• Terkini
  • Trending
  • Semua
Mahasiswa UIN Madura Bersihkan Tumpukan Sampah di Desa Dasok

Mahasiswa UIN Madura Bersihkan Tumpukan Sampah di Desa Dasok

1 tahun lalu

Tidak Etis Anggota F-PPP Tinggalkan Forum Tanpa Izin dalam Sidang Paripurna DPRD Pamekasan

5 jam lalu

Peresmian Kopdes Merah Putih di Pamekasan Masih Terkatung-katung

7 jam lalu

Bupati Pamekasan Bakal Hidupkan Kembali Nomor Pengaduan Masyarakat

12 jam lalu

AJP Salurkan Air Bersih, 11 Kecamatan di Pamekasan Jadi Sasaran

1 hari lalu

ASKAB PSAI Pamekasan Resmi Dilantik, Buka Ruang Prestasi Atlet Disabilitas

2 hari lalu

Bupati Pamekasan Apresiasi Gotong Royong Perbaikan Jalan Desa Mangar Sepanjang 3,5 Kilometer

2 hari lalu

12 Santri Padepokan Kiyai Mudrikah Jajal Baca Kitab Kuning dan Tajwid

3 hari lalu

Antrean BBM di Sejumlah SPBU Pamekasan Karena Konsumen Panik

3 hari lalu

Pertamina Ungkap Penyebab Kelangkaan BBM karena Ulah Konsumen Sendiri

3 hari lalu

Warga Blumbungan Keluhkan Bau Menyengat dari Gudang Tembakau

3 hari lalu

Kehabisan Kuota Pertalite dan Solar di Pamekasan Picu Antrean di SPBU

4 hari lalu

PMII Soroti 17 Anggota DPRD Pamekasan Bolos dalam Paripurna

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Selasa, September 8, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa

Mahasiswa UIN Madura Bersihkan Tumpukan Sampah di Desa Dasok

Aksi bersih lingkungan di Desa Dasok, satu gerakan seribu harapan

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
7 Agustus 2025
in Peristiwa
17 0
0
Mahasiswa UIN Madura Bersihkan Tumpukan Sampah di Desa Dasok
0
SHARES
169
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Madura Posko 25 Fakultas Tarbiyah menggandeng Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Koramil, serta Pemerintah Desa Dasok menggelar aksi bersih lingkungan di Dusun Lobuk, Desa Dasok, Kecamatan Pademawu, Kamis (7/8/2025).

Mengusung tema “Satu Gerakan, Seribu Harapan, Bersih Lingkungan, Bersih Kehidupan”, kegiatan ini menyasar lokasi pembuangan sampah liar yang kerap meresahkan warga dan pengguna jalan di pinggir Jalan Raya Konang.

Kepala Desa Dasok, Fathorrasyid, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif mahasiswa, namun ia menegaskan bahwa sebagian besar sampah yang menumpuk bukan berasal dari warga lokal.

“Berdasarkan pengamatan kami, sebagian besar sampah datang dari arah luar desa. Ini penting diketahui masyarakat agar tidak salah menilai,” ujarnya.

Pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pamekasan, Mohammad selaku Koordinator persampahan yang turut hadir memberikan imbauan agar masyarakat lebih tertib dalam membuang sampah.

“Fasilitas Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) sedang diproses, ayo buang sampah pada tempatnya,” jelasnya.

Sementara itu, Babinsa Desa Dasok dari Koramil Pademawu, Supriyadi, menegaskan bahwa membuang sampah sembarangan dapat dikenakan sanksi pidana.

“Jika tertangkap, bisa direkam dan diproses hukum. Ancaman pidananya enam bulan dan denda hingga Rp50 juta,” tegasnya.

Koordinator Desa KKN UIN Madura Posko 25, M Ridho Nur Abdillah, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni melainkan bentuk kepedulian nyata terhadap krisis lingkungan yang semakin parah.

“Ini bukan hanya aksi bersih-bersih biasa. Ini adalah bentuk keprihatinan mendalam terhadap kerusakan lingkungan yang telah menjadi kutukan sosial,” ujarnya.

Ridho menyoroti bahwa sampah dan limbah yang mencemari desa bukanlah persoalan sepele, melainkan ancaman nyata terhadap kualitas hidup masyarakat. Ia juga mengajak seluruh elemen pemerintahan, terutama Pemkab Pamekasan dan DLH, untuk lebih responsif terhadap kondisi lingkungan di wilayah perdesaan.

“Kami jujur kecewa karena pihak kecamatan tidak hadir di tengah kegiatan ini. Padahal, diperlukan solusi yang implementatif, bukan wacana,” ungkapnya.

Ridho juga mengumumkan bahwa sebagai tindak lanjut, akan digelar Focus Group Discussion (FGD) dan pelatihan pengelolaan lingkungan pada esok hari. Kegiatan itu diharapkan menjadi forum diskusi terbuka bagi semua pihak yang peduli terhadap krisis lingkungan di Pamekasan.

“Jangan tunda lagi. Lingkungan yang rusak tidak akan menunggu kita sadar. Ayo duduk bersama, cari solusi nyata,” pungkasnya.

Tags: DasokDLHKKNPademawuPemdesUIN Madura
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version