• Terkini
  • Trending
  • Semua
Pulang dari Jakarta Warga Sumenep Meninggal di Perjalanan

Puskesmas Tambelangan dan Robatal Ditutup Sementara Usai Dokter Meninggal

6 tahun lalu

Lima Jabatan Eselon II Pemkab Pamekasan Dibuka Melalui Manajemen Talenta

13 jam lalu

Pendaftar Bazar Harkop Membludak Dekopinda Pamekasan Terapkan Satu Stan untuk Dua UMKM

18 jam lalu

Nelayan asal Pasean Hilang saat Melaut

1 hari lalu
PT Bawang Mas Start Beli Tembakau Usai Upacara 17 Agustus

Haji Her Singgung Uang Negara yang Dikorupsi Agar Dibelikan Tembakau

2 hari lalu

Bulog Madura Serap 5.100 Ton Gabah hingga Pertengahan Juli

2 hari lalu
Tempati Lahan KAI Pemilik Warung di Tlanakan Diusir

Mabes Polri Janji Tangani Keluhan Pemilik Warung di Atas Lahan PJKA

2 hari lalu
Obesitas dan Prehipertensi Jadi Temuan Terbanyak di Pamekasan

Obesitas dan Prehipertensi Jadi Temuan Terbanyak di Pamekasan

2 hari lalu

Polsek Larangan Siapkan Pengamanan Haul Akbar Masyayikh Kembang Kuning

2 hari lalu

Bulog Madura Sasar Pasar Murah hingga Kecamatan

3 hari lalu

UIN Madura Lahirkan Guru Besar Ilmu Falak

3 hari lalu

Ahli Waris Lahan MI dan TK Aisyiyah Bakal Datangi Polres Pamekasan Minta Kejelasan Pengaduan

3 hari lalu
Konsep Otomatis

Inilah Profil Pemenang Duta Batik dan Kacong Cebbing Pamekasan 2026

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Jumat, Juli 17, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Lipsus Covid-19

Puskesmas Tambelangan dan Robatal Ditutup Sementara Usai Dokter Meninggal

Banyaknya tenaga medis yang tertular corona membuat dua Puskesmas di Sampang ditutup sementara.

oleh Hasbi Amrullah
16 Juni 2020
in Lipsus Covid-19
22 0
0
Pulang dari Jakarta Warga Sumenep Meninggal di Perjalanan
0
SHARES
223
VIEWS

SAMPANG, MADURANET – Meninggalnya beberapa tenaga kesehatan di Kabupaten Sampang akibat Covid-19 membuat Gugus Tugas bergerak cepat melakukan langkah pencegahan agar tidak semakin menyebar.

Ketua Bidang Pencegahan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Sampang mengungkapkan bahwa pasca ada beberapa tenaga kesehatan yang terpapar membuat pihaknya melakukan langkah pencegahan pada klaster tersebut agar tidak semakin merembet dan meluas penyebarannya.

Hal-hal yang dilakukan oleh pihaknya diantaranya melakukan tracing terhadap para warga yang pernah melakukan kontak dengan korban yang telah dinyatakan positif Covid-19.

Selain itu, pihaknya juga menutup puskesmas Tambelangan dan Robatal tempat salah satu korban bekerja untuk disterilkan sementara waktu.

“Kita imbau kepada masyarakat yang pernah kontak dengan korban agar segera memeriksakan dan melapor kepada Gugus Tugas maupun Puskesmas terdekat agar bisa kita tracing secara maksimal,” ucapnya.

Pihaknya juga meminta masyarakat untuk tidak datang terlebih dahulu ke rumah korban yang terpapar Covid-19 agar tidak ikut terpapar virus yang datang dari Wuhan tersebut.

“Sementara waktu memang kita himbau agar tidak melakukan takziyah, hal ini juga untuk keselamatan bersama untuk masyarakat dan tenaga kesehatan yang lain,” tambahnya.

Agus menjelaskan jika saat ini di Sampang ada satu keluarga dari Tenaga Kesehatan yang terpapar Covid-19 yang pertama salah satu perawat di Puskesmas Kedungdung inisial W berstatus PDP kemudian meninggal dunia.

Selanjutnya beberapa hari kemudian istrinya meninggal dunia yang berprofesi sebagai bidan dan pada hari Senin, (15/06/2020) anak dari W yaitu dr. D meninggal dunia setelah dinyatakan positif Covid-19.

dr. D merupakan dokter yang bertugas di Puskesmas Tambelangan menghembuskan nafas terakhir di RSUA Surabaya.

Istri dari dr. D pun juga dinyatakan positif Covid-19 dan saat ini diungsikan oleh Orang tuanya ke Surabaya setelah sebelumnya menjalani isolasi mandiri di RSUD dr. Mohammad Zyn.

Hingga saat ini 3 dokter yang terpapar Covid-19 diantaranya dr. D yang bertugas di Puskesmas Tambelangan kemudian Istri dari dr. D dan yang terakhir salah satu dokter anak di Jalan Mawar.

“Diimbau kepada masyarakat Sampang untuk disiplin mengikuti anjuran Pemerintah seperti halnya memakai masker dan mengurangi kerumunan, hal ini semata-mata agar meminimalisir penyebaran Covid-19 di Sampang,” pesannya.

Di akhir, Agus Mulyadi mewakili Satgas Covid-19 Kabupaten Sampang mengaku turut berduka atas meninggalnya dokter maupun tenaga kesehatan di tengah bertugas melawan Covid-19.

“Mereka adalah Pahlawan Kesehatan, kami semua ikut berduka atas kepergiannya, semoga tidak merambat ke yang lain, kita berusaha tracing dengan cepat dan maksimal,” tutupnya.

Tags: BahariBermartabatRSUD Moh ZynSampangSlamet Junaidi
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Hasbi Amrullah

Hasbi Amrullah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version