• Terkini
  • Trending
  • Semua

Investigasi Dinkes Pamekasan Tidak Ditemukan Dasar Ilmiah dalam Keracunan Siswa di Blumbungan

10 bulan lalu

Istri Pergi Tinggkan Suami dan Kedua Anak Diduga Sudah Terencana

8 jam lalu
Pamekasan Siapkan Pendamping Anggaran untuk Program LSDP

Pamekasan Siapkan Pendamping Anggaran untuk Program LSDP

1 hari lalu

Kemendagri RI Ungkap Alasan Pamekasan Terpilih Jadi Lokasi LSDP

1 hari lalu
Damkar di Pamekasan Sehari Berjikabu dengan 7 Kali Kebakaran

Damkar di Pamekasan Sehari Berjikabu dengan 7 Kali Kebakaran

2 hari lalu

Penerimaan Santri di IBS PKMKK Pamekasan Akan Dibuka Kembali Tahun 2029

2 hari lalu

Serapan DBHCHT 2026 di Pamekasan Baru 42 Persen

2 hari lalu

Pamekasan Masuk 6 Besar Program Pengelolaan Sampah Nasional

4 hari lalu

Seorang Adik Laporkan Kakaknya karena Jual Tanah Warisan Diam-Diam

5 hari lalu

Rumah Warga di Pamekasan Terbakar, Diduga Api Berasal dari Barang yang Dibakar Pemilik

5 hari lalu

Muhammadiyah Lapor Balik Ahli Waris ke Polres Pamekasan

6 hari lalu

Bekas Karyawan BRI Pamekasan Tipu 34 Korban dengan Modus Investasi dan Hadiah

6 hari lalu
Sanksi Belum Diterapkan Bagi Gudang yang Ambil Sampel Tembakau Tak Dibayar

Sanksi Belum Diterapkan Bagi Gudang yang Ambil Sampel Tembakau Tak Dibayar

6 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Rabu, September 2, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Gaya Kesehatan

Investigasi Dinkes Pamekasan Tidak Ditemukan Dasar Ilmiah dalam Keracunan Siswa di Blumbungan

Saifuddin menjelaskan, hasil pemeriksaan yang meliputi sanitasi dapur, penelusuran proporsi santri yang sakit, serta evaluasi sampel makanan menunjukkan bahwa, dugaan keracunan massal tidak memiliki dasar ilmiah.

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
17 November 2025
in Kesehatan
11 1
0

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pamekasan, Saifudin saat diwawancarai wartawan, Rabu (8/10/2025).

0
SHARES
118
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET — Setelah publik sempat dihebohkan oleh pemberitaan mengenai kematian seorang siswa MTs Al-Ula 1 Blumbungan dalam dugaan 17 siswa keracunan makanan, Dinas Kesehatan Kabupaten Pamekasan memaparkan hasil inventarisasi lapangan.

Kepala Dinas Kesehatan Pamekasan, Saifuddin menjelaskan, hasil pemeriksaan yang meliputi sanitasi dapur, penelusuran proporsi santri yang sakit, serta evaluasi sampel makanan menunjukkan bahwa, dugaan keracunan massal tidak memiliki dasar ilmiah.

“Jumlah kasus hanya 17 orang dari 1.100 porsi. Secara epidemiologi tidak mendukung dugaan keracunan dari satu sumber makanan,” ujarnya, Senin (17/11/2025).

Ia menjelaskan, hal tersebut berdasarkan laporan resmi Dinkes dalam inventarisasi lapangan. Temuan awal ini sekaligus menjelaskan konteks yang selama ini simpang siur di publik.

Pihaknya melanjutkan, hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa Dapur SPPG Humairoh Sejahtera telah memenuhi standar kebersihan dengan skor 94,7 persen dan mengantongi Sertifikat Layak Hygiene Sanitasi.

Namun, lanjutnya, ada catatan teknis yang pihaknya kantongi. Ialah dapur belum memiliki grease trap dan belum menyediakan wastafel khusus di luar toilet untuk cuci tangan. Dalam laporan disebutkan bahwa, kekurangan ini tidak menjadi indikator langsung adanya kontaminasi, tetapi tetap dicatat sebagai aspek yang perlu diperbaiki.

Dinas Kesehatan menyebut bahwa sampel makanan yang diserahkan tidak dapat digunakan sebagai dasar analisis karena dua pelanggaran utama prosedur.

”Penyimpanan Tidak Sesuai Protokol. Yaitu, sampel disimpan di chiller, bukan freezer. Suhu diperkirakan berada di atas 5°C, memungkinkan pertumbuhan bakteri patogen baru,” ucapnya.

Dalam laporan tertulis, tim menyatakan, penyimpanan di atas suhu aman memungkinkan tumbuhnya bakteri patogen selama berada di dalam lemari es. Sebagian sampel diambil oleh pihak lain dengan prosedur yang tidak sesuai, sehingga rentan kontaminasi silang.

Dalam laporan yang disampaikan, jelas Saifuddin, pihaknya melakukan komunikasi dengan Balai Besar Labkesmas Surabaya pada, Jumat (7/11/2025) yang menghasilkan dua poin.

“Apabila ada cemaran pangan pada MBG, seharusnya jumlah santri dengan keluhan lebih dari 17 orang dan sampel makanan yang tersedia tidak dapat menyimpulkan penyebab keracunan karena tidak memenuhi standar penyimpanan,” ucapnya.

Pihaknya menegaskan, kedua pernyataan tersebut menguatkan ketidak cukupan bukti untuk menyimpulkan adanya keracunan massal.

Kronologi sebelumnya, dari pihak sekolah menyebut bahwa siswa MTs Al-Ula 1 yang meninggal pada 6 November 2025 bukan disebabkan MBG, telah dua minggu tidak di mondok, dan memiliki riwayat tuberkulosis.

Tags: 17 siswa MTs Al-Ula BlumbunganBGNDinas Kesehatan PamekasanMBG PamekasanSPPGSPPG Humairoh Sejahtera
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version