• Terkini
  • Trending
  • Semua
Dua Bulan Layanan BPJS Distop Kini Dibuka Kembali

535 Ribu Warga Pamekasan Masuk Prioritas Layanan Kesehatan Gratis

12 bulan lalu

Haji Her dan Ning Inayah Wahid Hadiri Stand Up Comedy Santri Berbicara di Pamekasan

8 jam lalu

594 Ibu Hamil di Pamekasan Alami Kekurangan Energi Kronis

12 jam lalu

Cek Fakta, Disporapar Pamekasan Tegaskan Anggaran Tisu Rp 2,41 Juta Setahun

13 jam lalu

Pembacaan Puisi Anak Yatim Iringi Pembukaan Traditional Pamekasan Culture

14 jam lalu

Dari Buruh Plafon ke Mimbar Doktor, Perjalanan Elman Duro Melawan Keterbatasan

3 hari lalu

Bupati Minta Pamekasan Tidak Bergantung Pemain Bon-bonan

3 hari lalu
Nilai SPI Pamekasan 79,4, Inspektorat Soroti Pengawasan Internal dan Sosialisasi Antikorupsi

Nilai SPI Pamekasan 79,4, Inspektorat Soroti Pengawasan Internal dan Sosialisasi Antikorupsi

4 hari lalu

Bupati Pamekasan Kholilurrahman: Santri Harus Paham Politik

4 hari lalu

14 Siswa Pamekasan Raih Juara Festival Tunas Bahasa Ibu Jawa Timur 2026

5 hari lalu

Guru MDT di Sumenep Mengaku Insentif Rp 1,48 Juta Dipotong, Kepala Madrasah Janji Kembalikan

5 hari lalu

Dari Jihad Kemerdekaan Menuju Jihad Digital

5 hari lalu

BULOG Madura Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak di Dua Kabupaten

5 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Selasa, Oktober 27, 2026
27 °c
Pamekasan
28 ° Sel
29 ° Rab
30 ° Kam
30 ° Jum
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Gaya Kesehatan

535 Ribu Warga Pamekasan Masuk Prioritas Layanan Kesehatan Gratis

Data disampaikan mengacu pada se bupati tentang UHC cut off

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
30 Oktober 2025
in Kesehatan
13 0
0
Dua Bulan Layanan BPJS Distop Kini Dibuka Kembali

Ilustrasi BPJS

0
SHARES
132
VIEWS

PAMEKASAN,MADURANET — Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Pamekasan Herman Hidayat Santoso, menyampaikan bahwa terdapat 535.853 jiwa warga Pamekasan yang masuk dalam kategori Desil 1 hingga 5 Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Kelompok ini menjadi prioritas layanan kesehatan gratis selama masa Universal Health Coverage (UHC) cut off, sebagaimana diatur dalam Surat Edaran (SE) Bupati Pamekasan Nomor: 400.7/432.302/2025 tertanggal 1 Oktober 2025.

Menurut Herman, data tersebut merujuk pada pendataan resmi melalui Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Nasional (SIKS-NG), yang mencerminkan kondisi sosial ekonomi warga penerima manfaat.

“Berdasarkan DTSEN terbaru, jumlah warga dari desil 1 sampai 5 mencapai 535.853 jiwa. Mereka menjadi prioritas penerima layanan kesehatan gratis sesuai SE Bupati,” ujar Herman.

Rinciannya sebagai berikut, desil 1: 136.201 jiwa, desil 2: 136.469 jiwa, desil 3: 104.089 jiwa, desil 4: 83.603 jiwa, desil 5: 75.491 jiwa.

Dari data tersebut, kelompok desil 1 dan 2 menjadi yang terbesar, mengindikasikan besarnya warga berpendapatan terendah di Pamekasan.

Herman menjelaskan, kebijakan pembebasan biaya layanan kesehatan diperuntukkan bagi warga yang belum terdaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), namun termasuk dalam desil 1–5 DTSEN.

“Mereka bisa mendapatkan pelayanan gratis di puskesmas maupun rumah sakit tertentu sesuai ketentuan dalam surat edaran,” katanya.

Berdasarkan SE Bupati, layanan kesehatan gratis dapat diakses melalui, UPT Puskesmas (rawat jalan dan kegawatdaruratan), RSUD Waru (rawat jalan dan kegawatdaruratan), RSUD dr. H. Slamet Martodirdjo (semua jenis layanan kesehatan, RSUD Mohammad Noer (layanan Biakesmaskin).

SE Bupati diterbitkan menindaklanjuti surat BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan yang menyampaikan bahwa Pemkab belum dapat menyelesaikan pembayaran tunggakan peserta PBPU dan BP untuk periode Juni–September, serta proyeksi tagihan untuk Oktober–Desember 2025.

Dengan kondisi itu, pendaftaran kepesertaan PBPU dan BP Pemkab berubah menjadi UHC Non Prioritas (Cut Off). Namun, Herman menegaskan bahwa pemerintah daerah tetap menjamin kelompok miskin dan rentan agar tetap memperoleh layanan kesehatan.

“Meskipun ada perubahan mekanisme UHC, pemerintah memastikan kelompok rentan tetap terlindungi,” ujarnya.

Herman menyoroti bahwa tingginya jumlah warga dalam kategori desil 1–5 mencerminkan kondisi ekonomi daerah yang masih rentan. Lebih dari setengah penduduk berada dalam kategori kesejahteraan terbawah.

“Komposisi ini menunjukkan bahwa program perlindungan sosial harus terus diperkuat agar akses kesehatan tidak terganggu,” katanya.

Tags: Dinas Sosial PamekasanLayanan KesehatanUHC
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Not enough quota to unlock this post
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version