• Terkini
  • Trending
  • Semua
Dua Bulan Layanan BPJS Distop Kini Dibuka Kembali

535 Ribu Warga Pamekasan Masuk Prioritas Layanan Kesehatan Gratis

11 bulan lalu

Pertamina Patraniaga Akui Ada Pengurangan Pertalite 6,8 Persen untuk Pamekasan

19 jam lalu

Warga Mengaku Korban Investasi Bodong Jarah Warung di Pamekasan

22 jam lalu
Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus Perketat Penggunaan Biosolar di Madura

DPRD Sebut Kuota Pertalite Pamekasan Dipangkas 6,8 Persen, Pemkab Bantah ada Pengurangan

2 hari lalu

Terungkap! Istri Kuli Bangunan asal Batumatmar Kabur dengan Seseorang

2 hari lalu

ICONIS ke-10 Angkat Jejak Syekh Yusuf Al-Makassari untuk Rawat Tradisi Keagamaan Madura

2 hari lalu

Tarik Ulur Legislatif Eksekutif Pamekasan soal Raperda Pemerintahan Desa

2 hari lalu

13 Orang Pamekasan Jadi Korban Investasi Emas Bodong dan Laba Uang Tunai

3 hari lalu

Pesantren Syekh Abdurrahman Rabah Pamekasan Borong 3 Juara Nasional Bahasa Mandarin

3 hari lalu

Tidak Etis Anggota F-PPP Tinggalkan Forum Tanpa Izin dalam Sidang Paripurna DPRD Pamekasan

3 hari lalu

Peresmian Kopdes Merah Putih di Pamekasan Masih Terkatung-katung

3 hari lalu

Bupati Pamekasan Bakal Hidupkan Kembali Nomor Pengaduan Masyarakat

4 hari lalu

AJP Salurkan Air Bersih, 11 Kecamatan di Pamekasan Jadi Sasaran

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Jumat, September 11, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Gaya Kesehatan

535 Ribu Warga Pamekasan Masuk Prioritas Layanan Kesehatan Gratis

Data disampaikan mengacu pada se bupati tentang UHC cut off

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
30 Oktober 2025
in Kesehatan
13 0
0
Dua Bulan Layanan BPJS Distop Kini Dibuka Kembali

Ilustrasi BPJS

0
SHARES
132
VIEWS

PAMEKASAN,MADURANET — Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Pamekasan Herman Hidayat Santoso, menyampaikan bahwa terdapat 535.853 jiwa warga Pamekasan yang masuk dalam kategori Desil 1 hingga 5 Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Kelompok ini menjadi prioritas layanan kesehatan gratis selama masa Universal Health Coverage (UHC) cut off, sebagaimana diatur dalam Surat Edaran (SE) Bupati Pamekasan Nomor: 400.7/432.302/2025 tertanggal 1 Oktober 2025.

Menurut Herman, data tersebut merujuk pada pendataan resmi melalui Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Nasional (SIKS-NG), yang mencerminkan kondisi sosial ekonomi warga penerima manfaat.

“Berdasarkan DTSEN terbaru, jumlah warga dari desil 1 sampai 5 mencapai 535.853 jiwa. Mereka menjadi prioritas penerima layanan kesehatan gratis sesuai SE Bupati,” ujar Herman.

Rinciannya sebagai berikut, desil 1: 136.201 jiwa, desil 2: 136.469 jiwa, desil 3: 104.089 jiwa, desil 4: 83.603 jiwa, desil 5: 75.491 jiwa.

Dari data tersebut, kelompok desil 1 dan 2 menjadi yang terbesar, mengindikasikan besarnya warga berpendapatan terendah di Pamekasan.

Herman menjelaskan, kebijakan pembebasan biaya layanan kesehatan diperuntukkan bagi warga yang belum terdaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), namun termasuk dalam desil 1–5 DTSEN.

“Mereka bisa mendapatkan pelayanan gratis di puskesmas maupun rumah sakit tertentu sesuai ketentuan dalam surat edaran,” katanya.

Berdasarkan SE Bupati, layanan kesehatan gratis dapat diakses melalui, UPT Puskesmas (rawat jalan dan kegawatdaruratan), RSUD Waru (rawat jalan dan kegawatdaruratan), RSUD dr. H. Slamet Martodirdjo (semua jenis layanan kesehatan, RSUD Mohammad Noer (layanan Biakesmaskin).

SE Bupati diterbitkan menindaklanjuti surat BPJS Kesehatan Cabang Pamekasan yang menyampaikan bahwa Pemkab belum dapat menyelesaikan pembayaran tunggakan peserta PBPU dan BP untuk periode Juni–September, serta proyeksi tagihan untuk Oktober–Desember 2025.

Dengan kondisi itu, pendaftaran kepesertaan PBPU dan BP Pemkab berubah menjadi UHC Non Prioritas (Cut Off). Namun, Herman menegaskan bahwa pemerintah daerah tetap menjamin kelompok miskin dan rentan agar tetap memperoleh layanan kesehatan.

“Meskipun ada perubahan mekanisme UHC, pemerintah memastikan kelompok rentan tetap terlindungi,” ujarnya.

Herman menyoroti bahwa tingginya jumlah warga dalam kategori desil 1–5 mencerminkan kondisi ekonomi daerah yang masih rentan. Lebih dari setengah penduduk berada dalam kategori kesejahteraan terbawah.

“Komposisi ini menunjukkan bahwa program perlindungan sosial harus terus diperkuat agar akses kesehatan tidak terganggu,” katanya.

Tags: Dinas Sosial PamekasanLayanan KesehatanUHC
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version