• Terkini
  • Trending
  • Semua
500 Banser Siap Jaga Ketua Ranting NU Laden yang Diteror Karena Menolak Hanan Attaki

500 Banser Siap Jaga Ketua Ranting NU Laden yang Diteror Karena Menolak Hanan Attaki

4 tahun lalu

Tidak Etis Anggota F-PPP Tinggalkan Forum Tanpa Izin dalam Sidang Paripurna DPRD Pamekasan

3 jam lalu

Peresmian Kopdes Merah Putih di Pamekasan Masih Terkatung-katung

5 jam lalu

Bupati Pamekasan Bakal Hidupkan Kembali Nomor Pengaduan Masyarakat

10 jam lalu

AJP Salurkan Air Bersih, 11 Kecamatan di Pamekasan Jadi Sasaran

1 hari lalu

ASKAB PSAI Pamekasan Resmi Dilantik, Buka Ruang Prestasi Atlet Disabilitas

2 hari lalu

Bupati Pamekasan Apresiasi Gotong Royong Perbaikan Jalan Desa Mangar Sepanjang 3,5 Kilometer

2 hari lalu

12 Santri Padepokan Kiyai Mudrikah Jajal Baca Kitab Kuning dan Tajwid

2 hari lalu

Antrean BBM di Sejumlah SPBU Pamekasan Karena Konsumen Panik

3 hari lalu

Pertamina Ungkap Penyebab Kelangkaan BBM karena Ulah Konsumen Sendiri

3 hari lalu

Warga Blumbungan Keluhkan Bau Menyengat dari Gudang Tembakau

3 hari lalu

Kehabisan Kuota Pertalite dan Solar di Pamekasan Picu Antrean di SPBU

4 hari lalu

PMII Soroti 17 Anggota DPRD Pamekasan Bolos dalam Paripurna

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Senin, September 7, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Pendidikan

500 Banser Siap Jaga Ketua Ranting NU Laden yang Diteror Karena Menolak Hanan Attaki

Banser dan Ansor akan menjaga situasi di Desa Laden setelah Ketua Ranting NU diteror

oleh Hasbi Amrullah
12 Februari 2023
in Pendidikan, Peristiwa
549 29
0
500 Banser Siap Jaga Ketua Ranting NU Laden yang Diteror Karena Menolak Hanan Attaki

Ilustrasi Apel Banser NU

0
SHARES
5.8k
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Menyikapi kehadiran penceramah Hanan Attaki di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur pada Ahad (12/2/2023), Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Pamekasan akan menggelar apel 500 Banser. Apel akan dilaksanakan di halaman kantor PCNU Pamekasan Ahad siang.

Pimpinan Cabang GP Ansor Pamekasan, Maltuful Anam mengatakan, seluruh pimpinan anak cabang sudah diinstruksikan untuk berkumpul di kantor Ansor Ahad siang. Pemanggilan seluruh pimpinan PAC Ansor se-Pamekasan dalam rangka menyikapi situasi terkini terkait kedatangan Hanan Attaki yang akan mengisi kegiatan Sharing Session di Desa Laden, Kecamatan Pamekasan.

“Seluruh pimpinan tingkat kecamatan sudah siap hadir dan tidak boleh diwakilkan. Situasi kedatangan Hanan Attaki terkini harus kami sikapi serius,” terang Maltuful Anam saat ditemui di kantornya.

Sementara itu, Komandan Satuan Kordinasi Cabang (Satkorcab) Barisan Ansor Serba Guna (Banser) Kabupaten Pamekasan, Miftahul Munir menjelaskan, 500 Banser akan dikumpulkan dalam kegiatan Apel siaga di PCNU Pamekasan. Setelah mereka dikumpulkan, mereka akan dikerahkan untuk menjaga situasi di Desa Laden, karena Ketua Ranting NU Desa Laden diteror akan dihabisi nyawanya karena terang-terangan menolak kedatangan Hanan Attaki.

“Jika ada kiai yang diteror, maka kami siap mengamankannya. Jangan sampai ada kiai yang diancam kemudian dibiarkan begitu saja,” terang Miftahul Munir.

Kehadiran 500 Banser di Desa Laden bukan tanpa alasan. Masyarakat, tokoh masyarakat dan aparat Desa Laden sudah tegas menolak kedatangan Hanan Attaki. Masyarakat Desa Laden selama ini aman, tentram dan damai. Namun sejak ada rencana kedatangan Hanan Attaki, masyarakat menjadi tidak tenang, resah dan ada di bawah bayang-bayang teror.

“Teror meneror itu bukan budaya Islam, apalagi ada yang ingin menghabisi nyawa kiai. Kami tidak boleh diam menyikapi keadaan ini,” imbuh mantan ketua cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pamekasan ini.

Penceramah Hanan Attaki ini, banyak ditolak mengisi ceramah di sejumlah daerah. Bahkan beberapa waktu lalu, takmir Masjid Agung Asyyuhada Pamekasan juga menolak. Di Kabupaten Sumenep, di Gresik, di Situbondo, di Jember dan daerah lainnya, juga ditolak.

Beberapa ceramah kontroversi Hanan Attaki di antaranya, Khilafah merupakan ideologi yang akan menyelamatkan umat. Selain itu, ia pernah menyebutkan bahwa Nabi Musa sebagai premannya para nabi. Bahkan istri Rasulullah, Siti Aisyah disebut sebagai manita muslimah traveller dan memiliki tubuh kurus dengan berat badan 55 kg, sebagai amdmin grup whatsapp istri-istri Rasulullah, Siti Aisyah sebagai ketua geng dari istri-istri nabi.

Tags: Hanan AttakiHTIKhilafahNUPamekasanTeror
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Hasbi Amrullah

Hasbi Amrullah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version