• Terkini
  • Trending
  • Semua
Dua Bulan Layanan BPJS Distop Kini Dibuka Kembali

535 Ribu Warga Pamekasan Masuk Prioritas Layanan Kesehatan Gratis

7 bulan lalu

Bupati Pamekasan Optimistis Persepam Melaju Mulus di Liga 4

21 menit lalu

Tundukkan Persipuncak Persepam Kokoh di Puncak Grup O Liga 4 Piala Presiden

3 jam lalu

Korwil MBG Pamekasan Ingin Tuduhan Negatif Kepadanya Diproses Hukum Tuntas

4 jam lalu

Akademisi Soroti Rencana Pengembangan Proyek Lapangan Gas Paus Biru

6 jam lalu

Potensi Energi Melimpah, Madura Masih Dihadapkan pada Tantangan SDM dan Kesejahteraan

10 jam lalu

Pamekasan Tanam 370 Pohon di Hari Lingkungan Hidup Se-Dunia 2026

1 hari lalu

Bea Cukai Sarankan Pengusaha Dalami Data terkait Tuntutan Tarif SKM III Khusus Madura

2 hari lalu

PT. POMI Paiton Dorong IBS PKMKK Kembangkan Ekonomi Sirkular Berbasis Kearifan Lokal

2 hari lalu

Tabrakan Dua Motor di Desa Trasak Pamekasan Tewaskan Dua Pemuda

2 hari lalu

Persepam Kunci Tiket 32 Besar Liga 4 Nasional Usai Tundukkan Persak Kebumen

3 hari lalu

Pengusaha Tembakau dan Rokok Madura Ingin Cukai SKM Golongan Tiga hanya di Madura Saja

3 hari lalu

Pemkab dan Pengusaha Rokok Pamekasan Rencana ke Jakarta Respon Pemberlakuan Cukai Kelas III

3 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Sabtu, Juni 6, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Gaya Kesehatan

535 Ribu Warga Pamekasan Masuk Prioritas Layanan Kesehatan Gratis

Data disampaikan mengacu pada se bupati tentang UHC cut off

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
30 Oktober 2025
in Kesehatan
13 0
0
Dua Bulan Layanan BPJS Distop Kini Dibuka Kembali

Ilustrasi BPJS

0
SHARES
132
VIEWS

PAMEKASAN,MADURANET — Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Pamekasan Herman Hidayat Santoso, menyampaikan bahwa terdapat 535.853 jiwa warga Pamekasan yang masuk dalam kategori Desil 1 hingga 5 Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Kelompok ini menjadi prioritas layanan kesehatan gratis selama masa Universal Health Coverage (UHC) cut off, sebagaimana diatur dalam Surat Edaran (SE) Bupati Pamekasan Nomor: 400.7/432.302/2025 tertanggal 1 Oktober 2025.

Menurut Herman, data tersebut merujuk pada pendataan resmi melalui Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Nasional (SIKS-NG), yang mencerminkan kondisi sosial ekonomi warga penerima manfaat.

“Berdasarkan DTSEN terbaru, jumlah warga dari desil 1 sampai 5 mencapai 535.853 jiwa. Mereka menjadi prioritas penerima layanan kesehatan gratis sesuai SE Bupati,” ujar Herman.

Rinciannya sebagai berikut, desil 1: 136.201 jiwa, desil 2: 136.469 jiwa, desil 3: 104.089 jiwa, desil 4: 83.603 jiwa, desil 5: 75.491 jiwa.

Dari data tersebut, kelompok desil 1 dan 2 menjadi yang terbesar, mengindikasikan besarnya warga berpendapatan terendah di Pamekasan.

Herman menjelaskan, kebijakan pembebasan biaya layanan kesehatan diperuntukkan bagi warga yang belum terdaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), namun termasuk dalam desil 1–5 DTSEN.

“Mereka bisa mendapatkan pelayanan gratis di puskesmas maupun rumah sakit tertentu sesuai ketentuan dalam surat edaran,” katanya.

Berdasarkan SE Bupati, layanan kesehatan gratis dapat diakses melalui, UPT Puskesmas (rawat jalan dan kegawatdaruratan), RSUD Waru (rawat jalan dan kegawatdaruratan), RSUD dr. H. Slamet Martodirdjo (semua jenis layanan kesehatan, RSUD Mohammad Noer (layanan Biakesmaskin).

SE Bupati diterbitkan menindaklanjuti surat BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan yang menyampaikan bahwa Pemkab belum dapat menyelesaikan pembayaran tunggakan peserta PBPU dan BP untuk periode Juni–September, serta proyeksi tagihan untuk Oktober–Desember 2025.

Dengan kondisi itu, pendaftaran kepesertaan PBPU dan BP Pemkab berubah menjadi UHC Non Prioritas (Cut Off). Namun, Herman menegaskan bahwa pemerintah daerah tetap menjamin kelompok miskin dan rentan agar tetap memperoleh layanan kesehatan.

“Meskipun ada perubahan mekanisme UHC, pemerintah memastikan kelompok rentan tetap terlindungi,” ujarnya.

Herman menyoroti bahwa tingginya jumlah warga dalam kategori desil 1–5 mencerminkan kondisi ekonomi daerah yang masih rentan. Lebih dari setengah penduduk berada dalam kategori kesejahteraan terbawah.

“Komposisi ini menunjukkan bahwa program perlindungan sosial harus terus diperkuat agar akses kesehatan tidak terganggu,” katanya.

Tags: Dinas Sosial PamekasanLayanan KesehatanUHC
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version