• Terkini
  • Trending
  • Semua
Trend Vapor Semakin Merambah Warga Pamekasan

Trend Vapor Semakin Merambah Warga Pamekasan

6 tahun lalu

Bupati Pamekasan Raih Penghargaan Nasional dari Kemendikdasmen

12 jam lalu

Pamekasan Dapat Jatah 20 Revitalisasi Sekolah dari Kemendikdasmen

19 jam lalu

Pemkab Pamekasan Susun Strategi Menuju UHC Prioritas 2027

20 jam lalu

Mendikdasmen Dorong Pelestarian Bahasa Madura

1 hari lalu

IBS PKMKK Gelar Manasik Haji untuk Bangun Kesadaran Spiritual Santri

2 hari lalu

Mendikdasmen Sebut Rekor MURI di Pamekasan Jadi Bukti Komitmen Pendidikan Bermutu

2 hari lalu

Bolak-Balik Bupati Pamekasan Tinjau Persiapan Puncak Hardiknas 2026 Hingga Malam

3 hari lalu
Pameran Museum Temporer se-Madura Usung Tema “The Colonial”

Bupati Pamekasan Akan Isi Kekosongan Kepala Sekolah Usai Puncak Hardiknas

3 hari lalu

Kisah Budi 12 Tahun Urus Jenazah dan Orang Sakit

3 hari lalu
Guru Itu Telah Pergi, tetapi Cahayanya Tetap Menyala

Guru Itu Telah Pergi, tetapi Cahayanya Tetap Menyala

4 hari lalu

Pemkab Pamekasan Gotong Royong Bersihkan Stadion Pamelingan Jelang Puncak Hardiknas 2026

4 hari lalu

Bus Tabrak Pemotor hingga Tewas Supir Bus Melarikan Diri

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Selasa, Mei 26, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Gaya

Trend Vapor Semakin Merambah Warga Pamekasan

oleh Hasbi Amrullah
18 Desember 2019
in Gaya, Kesehatan
42 2
0
Trend Vapor Semakin Merambah Warga Pamekasan

Gerai vapor milik Nuril di Jl. Jingga Pamekasan saat didatangi penikmat vapor Pamekasan

0
SHARES
444
VIEWS

MADURANET – Trend penggunaan vapor di Kabupaten Pamekasan sudah merambah kepada semua kalangan. Rokok elektrik ini, selain digemari oleh anak-anak muda, juga digemari oleh orang dewasa dan orang tua. Bahkan, anak-anak muda lebih sering terlihat menggunakan vapor daripada rokok saat nongkrong di café.

Trend penggunaan vapor ini, berdampak besar terhadap peningkatan penjualan vapor di Kabupaten Pamekasan. Mereka bisa meraup keuntungan besar dari penjualan vapor dan liquid yang dijadikan sebagai bahan ‘bakar’ vapor untuk menghasilkan uap beraroma buah-buahan dan aroma lainnya.

Nuril, pemilik took vapor Tornado di Jl. Jingga, Kelurahan Barurambat Kota, Kecamatan Kota Pamekasan mengaku, puluhan orang setiap hari mendatangi gerainya. Bermacam-macam jenis dan golongan yang datang. Namun lebih didominasi oleh anak-anak remaja dan orang dewasa.

“Ada juga cewek-cewek pelajar dan mahasiswi yang datang. Ada yang membeli vapor baru, service dan membeli liquid,” ujar Nuril, Selasa (17/12/2019).

Anak muda yang baru memulai usaha berjualan vapor tiga tahun yang lalu ini mengaku, trend penggunaan vapor di Kabupaten Pamekasan semakin meningkat. Berbeda dengan kondisi di awal-awal saat gerainya dibuka, sangat jarang orang datang untuk membeli bahan-bahan vapor ataupun datang sekedar service vapor mereka.

“Beda sekali dengan tiga tahun yang lalu, sehari belum tentu ada vapor laku terjual. Paling banter yang laku hanya liquid saja,” kenangnya.

