• Terkini
  • Trending
  • Semua
Mahasiswa UIN Madura Bersihkan Tumpukan Sampah di Desa Dasok

Mahasiswa UIN Madura Bersihkan Tumpukan Sampah di Desa Dasok

12 bulan lalu

Menteri Koperasi Akan Jadikan KDKMP Pusat Penyaluran Program Pemerintah

14 jam lalu

Pamekasan Sukses Gelar Puncak Harkop Jatim Ke-79

17 jam lalu
Panitia Harkopnas Jatim Kekurangan Dana Haji Her Sumbang Rp 465 Juta

Panitia Harkopnas Jatim Kekurangan Dana Haji Her Sumbang Rp 465 Juta

19 jam lalu

Sarasehan Harkopnas di Pamekasan Soroti Masa Depan Koperasi

1 hari lalu

Warga Palengaan Tolak Pembangunan Indomaret

2 hari lalu

Pasar Murah ke-84 Digelar di Pamekasan, Khofifah Jual Sembako di Bawah Harga Pasar untuk Tekan Inflasi

2 hari lalu

Pemkab Pamekasan Rampungkan Penyusunan BPP Tembakau 2026, Biaya Produksi Dipastikan Naik

2 hari lalu
Ilustrasi Gemini Pinterest.

Kasus Pemerkosaan Anak di Pulau Raas Sumenep Mandeg Keluarga Korban Resah

5 hari lalu

Puluhan ASN, TNI, dan Petugas Pasar Bersihkan Pasar 17 Agustus Pamekasan

5 hari lalu

MBG Running Kembali Harga Sayur Meroket

5 hari lalu

Lima Jabatan Eselon II Pemkab Pamekasan Dibuka Melalui Manajemen Talenta

6 hari lalu

Pendaftar Bazar Harkop Membludak Dekopinda Pamekasan Terapkan Satu Stan untuk Dua UMKM

6 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Rabu, Juli 22, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa

Mahasiswa UIN Madura Bersihkan Tumpukan Sampah di Desa Dasok

Aksi bersih lingkungan di Desa Dasok, satu gerakan seribu harapan

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
7 Agustus 2025
in Peristiwa
17 0
0
Mahasiswa UIN Madura Bersihkan Tumpukan Sampah di Desa Dasok
0
SHARES
169
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Madura Posko 25 Fakultas Tarbiyah menggandeng Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Koramil, serta Pemerintah Desa Dasok menggelar aksi bersih lingkungan di Dusun Lobuk, Desa Dasok, Kecamatan Pademawu, Kamis (7/8/2025).

Mengusung tema “Satu Gerakan, Seribu Harapan, Bersih Lingkungan, Bersih Kehidupan”, kegiatan ini menyasar lokasi pembuangan sampah liar yang kerap meresahkan warga dan pengguna jalan di pinggir Jalan Raya Konang.

Kepala Desa Dasok, Fathorrasyid, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif mahasiswa, namun ia menegaskan bahwa sebagian besar sampah yang menumpuk bukan berasal dari warga lokal.

“Berdasarkan pengamatan kami, sebagian besar sampah datang dari arah luar desa. Ini penting diketahui masyarakat agar tidak salah menilai,” ujarnya.

Pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pamekasan, Mohammad selaku Koordinator persampahan yang turut hadir memberikan imbauan agar masyarakat lebih tertib dalam membuang sampah.

“Fasilitas Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) sedang diproses, ayo buang sampah pada tempatnya,” jelasnya.

Sementara itu, Babinsa Desa Dasok dari Koramil Pademawu, Supriyadi, menegaskan bahwa membuang sampah sembarangan dapat dikenakan sanksi pidana.

“Jika tertangkap, bisa direkam dan diproses hukum. Ancaman pidananya enam bulan dan denda hingga Rp50 juta,” tegasnya.

Koordinator Desa KKN UIN Madura Posko 25, M Ridho Nur Abdillah, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni melainkan bentuk kepedulian nyata terhadap krisis lingkungan yang semakin parah.

“Ini bukan hanya aksi bersih-bersih biasa. Ini adalah bentuk keprihatinan mendalam terhadap kerusakan lingkungan yang telah menjadi kutukan sosial,” ujarnya.

Ridho menyoroti bahwa sampah dan limbah yang mencemari desa bukanlah persoalan sepele, melainkan ancaman nyata terhadap kualitas hidup masyarakat. Ia juga mengajak seluruh elemen pemerintahan, terutama Pemkab Pamekasan dan DLH, untuk lebih responsif terhadap kondisi lingkungan di wilayah perdesaan.

“Kami jujur kecewa karena pihak kecamatan tidak hadir di tengah kegiatan ini. Padahal, diperlukan solusi yang implementatif, bukan wacana,” ungkapnya.

Ridho juga mengumumkan bahwa sebagai tindak lanjut, akan digelar Focus Group Discussion (FGD) dan pelatihan pengelolaan lingkungan pada esok hari. Kegiatan itu diharapkan menjadi forum diskusi terbuka bagi semua pihak yang peduli terhadap krisis lingkungan di Pamekasan.

“Jangan tunda lagi. Lingkungan yang rusak tidak akan menunggu kita sadar. Ayo duduk bersama, cari solusi nyata,” pungkasnya.

Tags: DasokDLHKKNPademawuPemdesUIN Madura
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version