PAMEKASAN, MADURANET – Seorang pria berinisial MR (27), warga Dusun Rek Kerrek Laok II, Desa Rek Kerrek, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, dibacoj seorang pria pada Sabtu (14/3/2025) sekitar pukul 20.00 WIB.
Peristiwa itu terjadi ketika korban keluar dari rumahnya untuk menjemput ibunya di rumah sang paman.
Kasihumas Polres Pamekasan Ipda Yoni Evan Pratama menjelaskan, saat kejadian korban berangkat dari rumah menggunakan sepeda motor Honda PCX menuju arah utara.
Namun, lanjut Evan, di tengah perjalanan korban tiba-tiba diserang oleh seorang pria berinisial A (27), warga Dusun Morsokon, Desa Campor, Kecamatan Proppo.
“Pelaku diduga membacok korban dari belakang menggunakan senjata tajam jenis celurit,” ujar Evan dalam keterangannya.
Akibat serangan tersebut, korban mengalami sejumlah luka di tubuhnya. Antara lain bahu kanan, bahu kiri, luka robek pada lengan kiri, serta luka di bagian leher depan dan dada atas.
”Setelah kejadian, korban segera mendapatkan pertolongan dan dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Puskesmas Proppo untuk menjalani perawatan medis. Korban dilaporkan dalam kondisi sadar,” paparnya
Evan menambahkan, dugaan sementara motif pembacokan tersebut dipicu rasa cemburu dari pelaku.
Ia juga menyebutkan bahwa sekitar satu bulan sebelum kejadian, korban sempat menerima ancaman dari pelaku.
“Informasi dari korban menyebutkan bahwa sebelumnya pelaku pernah mengancam sekitar satu bulan lalu,” kata Evan.
Informasi yang dihimpun maduranet.com, pelaku cemburu kepada korban karena menduga ada huhungan asmara dengan istri pelaku. Korban diam-diam menyimpan rasa senang terhadap istri pelaku.
Dalam kasus tersebut, sejumlah saksi telah dimintai keterangan, di antaranya Moh Jailani (60) yang merupakan ayah korban, Abd Gani selaku paman korban, serta dua warga lainnya yakni Moh Kori dan Iskandar.
Kasus pembacokan tersebut kini masih dalam penanganan pihak kepolisian.













