• Terkini
  • Trending
  • Semua
Enam Mahasiswa Asal Libya Lulus Studi di UIN Madura

Enam Mahasiswa Asal Libya Lulus Studi di UIN Madura

1 tahun lalu

14 Siswa Pamekasan Raih Juara Festival Tunas Bahasa Ibu Jawa Timur 2026

11 jam lalu

Guru MDT di Sumenep Mengaku Insentif Rp 1,48 Juta Dipotong, Kepala Madrasah Janji Kembalikan

11 jam lalu

Dari Jihad Kemerdekaan Menuju Jihad Digital

12 jam lalu

BULOG Madura Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak di Dua Kabupaten

13 jam lalu

Hadapi Kemarau Ekstrim Santri IBS PKMKK Menggelar Salat Istisqa

14 jam lalu

Polisi dan Satpol PP Pamekasan Patroli Enam Tempat Karaoke, Segel Masih Utuh

1 hari lalu

IBS PKMKK Pamekasan Kembangkan Kurikulum Al-Muwahhid, Padukan Tauhid dan Teknologi

1 hari lalu
Haji Her Terpana Puisi Siswi SDN Kowel 3 hingga Berbuah Sumbangan Pembangunan Gedung

Haji Her Terpana Puisi Siswi SDN Kowel 3 hingga Berbuah Sumbangan Pembangunan Gedung

1 hari lalu

Warung Makan di Lahan KAI Pamekasan Hanya Ditutup Sementara

1 hari lalu

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Bupati Pamekasan Minta Pembangunan Daerah Jadi Perhatian

2 hari lalu

Pemkab Pamekasan Menggelar Doa Bersana untuk Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran

2 hari lalu

Beras Medium di Sumenep Dijual di Bawah HET

2 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Jumat, Oktober 23, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Pendidikan

Enam Mahasiswa Asal Libya Lulus Studi di UIN Madura

Hasil kerja sama internasional, mahasiswa lulus dengan predikat Sangat Memuaskan

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
16 Juli 2025
in Pendidikan
15 0
0
Enam Mahasiswa Asal Libya Lulus Studi di UIN Madura
0
SHARES
150
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Universitas Islam Negeri (UIN) Madura menandai babak baru dalam kiprah internasionalnya. Melalui program kerja sama pendidikan lintas negara, kampus ini berhasil meluluskan enam mahasiswa asing asal Libya dari jenjang Pascasarjana, Rabu (16/7/2025).

Salah satu dari mereka, Adli Ahmed Alameen Ghdamsi, bahkan hadir langsung mengikuti prosesi wisuda tahun akademik 2024/2025.

Direktur Pascasarjana UIN Madura, Prof. Atiqullah, menjelaskan Adli menempuh pendidikan Magister Pendidikan Agama Islam sejak 2021, dengan status mahasiswa asing angkatan ke-21. Ia tercatat sebagai mahasiswa aktif dengan NIM 21380011065, berasal dari Tripoli, Libya. Dalam prosesi wisuda, Adli dinyatakan lulus dengan predikat Sangat Memuaskan dan meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,64.

Prof. Atiqullah, menambahkan bahwa mahasiswa asing tersebut merupakan bagian dari program kerja sama internasional antara UIN Madura dengan sejumlah perguruan tinggi di Libya dan Mesir.

“Total ada 15 mahasiswa asing yang bergabung, namun yang telah menyelesaikan studi hingga saat ini ada enam, dan seluruhnya berasal dari Libya,” ujar Prof. Atiq, sapaan akrabnya.

Prof Atiq menjelaskan, kehadiran mahasiswa asing ini bermula saat pandemi Covid-19. Proses perkuliahan dilakukan secara daring karena pembatasan global. Baru saat memasuki tahap ujian tesis, mereka datang langsung ke Indonesia dan berinteraksi secara fisik di lingkungan kampus UIN Madura.

Program ini, lanjut Atiq, difasilitasi oleh Prof. Hasan Sulaiman dari salah satu perguruan tinggi di Libya. Sebagai bagian dari perjanjian kerja sama, mahasiswa asing tersebut tidak dikenai biaya pendidikan atau UKT 0 persen.

“Karena ini bagian dari program penguatan internasional, seluruh biaya kuliah ditanggung oleh program kerja sama,” jelasnya.

Rektor UIN Madura, Saiful Hadi, menilai kelulusan mahasiswa asing ini sebagai langkah konkret dari agenda internasionalisasi kampus. Menurutnya, kehadiran mahasiswa internasional tidak hanya mengangkat nama UIN Madura di forum global, tetapi juga memperkaya atmosfer akademik di lingkungan kampus.

“Kami berharap ke depan UIN Madura semakin dikenal sebagai tujuan pendidikan tinggi keislaman di tingkat global. Tidak hanya di Libya dan Mesir, tapi juga ke negara-negara lain yang potensial,” ujarnya.

Ia menambahkan, mahasiswa asing bukan hanya menjadi simbol kerja sama, tetapi juga jembatan pertukaran budaya dan ilmu pengetahuan antar negara.

“Kami terbuka untuk memperluas jaringan mitra dan akan terus memperkuat program internasional seperti ini,” pungkasnya.

Tags: Gelar WisudaMahasiswa Asal LibyaMahasiswa AsingUIN Madura
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version