• Terkini
  • Trending
  • Semua
Pembelian Tembakau Murah Tak Bisa Disanksi

Pembelian Tembakau Murah Tak Bisa Disanksi

11 bulan lalu

Pendaftar Bazar Harkop Membludak Dekopinda Pamekasan Terapkan Satu Stan untuk Dua UMKM

3 jam lalu

Nelayan asal Pasean Hilang saat Melaut

19 jam lalu
PT Bawang Mas Start Beli Tembakau Usai Upacara 17 Agustus

Haji Her Singgung Uang Negara yang Dikorupsi Agar Dibelikan Tembakau

24 jam lalu

Bulog Madura Serap 5.100 Ton Gabah hingga Pertengahan Juli

1 hari lalu
Tempati Lahan KAI Pemilik Warung di Tlanakan Diusir

Mabes Polri Janji Tangani Keluhan Pemilik Warung di Atas Lahan PJKA

1 hari lalu
Obesitas dan Prehipertensi Jadi Temuan Terbanyak di Pamekasan

Obesitas dan Prehipertensi Jadi Temuan Terbanyak di Pamekasan

1 hari lalu

Polsek Larangan Siapkan Pengamanan Haul Akbar Masyayikh Kembang Kuning

2 hari lalu

Bulog Madura Sasar Pasar Murah hingga Kecamatan

2 hari lalu

UIN Madura Lahirkan Guru Besar Ilmu Falak

3 hari lalu

Ahli Waris Lahan MI dan TK Aisyiyah Bakal Datangi Polres Pamekasan Minta Kejelasan Pengaduan

3 hari lalu
Konsep Otomatis

Inilah Profil Pemenang Duta Batik dan Kacong Cebbing Pamekasan 2026

4 hari lalu
ASN Pemkab Pamekasan Sumbang 372 Juta untuk Aceh

Bupati Pamekasan Minta BPBD Kaji Ulang Data Potensi Kekeringan 2026

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Kamis, Juli 16, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Ekonomi

Pembelian Tembakau Murah Tak Bisa Disanksi

Petani mengalami kerugian jika harga terus anjlok

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
26 Agustus 2025
in Ekonomi
12 1
0
Pembelian Tembakau Murah Tak Bisa Disanksi

Salah satu kegiatan perdagangan tembakau di Pamekasan

0
SHARES
129
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan, Jawa Timur, Basri Yulianto, menanggapi terkait adanya pembelian tembakau murah oleh salah satu pengusaha. Pembelian itu menuai kekesalan pengusaha tembakau lainnya, Haji Khairul Umam.

Basri menjelaskan, pembelian di bawah biaya pokok produksi (BPP) tidak melanggar aturan apapun. Harga tetap mengacu pada kualitas dan grade yang berlaku di industri.

“Yang murah itu sebenarnya tidak masuk ke dalam grade pabrik, tapi tetap dibeli sesuai kesepakatan harga antara pembeli dan penjual,” ujar Basri, Selasa (26/8/2025).

Basri menambahkan, pengawasan telah dilakukan ke berbagai gudang, baik milik perusahaan rokok nasional, pabrik rokok lokal, maupun pembelian pribadi. Namun, menurutnya, tidak ada sanksi bagi pengusaha yang membeli tembakau murah.

“Karena dalam perda harga tembakau disesuaikan dengan kualitas yang ada,“ ujarnya

Presiden Direktur PT Bawang Mas, Haji Khairul Umam atau akrab disapa Haji Her, mengaku kesal atas perilaku sebagian pengusaha tembakau yang membeli tembakau petani dengan harga jauh di bawah standar.

Informasi yang diterimanya, ada pengusaha yang berani membeli tembakau di kisaran Rp 42.000–Rp 47.000 per kilogram, bahkan untuk daun bawah.

“Kalau saya beli tembakau daun bawah, asalkan tidak pahit, sudah pasti Rp 50.000. Kecuali memang pahit, tidak perlu diperdebatkan lagi harganya,” tegasnya, Senin (25/8/2025).

Haji Her menilai praktik pembelian murah ini merugikan petani. “Kalau harga ditekan serendah itu, petani jelas rugi. Sedangkan pedagang sudah pasti untung,” katanya.

Ia mengajak para pengusaha untuk tidak hanya mengejar keuntungan, tetapi juga membantu petani agar perekonomian mereka tetap terjaga. “Harta kita dimanfaatkan untuk membantu orang lain juga. Jangan cari keuntungan dulu baru bantu petani,” ujarnya.

Meski pengusaha besar seperti Haji Her berupaya menjaga harga minimal di angka Rp 50.000 per kilogram untuk daun bawah, kenyataannya sebagian petani masih harus menerima harga di bawah standar. Situasi ini dikhawatirkan memicu kerugian besar, terutama di tengah kenaikan biaya tanam tembakau tahun ini.

Tags: BPPDisperindagHaji HerKepala Disperindag Basri YuliantoPamekasanTembakau
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version