• Terkini
  • Trending
  • Semua

Bupati Pamekasan Siap Perjuangkan Aspirasi Petani Sampai Jakarta

4 bulan lalu

BLT DBHCHT 2026 Pamekasan Hanya untuk Buruh Pabrik Rokok

1 hari lalu

Polres Pamekasan Jaring 16 Motor Modifikasi Drag di Malam Takbiran 

1 hari lalu

MTs Kyai Mudrikah Kembang Kuning Resmi Berdiri, Usung Konsep Madrasah Ramah Anak 

1 hari lalu

Tergiur Umrah Murah Rp 18,5 Juta, Belasan Calon Jemaah di Pamekasan Gagal Berangkat 

1 hari lalu

Pengusaha Rokok Madura Tolak SKM Layer 3 Berlaku Nasional, Bupati Siapkan Tim Perumus ke Jakarta

2 hari lalu

Bupati Pamekasan Raih Penghargaan Nasional dari Kemendikdasmen

3 hari lalu

Pamekasan Dapat Jatah 20 Revitalisasi Sekolah dari Kemendikdasmen

3 hari lalu

Pemkab Pamekasan Susun Strategi Menuju UHC Prioritas 2027

3 hari lalu

Mendikdasmen Dorong Pelestarian Bahasa Madura

3 hari lalu

IBS PKMKK Gelar Manasik Haji untuk Bangun Kesadaran Spiritual Santri

4 hari lalu

Mendikdasmen Sebut Rekor MURI di Pamekasan Jadi Bukti Komitmen Pendidikan Bermutu

4 hari lalu

Bolak-Balik Bupati Pamekasan Tinjau Persiapan Puncak Hardiknas 2026 Hingga Malam

5 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Kamis, Mei 28, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa

Bupati Pamekasan Siap Perjuangkan Aspirasi Petani Sampai Jakarta

Desak penertiban LSM ilegal dan perlindungan industri tembakau, bupati janji kawal aspirasi hingga ke Jakarta

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
10 Februari 2026
in Peristiwa
10 1
0

Bupati Kholilurrahman berdiskusi dengan korlap FPBM, Selasa (10/2/2026).

0
SHARES
106
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Sekitar 6.000 petani tembakau dan buruh pabrik rokok lokal memadati depan Kantor Bupati Pamekasan, Selasa (10/2/2026) pagi. Mereka datang sejak pukul 07.30 WIB menggunakan truk bak terbuka dan mobil pribadi dari berbagai desa di wilayah Pamekasan.

Laki-laki dan perempuan, tua hingga muda, berbaur memenuhi halaman dan bahu jalan di sekitar kantor pemerintahan tersebut.

Aksi yang digelar Forum Petani Tembakau dan Buruh Pabrik Lokal Madura (FPBM) itu menuntut pemerintah daerah menertibkan lembaga swadaya masyarakat (LSM) tanpa badan hukum serta memberikan perlindungan terhadap industri hasil tembakau rakyat.

Di tengah kerumunan massa, suasana sekitar kantor bupati berubah layaknya pasar dadakan. Pedagang kaki lima berjejer menjual air mineral, kopi, gorengan, hingga rokok eceran. Keramaian aksi mendadak menggerakkan ekonomi kecil warga sekitar.

Sementara itu, para peserta aksi tampak menikmati jajanan PKL di tempat. Sebagian duduk beralas terpal, sebagian lainnya berteduh di bawah pepohonan menunggu perwakilan mereka berorasi.

Iksan, warga Desa Kadur, mengaku berangkat sejak subuh demi mengikuti aksi tersebut.

“Kami datang dari pagi. Ini soal pekerjaan kami. Kalau pabrik rokok terganggu, kami petani juga susah,” kata Iksan.

Menurut dia, keberadaan sejumlah LSM yang dinilai tak memiliki legalitas kerap melakukan tekanan terhadap pelaku usaha rokok lokal. Kondisi itu, kata dia, dikhawatirkan berimbas pada serapan tembakau petani.

“Kalau pabrik berhenti, tembakau kami tidak terbeli,” ujarnya.

Dalam pernyataan sikapnya,Koordinator Lapangan (Korlap) aksi FPBM, Kholili, menyampaikan sedikitnya delapan tuntutan. Di antaranya meminta Pemkab Pamekasan menertibkan LSM atau ormas tanpa legal standing, kepolisian meminimalisasi aksi tanpa prosedur, serta Bea Cukai memperkuat pembinaan industri rokok kecil.

”Juga tingginya tarif cukai hasil tembakau (CHT) yang memberatkan pabrikan kecil dan berdampak pada turunnya harga beli tembakau di tingkat petani, harus dipikirkan bersama,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga meminta pemerintah daerah agar menjadikan permasalahan petani sebagai prioritas dalam pembangunan Pamekasan.

”Kami juga meminta pemerintah memperjuangkan tarif cukai hasil tembakau golongan SKM tingkat III sebesar 200 rupiah untuk Pamekasan,” pintanya.

Menanggapi tuntutan tersebut, Bupati Pamekasan Kholilurrahman menyatakan memahami aspirasi petani dan buruh.

Ia mengakui pemerintah daerah belum maksimal memprioritaskan sektor pertanian dalam satu tahun terakhir karena keterbatasan anggaran.

“Kami setuju dengan poin-poin yang disampaikan. Ke depan akan kami perbaiki agar program lebih menyentuh petani,” kata Kholilurrahman di hadapan massa.

Ia juga berkomitmen menertibkan LSM tanpa legal standing, memperjuangkan kebijakan cukai yang lebih berpihak pada industri lokal, serta mengawal aspirasi petani hingga ke pemerintah pusat.

Pemkab Pamekasan, kata dia, akan menggelar pertemuan lanjutan bersama DPRD, kepolisian, dan Bea Cukai pada 20 Februari mendatang untuk membahas tindak lanjut tuntutan tersebut.

”Kami berkomitmen memperjuangkan sampai ke Jakarta,” tegas Bupati.

Tags: Bea CukaiBupati KholilurrahmanMaduraPamekasanPengusaha TembakauPetaniTembakau
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version