• Terkini
  • Trending
  • Semua

BGN Pamekasan Ingatkan Warga Waspada Dugaan Penipuan Program MBG

2 bulan lalu
Jualan Sabu di Warung Warga Sampang Diciduk Satresnarkoba Pamekasan

Jualan Sabu di Warung Warga Sampang Diciduk Satresnarkoba Pamekasan

16 jam lalu

Kompak bersama DPRD Predikat WTP ke-12 Dipertahankan Pemkab Pamekasan

24 jam lalu

Pemkab Pamekasan Bantu 250 Drum Aspal untuk Jalan Swadaya

2 hari lalu

Empat Lokasi Masuk Kandidat Lahan Sekolah Rakyat Pamekasan

2 hari lalu

Bupati Desak Disdikbud Pamekasan Gerak Cepat

3 hari lalu

BLT DBHCHT 2026 Pamekasan Hanya untuk Buruh Pabrik Rokok

4 hari lalu

Polres Pamekasan Jaring 16 Motor Modifikasi Drag di Malam Takbiran 

4 hari lalu

MTs Kyai Mudrikah Kembang Kuning Resmi Berdiri, Usung Konsep Madrasah Ramah Anak 

5 hari lalu

Tergiur Umrah Murah Rp 18,5 Juta, Belasan Calon Jemaah di Pamekasan Gagal Berangkat 

5 hari lalu

Pengusaha Rokok Madura Tolak SKM Layer 3 Berlaku Nasional, Bupati Siapkan Tim Perumus ke Jakarta

5 hari lalu

Bupati Pamekasan Raih Penghargaan Nasional dari Kemendikdasmen

6 hari lalu

Pamekasan Dapat Jatah 20 Revitalisasi Sekolah dari Kemendikdasmen

6 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Minggu, Mei 31, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Ekonomi

BGN Pamekasan Ingatkan Warga Waspada Dugaan Penipuan Program MBG

Korban mencapai 14 orang, kerugian ditaksir ratusan juta rupiah

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
14 April 2026
in Ekonomi
10 0
0

Salah satu SPPG di Kecamatan Galis, Kabupaten Pamekasan.

0
SHARES
102
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Pamekasan Hariyanto Rahmansyah Tri Arif mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap tawaran kemitraan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tidak melalui jalur resmi.

Peringatan itu disampaikan menyusul munculnya kasus dugaan penipuan dan penggelapan berkedok pengurusan dapur MBG yang saat ini telah dilaporkan ke Polres Pamekasan.

“Untuk pengajuan kemitraan SPPG harus melalui portal resmi BGN. Masyarakat harus membuat akun dan mengikuti prosedur yang sudah ditentukan,” ujar Hariyanto, Selasa (14/4/2026).

Ia menegaskan, setiap pihak yang mengaku dapat memfasilitasi kemitraan di luar mekanisme resmi perlu diwaspadai. Menurut dia, calon mitra harus memastikan ID SPPG saat menjalankan kerja sama.

“Pastikan dulu memperoleh ID SPPG agar tidak terjadi kasus serupa,” katanya.

Pihaknya menegaskan, seluruh proses kemitraan program MBG dilakukan secara transparan melalui sistem resmi. Masyarakat diminta tidak mudah percaya pada pihak yang menjanjikan percepatan atau kemudahan di luar prosedur.

Sebelumnya, kuasa hukum korban, Akhmad Mausul Nasri menerangkan, kasus ini bermula dari perkenalan sejumlah korban dengan sosok yang disebut sebagai investor asal Malang, yang dikenal dengan sebutan “Bunda”.

“Pelaku menawarkan bantuan pencairan dana sebesar Rp 1,5 miliar untuk setiap dapur MBG. Total terdapat sekitar 14 dapur yang dijanjikan tersebar di wilayah Madura, meliputi Pamekasan, Sampang, dan Sumenep,” sahutnya.

Namun, lanjut dia, dalam proses korban diminta menyerahkan sejumlah uang dengan berbagai alasan, mulai dari biaya operasional survei, transportasi, hingga akomodasi.

Ia menyampaikan, para korban bahkan sempat diajak ke Surabaya dengan dalih peninjauan logistik.

“Tidak ada logistik seperti yang dijelaskan sebelumnya. Mereka hanya diajak ke Taman Bungkul,” ujar kuasa hukum korban, Akhmad Mausul Nasri.

Kasus ini kemudian dilaporkan ke Polres Pamekasan dengan nomor laporan STTLP/B/123/IV/2026/SPKT/POLRES PAMEKASAN/POLDA JAWA TIMUR tertanggal 7 April 2026.

“Secara resmi, pelapor tercatat satu orang. Namun, terdapat dua korban utama yang disebut dalam laporan, yakni Abd Gaffar dengan kerugian sekitar Rp 60 juta dan Moh Sakir sebesar Rp 40 juta,” tambahnya.

Mausul menyebut total korban mencapai belasan orang dengan estimasi kerugian keseluruhan mencapai ratusan juta rupiah.

Ia menduga praktik serupa telah berlangsung cukup lama, namun sebagian korban belum berani melapor dan baru bersedia memberikan keteranan sebagai saksi.

Tags: Berkedok MBGBGN PamekasanPamekasanPenipuanPolda Jatimpolres PamekasanProgram Asta Cita Presiden
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version