• Terkini
  • Trending
  • Semua

Demo Petani dan Buruh di Pamekasan Jadi Berkah PKL

2 bulan lalu

PCNU Pamekasan Desak Pemerintah Segera Berlakukan Cukai Golongan III di Madura

1 hari lalu

Harga Plastik Global Naik, Pedagang Garam di Pamekasan Tertekan Biaya Produksi

1 hari lalu

Kapolres Pamekasan Tekankan Disiplin dan Pelayanan Prima saat Kunker

2 hari lalu

BGN Pamekasan Ingatkan Warga Waspada Dugaan Penipuan Program MBG

2 hari lalu

KONI Pamekasan Minta Perbaikan Fasilitas Olahraga Jelang Porprov

2 hari lalu
Wujud Peduli Lingkungan AJP Tanam Mangrove dan Lepas Burung ke Udara

Wujud Peduli Lingkungan AJP Tanam Mangrove dan Lepas Burung ke Udara

2 hari lalu

Pengurus DKP Pamekasan 2025–2030 Dilantik, Fokus Pemajuan Kebudayaan hingga Desa

3 hari lalu

Truk Angkutan Galian C Masuk Kota Lindas Ibu Paru Baya di Dekat Arek Lancor

3 hari lalu

Ulama dan Petani Madura Bersatu Sambut Haji Her dan Gelar Istigasah Jelang Musim Tembakau

4 hari lalu

Kronologi Penangkapan Dua Perantara Sabu di Pademawu

4 hari lalu
Pemerhati Tembakau Soroti Maraknya Rokok Tanpa Cukai Akibat Kebijakan Pemerintah Tak Populis

Pemerhati Tembakau Soroti Maraknya Rokok Tanpa Cukai Akibat Kebijakan Pemerintah Tak Populis

4 hari lalu

Jemaah Calon Haji Pamekasan 2026 Berangkat Sesuai Jadwal

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Kamis, April 16, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Ekonomi

Demo Petani dan Buruh di Pamekasan Jadi Berkah PKL

Pedagang es dan pentol raup omzet hingga Rp 1,5 juta dalam setengah hari

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
10 Februari 2026
in Ekonomi
10 0
0

Salah seorang penjual pentol di depan Kantor Bupati Pamekasan, Selasa (10/2/2026).

0
SHARES
101
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Aksi unjuk rasa ribuan petani tembakau dan buruh pabrik rokok lokal di depan Kantor Bupati Pamekasan, Selasa (10/2/2026), tak hanya menjadi ruang penyampaian aspirasi. Keramaian massa juga membawa berkah tersendiri bagi pedagang kaki lima (PKL) di sekitar lokasi.

Sejak pagi, deretan penjual es, gorengan, telur gulung, kopi, hingga pentol memenuhi bahu jalan depan kantor pemerintahan itu. Suasana berubah seperti pasar dadakan. Peserta aksi yang datang bergelombang memanfaatkan waktu menunggu orasi dengan membeli makanan dan minuman.

Wahyudi, penjual es, mengaku dagangannya laris manis sejak pagi. Tidak hanya menyampaikan aspirasi, para massa juga sambil melepas dahaga di penjual pinggir jalan.

“Saya dari pagi sampai siang berhasil dapat Rp 500.000. Saya berjualan di sisi utara jalan bagian timur,” kata Wahyudi di sela melayani pembeli.

Ia mengaku sengaja mengganti dagangan hari itu. Biasanya ia berjualan mainan, namun melihat potensi keramaian, ia memilih menjual minuman dingin.

“Kalau sehari-hari saya jual mainan. Tapi lihat banyak orang, langsung jual es. Alhamdulillah, rezeki,” ujarnya.

Ia pun bersyukur aksi yang diikuti ribuan orang itu mendatangkan pembeli lebih banyak dari hari biasa.

“Dengan ribuan orang yang datang, jadi rezeki buat kami. Kalau bisa demo tiap hari,” ucapnya sambil tersenyum.

Hal serupa dirasakan Muhlis, penjual pentol yang mangkal tak jauh dari gerbang kantor bupati. Ia mengaku pendapatannya melonjak tajam.

“Saya dari pagi sudah dapat Rp 1.500.000,” kata Muhlis.

Menurut dia, omzet hariannya biasanya hanya sekitar Rp 1 juta. Namun kali ini, setengah hari saja sudah melampaui pendapatan normal.

“Biasanya satu jutaan sehari. Sekarang setengah hari saja sudah segini. Alhamdulillah,” ujarnya.

Ia bahkan menyampaikan terima kasih kepada para peserta jala, “terima kasih ke para petani dan buruh. Tetap semangat,” katanya.

Pada hari itu, sekitar 6.000 petani tembakau dan buruh pabrik rokok lokal yang tergabung dalam Forum Petani Tembakau dan Buruh Pabrik Lokal Madura (FPBM) memadati depan Kantor Bupati Pamekasan sejak pagi.

Massa datang menggunakan truk bak terbuka dan mobil pribadi dari berbagai desa. Laki-laki dan perempuan, tua hingga muda, memenuhi halaman serta bahu jalan.

Mereka menyuarakan sejumlah tuntutan, di antaranya penertiban LSM tanpa badan hukum, perlindungan industri hasil tembakau rakyat, serta penurunan tarif cukai hasil tembakau (CHT) yang dinilai memberatkan pabrikan kecil dan berdampak pada harga tembakau petani.

Tags: Bea CukaiBupatiDemoPamekasanPengusaha rokokPetaniPKL
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version