• Terkini
  • Trending
  • Semua

Event Nasional Bikin Hotel di Pamekasan Penuh, Okupansi Bisa Tembus 100 Persen

2 bulan lalu

Sumur Bor Pertanian di Pamekasan Keluarkan Gas hingga Semburkan Api saat Disulut Korek

13 jam lalu

15.000 Masyarakat Tutup Rangkaian Harkopnas ke-79 Jatim di Pamekasan

17 jam lalu

Tersangka Kasus Investasi Bodong BRI Pamekasan Rp 7,8 Miliar Diciduk Polisi

20 jam lalu

Dekopinda Persiapkan Kedatangan Gubernur dan Wagub Jatim di Penutupan Harkopnas

1 hari lalu

Bupati Kholilurrahman dan Achmad Syafii Bernostalgia di HUT Ke-85 SMPN 1 Pamekasan

2 hari lalu

DKP Pamekasan Bentuk Ruang Baru Seniman dan Generasi Z Berkarya

2 hari lalu

Menteri Koperasi Dorong Pembangunan SPBUN di Pamekasan, Pemkab Siap Permudah Perizinan

3 hari lalu

Bazar Harkopnas Jatim di Pamekasan Jadi Ajang Promosi Identitas Gebang Salam. 

3 hari lalu
Kerusakan SDN 4 Teja, Dusun Jalan Tinggi, Teha Timur, Pamekasan, akibat kebakaran.

Kondisi Ratusan Gedung SD di Pamekasan Rusak

3 hari lalu

65 Koperasi Desa Merah Putih di Pamekasan Akan Diresmikan Agustus

4 hari lalu

Reaktivasi Pasar Sapi Batubintang Retribusi Digratiskan Selama Empat Pasaran

4 hari lalu

Haji Her Gas Pol Perjuangkan Kesejahteraan Petani Tembakau Pamekasan Tahun Ini

5 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Senin, Juli 27, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Ekonomi

Event Nasional Bikin Hotel di Pamekasan Penuh, Okupansi Bisa Tembus 100 Persen

Pelaku perhotelan menyebut tingkat hunian kamar yang biasanya di bawah 50 persen dapat melonjak hingga penuh saat agenda nasional, kegiatan pemerintahan, hingga kompetisi sepak bola digelar di Pamekasan.

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
11 Juni 2026
in Ekonomi
10 0
0

Front One & Azana Style Hotel Pamekasan, Jl. Jokotole No.282, Lombang, Madura, Kec. Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur.

0
SHARES
102
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Maraknya penyelenggaraan event berskala regional dan nasional di Kabupaten Pamekasan mulai memberikan dampak nyata terhadap sektor perhotelan. Bahkan, tingkat hunian hotel yang pada hari biasa berada di bawah 50 persen dapat melonjak hingga 100 persen saat agenda besar berlangsung.

Cluster General Manager Front One & Azana Style Hotel Pamekasan, Dede Rahman Sudjana, mengatakan sejumlah kegiatan pemerintah menjadi penyumbang terbesar peningkatan okupansi hotel sepanjang 2026.

Menurut dia, kegiatan yang melibatkan instansi nasional seperti Badan Gizi Nasional (BGN) dan Badan Pusat Statistik (BPS) menjadi salah satu faktor utama meningkatnya kunjungan tamu ke Pamekasan.

“Jika tidak ada event, hunian kamar biasanya di bawah 50 persen. Namun saat ada kegiatan MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition), okupansi bisa mencapai 70 sampai 80 persen. Bahkan bisa 100 persen jika ditambah tamu dari sektor korporasi,” kata Dede, Kamis (11/6/2026).

Ia menjelaskan, kondisi kamar penuh bukan hal baru bagi hotel di Pamekasan. Momentum tersebut biasanya terjadi ketika ada kegiatan pemerintahan berskala besar maupun acara pernikahan yang mendatangkan banyak tamu dari luar daerah.

“Pernah full booking. Biasanya saat ada kegiatan MICE dari pemerintah atau acara wedding,” ujarnya.

Menurut Dede, mayoritas tamu yang menginap selama event berlangsung berasal dari luar Madura, terutama dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Sementara tamu dari dalam Madura umumnya meningkat saat berlangsung resepsi pernikahan yang menghadirkan keluarga dan kerabat dari luar Kabupaten Pamekasan. Menurutnya, tak hanya kamar hotel, peningkatan kunjungan juga berdampak pada sektor lain di lingkungan perhotelan, terutama layanan makanan dan minuman (food and beverage).

Meski demikian, Dede menilai pola bisnis perhotelan di Madura masih sangat dinamis karena belum memiliki ekosistem bisnis yang stabil seperti kota-kota besar.

“Madura tidak punya iklim bisnis yang terpadu seperti di kota besar. Setiap tahun bisa berbeda. Tahun ini ada BGN dan BPS, tahun depan belum tentu. Jadi pola bisnis harus mengikuti perkembangan kebutuhan pemerintah maupun korporasi,” katanya.

Karena itu, ia berharap pemerintah daerah terus menghadirkan event berskala nasional agar dampak ekonomi yang dirasakan pelaku usaha dapat berlangsung secara berkelanjutan.

Selain penyelenggaraan event, Dede juga menilai perbaikan infrastruktur menuju destinasi wisata menjadi faktor penting untuk meningkatkan daya tarik kunjungan wisatawan ke Madura.

Ia bahkan mengusulkan penyelenggaraan familiarization trip (famtrip) bagi puluhan agen perjalanan dari Surabaya, Sidoarjo, Gresik, dan Malang untuk memperkenalkan potensi wisata, kuliner, batik, hingga atraksi budaya khas Madura.

“Travel agent itu yang akan menjual paket wisata Madura. Karena sehebat apa pun produknya, kalau tidak dijual, siapa yang akan membeli,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Pamekasan melalui Kepala Bidang Olahraga Prestasi, R Moh Zahri, mengakui bahwa sejumlah event yang digelar sepanjang semester pertama 2026 memberikan dampak signifikan terhadap sektor pariwisata dan ekonomi daerah.

Menurut dia, salah satu penyumbang terbesar peningkatan kunjungan wisatawan adalah sport tourism melalui penyelenggaraan kompetisi sepak bola nasional.

“Gelaran Liga 1 dan Liga 4 Indonesia yang menggunakan Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan sebagai salah satu venue memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kunjungan wisatawan, khususnya di sektor perhotelan,” kata Zahri.

Meski data resmi jumlah kunjungan masih menunggu laporan dari masing-masing hotel, Disporapar mencatat tingkat hunian hotel mengalami peningkatan dan beberapa kali mencapai kondisi penuh menjelang pertandingan Liga 1 maupun Liga 4.

Zahri menambahkan, manfaat event tidak hanya dirasakan sektor perhotelan. Aktivitas ekonomi lokal juga bergerak melalui peningkatan omzet usaha kuliner, jasa transportasi, hingga penjualan produk UMKM.

“Efek berganda atau multiplier effect inilah yang menjadi salah satu alasan pemerintah terus mendorong penyelenggaraan event berkualitas di Pamekasan,” ujarnya.

Ke depan, Pemkab Pamekasan berkomitmen meningkatkan jumlah dan kualitas event berskala regional maupun nasional dengan melibatkan komunitas, pelaku usaha, dan pemerintah pusat agar semakin banyak wisatawan berkunjung ke daerah tersebut.

Tags: Disporapar PamekasanFront One & Azana Style Hotel PamekasanHotel PamekasanParawisata
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version