PAMEKASAN, MADURANET – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pamekasan menegaskan informasi mutasi jabatan yang beredar melalui pesan WhatsApp adalah hoaks.
Pesan tersebut mengatasnamakan Disdikbud dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pamekasan, serta meminta pihak sekolah melakukan koordinasi administrasi terkait mutasi pegawai.
Kepala Disdikbud Pamekasan, Basri Julianto mengimbau seluruh jajaran internal, mulai kepala sekolah hingga guru, untuk tidak mempercayai pesan tersebut.
“Secara internal di lingkungan Disdikbud, saya imbau untuk tidak percaya atas penipuan tersebut,” ujar Basri saat dikonfirmasi, Sabtu (31/1/2026).
Mantan Kadisperindag Pamekasan ini menegaskan, proses mutasi jabatan tidak pernah dilakukan melalui WhatsApp. Informasi yang beredar dipastikan tidak benar atau hoaks.
Penggemar motor trail ini juga meminta kepala sekolah maupun guru tidak menanggapi pesan mencurigakan, tidak memberikan data pribadi, serta tidak melakukan transfer dalam bentuk apa pun.
Selain itu, jika menerima pesan serupa, penerima diminta segera mengabaikan dan melaporkannya ke Disdikbud Pamekasan.
Modus penipuan tersebut diduga menggunakan surat dan identitas pejabat seolah-olah resmi untuk meyakinkan korban. Padahal, seluruh proses administrasi kepegawaian dilakukan melalui mekanisme formal dan jalur kedinasan.
Pihaknya berharap pegawai dilingkungan kerja Dinas Pendidikan dan Kebudayaan lebih waspada agar tidak menjadi korban penyalahgunaan data maupun penipuan digital.













