• Terkini
  • Trending
  • Semua
NGO Pamekasan Cium Konspirasi Jahat Penghapusan TPP ASN

NGO Pamekasan Cium Konspirasi Jahat Penghapusan TPP ASN

5 tahun lalu

Dua SD di Pamekasan Raih Program Nasional Kemendikdasmen

21 jam lalu

AJP Gagas Pamekasan Cari Indentitas

2 hari lalu

Semua Fraksi DPRD Pamekasan Setujui Pertanggungjawaban APBD 2025

2 hari lalu

Harapan Hidup Sutiyama dalam Anyaman Selembar Tikar

2 hari lalu

Sumur Bor Pertanian di Pamekasan Keluarkan Gas hingga Semburkan Api saat Disulut Korek

3 hari lalu

15.000 Masyarakat Tutup Rangkaian Harkopnas ke-79 Jatim di Pamekasan

3 hari lalu

Tersangka Kasus Investasi Bodong BRI Pamekasan Rp 7,8 Miliar Diciduk Polisi

3 hari lalu

Dekopinda Persiapkan Kedatangan Gubernur dan Wagub Jatim di Penutupan Harkopnas

4 hari lalu

Bupati Kholilurrahman dan Achmad Syafii Bernostalgia di HUT Ke-85 SMPN 1 Pamekasan

4 hari lalu

DKP Pamekasan Bentuk Ruang Baru Seniman dan Generasi Z Berkarya

4 hari lalu

Menteri Koperasi Dorong Pembangunan SPBUN di Pamekasan, Pemkab Siap Permudah Perizinan

5 hari lalu

Bazar Harkopnas Jatim di Pamekasan Jadi Ajang Promosi Identitas Gebang Salam. 

5 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Rabu, Juli 29, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa

NGO Pamekasan Cium Konspirasi Jahat Penghapusan TPP ASN

Pokir anggota DPRD Pamekasan tidak terkena refocusing

oleh Hasbi Amrullah
31 Maret 2021
in Peristiwa
41 1
0
NGO Pamekasan Cium Konspirasi Jahat Penghapusan TPP ASN

Aski gabungan NGO Pamekasan menuntut pencairan TPP ASN

0
SHARES
415
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Gabungan Non Government Organization (NGO) Kabupaten Pamekasan kembali berunjuk rasa ke kantor DPRD Pameksan dan kantor Bupati Pamekasan, Badrut Tamam, Rabu (31/3/2021). Mereka menuntut Badrut Tamam untuk segera mencairkan Tambahan Perbaikan Penghasilan (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Pamekasan.

Massa aksi bergerak terlebih dahulu ke kantor DPRD Pamekasan. Di depan kantor dewan, Zaini Wer-Wer dalam orasinya disampaikan, rencana penghapusan TPP ASN oleh Badrut Tamam adalah kebijakan yang menyakitkan. Sebab, sejak TPP tidak dicairkan, para ASN di lingkungan Pemkab Pamekasan kelimpungan untuk memenuhi keuangan mereka. Terutama ASN yang golongan rendah.

“Kebijakan Bupati itu menyesatkan dan menyakitkan bagi pegawainya. Kebijakan itu telah melahirkan kebingungan bagi ASN di Pamekasan,” ujar Zaini Wer-Wer.

Menurut kordinator LSM Komunitas Monitoring dan Advokasi (Komad) Pamekasan ini, kebijakan yang dibuat oleh Badrut Tamam bukan tanpa sepengetahuan para wakil rakyat. Sebab persetujuan anggaran Rp 63 miliar untuk TPP ASN, dibahas bersama dengan 45 anggota dewan. Namun, sikap diamnya DPRD Pamekasan terhadap kebijakan Badrut Tamam agar pokok-pokok pikiran (Pokir) anggota dewan juga tidak dihapus seperti TPP ASN.

“Kami mempertanyakan peran control dewan. Mengapa dewan diam Ketika Badrut Tamam mau menghapus TPP. Ini pasti ada konspirasi busuk antara bupati dengan anggota dewan,” imbuh Zaini.

Moh. Sahur, Ketua Komisi IV bersama dengan Hamdi, Wakil Ketua Komisi I DPRD Pamekasan, diusir oleh demonstran. Walaupun Sahur sudah menjelaskan perihal anggaran TPP ASN itu belum dibahas untuk dihapus, namun penjelasan Sahur dianggap tidak mewakili ketua DPRD Pamekasan.

Usai mengusir anggota dewan, massa kemudian beralih ke depan kantor bupati Pamekasan. Mereka menuntut agar Badrut Tamam dan Totok Hartono menemui mereka. Mereka ingin menyampaikan keluh kesah para ASN Pamekasan setelah TPP mereka dihapus.

Namun Badrut Tamam dan Totok Hartono, tak menemui massa. Akhirnya massa memilih duduk lesehan sambil menunggu kedatangan dua pejabat teras Pemkab Pamekasan tersebut.

Menurut Wer-Wer, jika Badrut Tamam dan Totok Hartono tidak menemui mereka, maka pada aksi jilid berikutnya, sudah memiliki rencana lain.

“Demo jilid III nanti kami sudah rancang strategi baru. Tapi tidak kami bocorkan hari ini. Kami hanya ingin TPP ASN Pamekasan dicairkan,” ungkapnya.

Tags: ASNbaddrud Tamambaddrut TamamBupati PamekasanDPRD PamekasanKabupaten PamekasanPamekasan HebatTPP
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Hasbi Amrullah

Hasbi Amrullah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version