• Terkini
  • Trending
  • Semua
Enam Mahasiswa Asal Libya Lulus Studi di UIN Madura

Enam Mahasiswa Asal Libya Lulus Studi di UIN Madura

11 bulan lalu

Peringati Tahun Baru Islam Bupati Pamekasan Ajak Warga Jaga Persatuan di Tengah Keberagaman

13 jam lalu

PMII Desak Penutupan Tambang Galian C Ilegal di Pamekasan

18 jam lalu

RSUD Smart Pamekasan Bangun Ruang Operasi Baru dan Tambah 10 Unit Hemodialisis

2 hari lalu

Investor Asal Yordania Tertarik Kembangkan Kerja Sama Pendidikan dan Wisata di IBS PKMKK Pamekasan

2 hari lalu

Guru di Pamekasan Boleh Libur tapi Wajib Piket Bergantian

2 hari lalu

Pemkab Pamekasan Kebut Penetapan 121 Kepala Sekolah Definitif

2 hari lalu

Demam Piala Dunia 2026 Menjalar ke Pesisir Pamekasan Madura

3 hari lalu

9 Kapus di Pamekasan Masih Berstatus Plt, Pemkab Targetkan Tahun Ini Definitif

3 hari lalu

Bupati Sidak RSUD Smart, Nilai Pelayanan Sudah Baik dan Minta Evaluasi Dilakukan Berkala

3 hari lalu

1.384 Jemaah Pamekasan Raih Predikat Haji Pemkab Ajak Mereka Jadi Teladan Masyarakat

5 hari lalu

DBHCHT Pamekasan Turun 50 Persen, BLT 2026 Hanya Cukup untuk Buruh Rokok

6 hari lalu

Guru ASN Tetap Masuk Meskipun Liburan

6 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Jumat, Juni 26, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Pendidikan

Enam Mahasiswa Asal Libya Lulus Studi di UIN Madura

Hasil kerja sama internasional, mahasiswa lulus dengan predikat Sangat Memuaskan

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
16 Juli 2025
in Pendidikan
15 0
0
Enam Mahasiswa Asal Libya Lulus Studi di UIN Madura
0
SHARES
150
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Universitas Islam Negeri (UIN) Madura menandai babak baru dalam kiprah internasionalnya. Melalui program kerja sama pendidikan lintas negara, kampus ini berhasil meluluskan enam mahasiswa asing asal Libya dari jenjang Pascasarjana, Rabu (16/7/2025).

Salah satu dari mereka, Adli Ahmed Alameen Ghdamsi, bahkan hadir langsung mengikuti prosesi wisuda tahun akademik 2024/2025.

Direktur Pascasarjana UIN Madura, Prof. Atiqullah, menjelaskan Adli menempuh pendidikan Magister Pendidikan Agama Islam sejak 2021, dengan status mahasiswa asing angkatan ke-21. Ia tercatat sebagai mahasiswa aktif dengan NIM 21380011065, berasal dari Tripoli, Libya. Dalam prosesi wisuda, Adli dinyatakan lulus dengan predikat Sangat Memuaskan dan meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,64.

Prof. Atiqullah, menambahkan bahwa mahasiswa asing tersebut merupakan bagian dari program kerja sama internasional antara UIN Madura dengan sejumlah perguruan tinggi di Libya dan Mesir.

“Total ada 15 mahasiswa asing yang bergabung, namun yang telah menyelesaikan studi hingga saat ini ada enam, dan seluruhnya berasal dari Libya,” ujar Prof. Atiq, sapaan akrabnya.

Prof Atiq menjelaskan, kehadiran mahasiswa asing ini bermula saat pandemi Covid-19. Proses perkuliahan dilakukan secara daring karena pembatasan global. Baru saat memasuki tahap ujian tesis, mereka datang langsung ke Indonesia dan berinteraksi secara fisik di lingkungan kampus UIN Madura.

Program ini, lanjut Atiq, difasilitasi oleh Prof. Hasan Sulaiman dari salah satu perguruan tinggi di Libya. Sebagai bagian dari perjanjian kerja sama, mahasiswa asing tersebut tidak dikenai biaya pendidikan atau UKT 0 persen.

“Karena ini bagian dari program penguatan internasional, seluruh biaya kuliah ditanggung oleh program kerja sama,” jelasnya.

Rektor UIN Madura, Saiful Hadi, menilai kelulusan mahasiswa asing ini sebagai langkah konkret dari agenda internasionalisasi kampus. Menurutnya, kehadiran mahasiswa internasional tidak hanya mengangkat nama UIN Madura di forum global, tetapi juga memperkaya atmosfer akademik di lingkungan kampus.

“Kami berharap ke depan UIN Madura semakin dikenal sebagai tujuan pendidikan tinggi keislaman di tingkat global. Tidak hanya di Libya dan Mesir, tapi juga ke negara-negara lain yang potensial,” ujarnya.

Ia menambahkan, mahasiswa asing bukan hanya menjadi simbol kerja sama, tetapi juga jembatan pertukaran budaya dan ilmu pengetahuan antar negara.

“Kami terbuka untuk memperluas jaringan mitra dan akan terus memperkuat program internasional seperti ini,” pungkasnya.

Tags: Gelar WisudaMahasiswa Asal LibyaMahasiswa AsingUIN Madura
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version