PAMEKASAN, MADURANET – Universitas Islam Negeri (UIN) Madura meraih Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) dengan predikat “Unggul” dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi, Jumat (10/4/2026).
Penetapan tersebut tertuang dalam SK BAN-PT Nomor 97/SK/BAN-PT/Ak/PT/IV/2026 yang berlaku hingga 9 April 2031.
Berkenan dengan itu, Rektor UIN Madura Saiful Hadi mengatakan, capaian ini menjadi tonggak penting dalam transformasi kelembagaan sekaligus penguatan mutu pendidikan tinggi.
“Ini bukan sekadar pengakuan administratif, tetapi bukti komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan, tata kelola, dan layanan akademik,” kata Saiful.
Ia menyebut, capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh sivitas akademika, mulai dari penyusunan dokumen hingga asesmen lapangan.
Lebih jauh, Saiful menegaskan, predikat unggul akan menjadi pijakan untuk memperkuat arah pengembangan kampus berbasis keberlanjutan melalui implementasi Sustainable Development Goals (SDGs).
Menurut dia, prinsip SDGs akan diintegrasikan dalam berbagai lini, mulai dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, tata kelola kelembagaan, hingga penguatan kemitraan.
“Ke depan, kami berkomitmen mengimplementasikan SDGs secara terintegrasi, termasuk melalui pengelolaan kampus ramah lingkungan atau green campus,” ujarnya.
Ia berkomitmen, konsep kampus berkelanjutan di UIN Madura akan disesuaikan dengan karakteristik lokal Madura, baik dari aspek ekologis, sosial, budaya, maupun religius.
“Pendekatan ini penting agar pengembangan institusi memiliki relevansi kontekstual sekaligus menjadi identitas dalam membangun peradaban ilmu pengetahuan Islam yang integratif,” kata dia.
Saiful berharap, capaian akreditasi unggul ini dapat menjadi energi baru bagi UIN Madura untuk terus berinovasi dan berkontribusi bagi masyarakat.













