• Terkini
  • Trending
  • Semua

Investor Asal Yordania Tertarik Kembangkan Kerja Sama Pendidikan dan Wisata di IBS PKMKK Pamekasan

3 jam lalu

Guru di Pamekasan Boleh Libur tapi Wajib Piket Bergantian

6 jam lalu

Pemkab Pamekasan Kebut Penetapan 121 Kepala Sekolah Definitif

11 jam lalu

Demam Piala Dunia 2026 Menjalar ke Pesisir Pamekasan Madura

1 hari lalu

9 Kapus di Pamekasan Masih Berstatus Plt, Pemkab Targetkan Tahun Ini Definitif

1 hari lalu

Bupati Sidak RSUD Smart, Nilai Pelayanan Sudah Baik dan Minta Evaluasi Dilakukan Berkala

1 hari lalu

1.384 Jemaah Pamekasan Raih Predikat Haji Pemkab Ajak Mereka Jadi Teladan Masyarakat

3 hari lalu

DBHCHT Pamekasan Turun 50 Persen, BLT 2026 Hanya Cukup untuk Buruh Rokok

4 hari lalu

Guru ASN Tetap Masuk Meskipun Liburan

4 hari lalu

Setengah Ons Narkoba Jerat Tiga Tersangka di Pamekasan

4 hari lalu

Pamekasan Raih Penghargaan SDM Kesehatan Terbaik se-Jawa Timur, Geser Surabaya dari Posisi Puncak

5 hari lalu

Program Rutin Pamekasan Bersih Bakal Diperluas ke Seluruh Kecamatan

5 hari lalu

Sistem Buka Tutup Jalan Raya Tangkel Berakhir Hingga Minggu Depan

5 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Rabu, Juni 24, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Pendidikan

Investor Asal Yordania Tertarik Kembangkan Kerja Sama Pendidikan dan Wisata di IBS PKMKK Pamekasan

Kunjungan investor ke IBS PKMKK Pamekasan membuka peluang kerja sama internasional di sektor pendidikan, wisata edukatif-religius, hingga pengembangan ekonomi sirkular berbasis pesantren.

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
23 Juni 2026
in Pendidikan, Peristiwa
9 1
0

Waleed Abdelmughni Mohammad Abdeen didampingi Achmad Muhlis dan tendik IBS PKMKK Pamekasan, pada Selasa (23/6/2026).

0
SHARES
100
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Islamic Boarding School Padepokan Kyai Mudrikah Kembang Kuning (IBS PKMKK) Pamekasan mendapat kunjungan istimewa, guna membuka peluang kerja sama internasional di bidang pendidikan, pariwisata edukatif, serta pengembangan ekonomi sirkular berbasis pesantren dari seorang investor asal Yordania, Waleed Abdelmughni Mohammad Abdeen, pada Selasa (23/6/2026).

Waleed mengaku tertarik datang langsung ke pondok pesantren berbasis teknologi tersebut setelah sebelumnya menyaksikan sebuah podcast di media sosial yang menampilkan diskusi Siti Maisaroh terkait bahasa Arab, pengalaman pendidikan internasional, hingga budaya Indonesia.

“Saya awalnya melihat podcast di media sosial. Saya tertarik dengan pembahasan di sana, terutama tentang bahasa Arab, motivasi pendidikan, dan budaya Indonesia. Setelah itu saya memutuskan menghubungi Dr Siti Maisaroh melalui email, kemudian akhirnya saya datang ke Madura, IBS PKMKK” ujar Waleed.

Ia menjelaskan, perjalanan menuju Pamekasan cukup panjang. Dari Yordania, dirinya terbang menuju Lombok, kemudian melanjutkan perjalanan ke Surabaya sebelum akhirnya tiba di Madura.

Menurut Waleed, kedatangannya kali ini bertujuan melihat secara langsung sistem pendidikan yang diterapkan IBS PKMKK sekaligus menjajaki peluang kerja sama yang memungkinkan dikembangkan bersama lembaga tersebut.

