• Terkini
  • Trending
  • Semua

Ayah Bayi Pengidap Infeksi Paru Sudah Diingatkan Agar Segera Urus BPJS Kesehatan

2 minggu lalu

Bupati Pamekasan Tinjau Pantai Jumiang, Siapkan Revitalisasi dengan Skema Kolaborasi

17 jam lalu
Bupati Pamekasan Rencanakan Penataan Wisata Sunset Capak Galis

Bupati Pamekasan Rencanakan Penataan Wisata Sunset Capak Galis

1 hari lalu

BGN Tekankan Peran Daerah dan Kualitas Distribusi Program MBG di Madura

1 hari lalu

PCNU Pamekasan Desak Pemerintah Segera Berlakukan Cukai Golongan III di Madura

3 hari lalu

Harga Plastik Global Naik, Pedagang Garam di Pamekasan Tertekan Biaya Produksi

3 hari lalu

Kapolres Pamekasan Tekankan Disiplin dan Pelayanan Prima saat Kunker

3 hari lalu

BGN Pamekasan Ingatkan Warga Waspada Dugaan Penipuan Program MBG

3 hari lalu

KONI Pamekasan Minta Perbaikan Fasilitas Olahraga Jelang Porprov

4 hari lalu
Wujud Peduli Lingkungan AJP Tanam Mangrove dan Lepas Burung ke Udara

Wujud Peduli Lingkungan AJP Tanam Mangrove dan Lepas Burung ke Udara

4 hari lalu

Pengurus DKP Pamekasan 2025–2030 Dilantik, Fokus Pemajuan Kebudayaan hingga Desa

4 hari lalu

Truk Angkutan Galian C Masuk Kota Lindas Ibu Paru Baya di Dekat Arek Lancor

5 hari lalu

Ulama dan Petani Madura Bersatu Sambut Haji Her dan Gelar Istigasah Jelang Musim Tembakau

5 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Jumat, April 17, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Gaya Kesehatan

Ayah Bayi Pengidap Infeksi Paru Sudah Diingatkan Agar Segera Urus BPJS Kesehatan

Tidak terdaftar bantuan, pemerintah sebut minimnya pengurusan administrasi jadi penyebab

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
4 April 2026
in Kesehatan
10 0
0

Ach. Ahmadi (25), warga Dusun Kolla, Desa Bangsereh, Kecamatan Pamekasan saat ditemui di RSU Mohammad Noer Pamekasan, Jumat (3/4/2026).

0
SHARES
104
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Warga Desa Bangsereh, Kecamatan Batumarmar, Pamekasan, Ach Ahmadi, tercatat dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) pada kategori desil 4. Namun, ia tidak terdaftar sebagai penerima bantuan sosial, baik sembako, Program Keluarga Harapan (PKH), maupun PBI-JK.

Kepala Desa Bangsereh, Suharyanto, mengatakan Ahmadi selama ini tidak pernah menerima bantuan karena tidak aktif mengurus administrasi, termasuk kepesertaan BPJS Kesehatan.

“Sejak istrinya hamil sudah dianjurkan untuk mengurus BPJS, tapi yang bersangkutan tidak mau repot dan memilih membayar sendiri,” ujar Suharyanto saat dihubungi, Sabtu (4/4/2026).

Menurut dia, perangkat desa dan bidan setempat telah beberapa kali memberikan arahan, namun tidak diindahkan. Ahmadi juga disebut tidak pernah datang ke balai desa untuk mengurus administrasi kependudukan maupun BPJS.

“Ia bilang sudah ada yang mengurus, katanya saudara dari Palengaan yang menangani,” kata dia.

Suharyanto menambahkan, kondisi tersebut berdampak pada persepsi masyarakat terhadap pelayanan desa dan tenaga kesehatan.

“Seolah-olah tidak diurus oleh desa dan bidan, padahal sudah diarahkan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Pamekasan, Saifudin, menegaskan kasus ini menjadi pembelajaran bagi masyarakat agar segera mengaktifkan BPJS Kesehatan sebelum membutuhkan layanan rumah sakit.

Dalam kasus tersebut, jelas dia, sejak pasien masuk RSU Mohammad Noer pada 23 Maret 2026, keluarga telah diingatkan untuk segera mengurus aktivasi BPJS dan melengkapi berkas agar bisa mengakses program bantuan kesehatan dari pemerintah provinsi.

“Peringatan kembali disampaikan pada 25 Maret 2026. Namun, hingga saat ini proses aktivasi masih berjalan,” kata Saifudin.

Meski demikian, tambah dia, hasil koordinasi antara RSU Mohammad Noer, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Dinkes Pamekasan, Sekretaris Daerah, serta Dinas Sosial menghasilkan kesepakatan untuk membantu pembiayaan pasien.

”Biaya perawatan Ahmadi akan ditanggung melalui program Beakesmaskin dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur,” pungkasnya.

Diketahui, Ahmadi merupakan ayah dari Muhammad Arkhana Dzikrullah, bayi berusia belum genap dua bulan yang sebelumnya harus menghadapi biaya perawatan hingga Rp 33,7 juta setelah dirawat intensif di ruang ICU, akibat infeksi paru berat yang dideritanya.

Tags: BangserehBantuanBatumarmarBPJSDinkesDinsosDTsenPamekasanPemerintah kabupaten PamekasanPKH
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version