• Terkini
  • Trending
  • Semua

Ayah Bayi Pengidap Infeksi Paru Sudah Diingatkan Agar Segera Urus BPJS Kesehatan

6 bulan lalu

Setengah Abad Hasan Berjualan Topi di Sudut Arek Lancor

17 jam lalu

Polisi Pamekasan Mulai Selidiki Perusakan Indomaret di Palengaan

19 jam lalu

Gaji PPPK Paruh Waktu Pamekasan Berpeluang Naik

20 jam lalu

Advokad Sulaisi; Perusakan Indomaret di Pamekasan Pelanggaran Pidana

2 hari lalu

Pemkab Pamekasan Perkuat Pengawasan Vape dan NAPZA

2 hari lalu
260 Personel Keamanan Tak Berkutik Saat Perusakan Indomaret di Palengaan

260 Personel Keamanan Tak Berkutik Saat Perusakan Indomaret di Palengaan

2 hari lalu

Pamekasan Siapkan Promosi Wisata dan UMKM Saat Hari Guru Nasional Jatim

2 hari lalu

Pelaku Dugaan Perusakan Rumah Ibu Dua Anak di Pamekasan Terancam Undang-Undang Darurat

2 hari lalu

Transfer Pusat Naik APBD Pamekasan 2027 Akan Berubah

3 hari lalu

Organisasi Profesi Kesehatan Pamekasan Minta Puskesmas Dilengkapi Pengamanan

3 hari lalu

Indomaret di Palengaan Pamekasan Dibongkar Massa, Berawal dari Penolakan Ulama dan Warga

3 hari lalu

Ibu dan 2 Anaknya di Plakpak Diintimidasi Gerombolan Pria

3 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Sabtu, Oktober 10, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Gaya Kesehatan

Ayah Bayi Pengidap Infeksi Paru Sudah Diingatkan Agar Segera Urus BPJS Kesehatan

Tidak terdaftar bantuan, pemerintah sebut minimnya pengurusan administrasi jadi penyebab

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
4 April 2026
in Kesehatan
10 1
0

Ach. Ahmadi (25), warga Dusun Kolla, Desa Bangsereh, Kecamatan Pamekasan saat ditemui di RSU Mohammad Noer Pamekasan, Jumat (3/4/2026).

0
SHARES
105
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Warga Desa Bangsereh, Kecamatan Batumarmar, Pamekasan, Ach Ahmadi, tercatat dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) pada kategori desil 4. Namun, ia tidak terdaftar sebagai penerima bantuan sosial, baik sembako, Program Keluarga Harapan (PKH), maupun PBI-JK.

Kepala Desa Bangsereh, Suharyanto, mengatakan Ahmadi selama ini tidak pernah menerima bantuan karena tidak aktif mengurus administrasi, termasuk kepesertaan BPJS Kesehatan.

“Sejak istrinya hamil sudah dianjurkan untuk mengurus BPJS, tapi yang bersangkutan tidak mau repot dan memilih membayar sendiri,” ujar Suharyanto saat dihubungi, Sabtu (4/4/2026).

Menurut dia, perangkat desa dan bidan setempat telah beberapa kali memberikan arahan, namun tidak diindahkan. Ahmadi juga disebut tidak pernah datang ke balai desa untuk mengurus administrasi kependudukan maupun BPJS.

“Ia bilang sudah ada yang mengurus, katanya saudara dari Palengaan yang menangani,” kata dia.

Suharyanto menambahkan, kondisi tersebut berdampak pada persepsi masyarakat terhadap pelayanan desa dan tenaga kesehatan.

“Seolah-olah tidak diurus oleh desa dan bidan, padahal sudah diarahkan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Pamekasan, Saifudin, menegaskan kasus ini menjadi pembelajaran bagi masyarakat agar segera mengaktifkan BPJS Kesehatan sebelum membutuhkan layanan rumah sakit.

Dalam kasus tersebut, jelas dia, sejak pasien masuk RSU Mohammad Noer pada 23 Maret 2026, keluarga telah diingatkan untuk segera mengurus aktivasi BPJS dan melengkapi berkas agar bisa mengakses program bantuan kesehatan dari pemerintah provinsi.

“Peringatan kembali disampaikan pada 25 Maret 2026. Namun, hingga saat ini proses aktivasi masih berjalan,” kata Saifudin.

Meski demikian, tambah dia, hasil koordinasi antara RSU Mohammad Noer, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Dinkes Pamekasan, Sekretaris Daerah, serta Dinas Sosial menghasilkan kesepakatan untuk membantu pembiayaan pasien.

”Biaya perawatan Ahmadi akan ditanggung melalui program Beakesmaskin dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur,” pungkasnya.

Diketahui, Ahmadi merupakan ayah dari Muhammad Arkhana Dzikrullah, bayi berusia belum genap dua bulan yang sebelumnya harus menghadapi biaya perawatan hingga Rp 33,7 juta setelah dirawat intensif di ruang ICU, akibat infeksi paru berat yang dideritanya.

Tags: BangserehBantuanBatumarmarBPJSDinkesDinsosDTsenPamekasanPemerintah kabupaten PamekasanPKH
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version