” jelasnya.

BPN, kata Halili, meminta surat tersebut untuk menghindari potensi gugatan di masa depan.

“Karena tanah itu sudah lebih dari 20 tahun digunakan pemerintah, bisa saja diklaim sebagai milik negara jika tidak ada gugatan. Tapi tanpa surat itu, sertifikat tidak bisa terbit, dan pembelian juga tidak bisa dilakukan,” imbuhnya.

Dalam forum tersebut, Komisi IV akhirnya merumuskan tiga rekomendasi solusi, yaitu membeli tanah dari pemilik, membangun gedung baru di lokasi lain, atau memindahkan siswa ke sekolah terdekat.

Ia memaparkan, dalam musyawarah komisi, opsi ketiga yakni relokasi siswa dan pembelian tanah, dinilai tidak efektif dan berpotensi menambah masalah.

“Setelah kami musyawarahkan, opsi paling realistis adalah membangun gedung baru. Di sekitar lokasi masih ada lahan yang merupakan aset pemerintah daerah. Itu solusi paling aman,” tegas Halili.

Ia menambahkan, meski pembelian tanah bisa saja dilakukan, risikonya tetap tinggi.

“Harga tanah nanti bisa jadi persoalan baru. Pemerintah menilai berdasarkan appraisal, sedangkan pemilik memakai harga pasar atau harga selera. Belum lagi ada pihak lain yang juga mengklaim memiliki hak atas tanah itu,” katanya.

Halili menegaskan, pihaknya sudah meminta agar hasil rapat segera disampaikan kepada Sekda dan Bupati Pamekasan.

“Masalah ini harus segera ditangani. Kasihan anak-anak, mereka belajar di lingkungan yang rawan penyakit. Bahkan saat makan program Makan Gratis, mereka makan di tenda yang berdiri di area TPA. Ini tidak manusiawi,” ucapnya.

DPRD berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah cepat dan konkret.

“Musim hujan sudah dekat, tenda darurat tidak bisa dijadikan solusi jangka panjang. Kami mendorong agar pembangunan gedung baru segera direalisasikan,” tutup Halili.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pamekasan, Muhammad Alwi, mengakui kondisi di lapangan memang tidak layak untuk kegiatan belajar mengajar.

“Saat Komisi IV ke sana, memang terlihat apa adanya. Anak-anak belajar di tenda darurat bencana milik BPBD. Kami akan berkoordinasi dengan Disperindag untuk meminjamkan antrak agar anak-anak tidak terkena pecahan kaca atau kotoran di sekitar lokasi,” ujarnya.

Pihaknya, lanjut Alwi, juga berupaya mencari solusi hukum dan administratif terkait kepemilikan lahan.

“Kami akan tetap berikhtiar menjalin perikatan dengan pemilik sertifikat tanah. Kalau memang memungkinkan, ya kita beli lah. Semoga prosesnya dipermudah,” katanya dengan nada optimistis.

Tags: Disdik PamekasanDPRD PamekasanKomisi IVSDN Tamberu 2
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version