PAMEKASAN, MADURANET – Ratusan guru honorer dari semua jenjang pendidikan non kategori dan non sertifikasi di Kabupaten Pamekasan, rela berdesak-desakan di kantor Dinas Pendidikan untuk mendapatkan bantuan berupa uang Rp 600.000 dari Pemkab Pamekasan, karena dianggap terdampak Covid-19, Kamis (4/6/2020). Mereka rela mengabaikan penyebaran Corona karena tidak menjaga jarak antara satu guru dengan lainnya.
Jailani, salah satu guru kepada Maduranet mengatakan, untuk mendapatkan bantuan dana Covid-19, semua guru yang memenuhi persyaratan harus melengkapi administrasi dan disetorkan langsung ke Dinas Pendidikan. Namun saat penyetoran berkas administrasi, banyak guru yang berdesak-desakan menunggu panggilan dari pihak Disdik Pamekasan.
“Pokoknya tadi semua guru yang datang sambil berdesakan. Mereka semua sudah tidak peduli ada Corona atau tidak,” kata Jailani.
Menurut Jailani, penyerahan administrasi hanya dibatasi selama dua hari. Karena keterbatasan waktu tersebut, banyak guru yang kawatir datanya tidak masuk. Sehingga, karena kekawatiran tersebut membuat para guru saling berdesakan.
Muhammad Hadiri, guru lainnya yang juga ikut menyetorkan data ke Disdik Pamekasan menyayangkan Disdik Pamekasan yang tidak mengantisipasi membludaknya guru yang akan menyerahkan berkas administrasi. Seharusnya, menurut Hadiri, Disdik Pamekasan bekerjasama dengan Satgas Covid-19 untuk melakukan penertiban dan pemberlakuan protokol kesehatan.
“Tadi pagi amburadul karena tidak ada yang menertibkannya. Guru sudah semaunya sendiri tanpa menghiraukan protokol kesehatan Corona,” ungkapnya.
Sadikun, penanggungjawab kegiatan pencairan dana Covid-19 Disdik Pamekasan mengaku sudah mempersiapkan tenaga untuk menertibkan para guru akan mematuhi protokol kesehatan. Namun karena banyaknya guru yang datang, sehingga tidak bisa ditertibkan dan banyak yang mengabaikannya.
Pemkab Pamekasan akan mencairkan anggaran Rp 9 miliar bagi 16 ribu guru di Kabupaten Pamekasan yang terdampak Covid-19. Masing-masing guru berhak mendapatkan Rp 600.000 perbulan selama tiga bulan.