“Saya datang untuk melihat apakah memungkinkan ada kerja sama di sektor pariwisata pendidikan dan ekonomi sirkular yang sedang digagas di IBS ini. Nanti akan dibahas lebih lanjut dan disusun master plan untuk melihat pola kerja sama yang bisa dibangun,” katanya.

Selain sektor pengembangan wisata edukasi, peluang kerja sama lain yang sedang dipertimbangkan adalah pertukaran pelajar maupun pertukaran tenaga pengajar antara Indonesia dan Yordania.

“Nanti bisa juga kerja sama di bidang pendidikan seperti student exchange atau tutor exchange dengan Jordan,” ucapnya.

Bukan orang baru di dunia pendidikan berbasis Islam internasional, Waleed mengungkapkan dirinya pernah menjadi supervisor program internasional di International Islamic Boarding School (IIBS) Bekasi pada 2005.

Pengalaman tersebut membuat dirinya tertarik ketika mendengar nama IBS PKMKK di Pamekasan yang mengingatkannya pada pengalaman masa lalu.

Saat berkeliling area pesantren, Waleed mengaku terkesan dengan konsep pendidikan yang menurutnya sudah selaras dengan kebutuhan era modern, terutama dalam penguatan teknologi dan pengembangan pola berpikir kritis santri.

“Saya melihat institusi ini berfokus pada thinking atau pengembangan pemikiran. Saya melihat banyak smart board, televisi, komputer, dan teknologi digital yang digunakan untuk mendukung pendidikan. Ini bagus untuk menarik minat siswa dalam mencari ilmu,” ungkapnya.

Menurut dia, pendekatan pendidikan berbasis teknologi seperti itu menjadi sesuatu yang penting di tengah perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang kini menjadi bagian dari kehidupan global.

“Sekarang semuanya berkaitan dengan AI dan komputer. Jadi ini akan menjadi sesuatu yang unik, maju, dan istimewa,” kata dia.

Tak hanya memuji sistem pendidikan, Waleed juga menyampaikan kekagumannya terhadap lingkungan pesantren dan suasana Kabupaten Pamekasan yang menurutnya memberikan pengalaman berbeda selama kunjungannya di Indonesia.

“Ini adalah tempat paling indah yang saya kunjungi sejauh ini. Bersih, indah, tertib, ada anak-anak yang pintar, dan suasananya tenang,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur IBS PKMKK Pamekasan Achmad Muhlis menyampaikan apresiasi atas kunjungan investor asal Timur Tengah tersebut.

Ia mengatakan, kedatangan Waleed menjadi momentum penting bagi pesantren dalam membuka jaringan kerja sama internasional untuk memperkuat berbagai program pembangunan yang sedang dirancang.

“Kami berterima kasih atas kedatangan beliau. Kedatangan ini untuk membahas kemungkinan kerja sama yang bisa dijalin, khususnya terkait wisata pendidikan dan pengembangan ekonomi sirkular di lingkungan pesantren,” kata Achmad Muhlis.

Menurut dia, IBS PKMKK saat ini tengah menyiapkan sejumlah program pengembangan kawasan pendidikan berbasis religi, di antaranya pembangunan arena pacuan kuda, memanah, dan kolam renang yang seluruhnya dikonsep sebagai wisata edukatif berbasis pendidikan Islam.

“Kami memang berencana membangun kawasan wisata pendidikan seperti pacuan kuda, memanah, dan renang. Semua berbasis pendidikan dan agama. Beliau berkenan dan nantinya akan ada pembahasan lanjutan,” ujarnya.

Selain itu, pihak pesantren juga membuka peluang kerja sama internasional dalam bentuk pertukaran pelajar maupun tenaga pengajar guna memperkuat kualitas pendidikan global di lingkungan IBS PKMKK.

Ia menegaskan, kunjungan tersebut menjadi sinyal awal, kalau pesantren di daerah mulai dilirik investor internasional, bukan hanya sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai pusat pengembangan ekonomi, inovasi, dan peradaban berbasis nilai-nilai keislaman.

Tags: IBS PKMKKInvestor AsingKyai MudrikahPendidikan pesantrenWisata dan ekonomi sirkular
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version