Di gerain Tornado Vapor, Nuril juga membuka bisnis café yang kerap dijadikan tempat nongkrong anak-anak muda. Café itu baru dibuka ketika sudah pukul 13.00 WIB hingga pukul 13.00 WIB. Di café tersebut, banyak ditemukan muda-mudi menyedot vapor kebanggaannya.

“Kalau sudah sore sampai malam, banyak muda-mudi nongkrong di café. Café ini aromanya sudah campur-campur liquid vapor,” imbuhnya.

Zuhri Clink, salah satu penggemar vapor mengaku mulai menggemari vapor sejak setahun yang lalu. Vapor pertama ia beli di Surabaya. Waktu itu, tidak banyak orang yang menghisap vapor. Apalagi waktu itu, di Kabupaten Pamekasan juga sedang tren penggunaan sissa ala timur tengah yang biasa ditemukan di beberapa trotoar di kota Pamekasan.

“Setahun yang lalu, masih jarang orang pegang vapor. Tapi saat ini, dari sepuluh orang yang biasa nongkrong di café, enam di antara mereka sudah menggunakan vapor,” kata Zuhri.

Efek Samping Rokok Eletrik

Penggunaan rokok elektrik telah menjadi kontroversi di antara para perokok. Ada beberapa penelitian yang menunjukkan bahwa rokok elektrik dapat membantu menghentikan kebiasaan merokok, serta banyak klaim yang menyebut rokok eletrik lebih aman dibandingkan rokok biasa.

Benar atau tidaknya klaim tersebut belum dapat dipastikan, karena penelitian yang mengkaji dampak penggunaan rokok elektrik dalam jangka panjang masih belum banyak dilakukan.

Itulah sebabnya Anda perlu berhati-hati jika ingin beralih ke rokok jenis ini sebagai cara untuk berhenti merokok. Dampak negatif rokok elektrik belum tentu lebih sedikit daripada rokok biasa. Berikut ini adalah beberapa efek samping dari rokok elektrik yang perlu Anda ketahui, yang dikutip dari laman alodokter.com:

  1. Meningkatkan risiko penyakit darah tinggi, diabetes, dan sakit jantung

Sebagian besar cairan yang dipakai untuk rokok elektrik mengandung zat nikotin. Beberapa kondisi yang dapat muncul akibat penggunaan nikotin dalam jangka panjang adalah naiknya tekanan darah dan denyut jantung, serta peningkatan risiko terkena resistensi insulin, diabetes tipe 2, dan penyakit jantung.

  1. Meningkatkan risiko kanker

Sebagian merek cairan untuk rokok elektrik mengandung formaldehida yang dapat menyebabkan kanker. Selain itu, beberapa bahan dasar cairan ini, seperti propelin glikol dan gliserol, juga bisa berubah menjadi formaldehida jika dipanaskan. Hal ini membuat penggunaan rokok elektrik dianggap dapat meningkatkan risiko munculnya kanker, seperti kanker paru-paru.

  1. Meningkatkan risiko kerusakan paru-paru

Aroma lezat yang dihasilkan oleh rokok elektrik berasal dari zat berbahaya yang bernama diasetil. Jika terhirup, zat ini akan menyebabkan peradangan serta kerusakan pada paru-paru, dan berisiko mengakibatkan penyakit bronchiolitis obliterans (paru-paru popcorn).

Bronchiolitis obliterans adalah penyakit paru-paru langka, di mana bronkiolus atau saluran napas terkecil dalam paru-paru mengalami kerusakan permanen.

  1. Menurunkan daya ingat pada anak-anak

Rokok elektrik sangat populer digunakan di kalangan remaja dan dewasa muda. Beberapa penelitian sejauh ini mengungkapkan bahwa kandungan nikotin dalam rokok elektrik dapat membuat anak remaja menjadi lebih aktif.

Namun bila digunakan dalam jangka panjang, kandungan nikotin ini dapat mengganggu daya ingat dan konsentrasi, terutama bila pengguna rokok elektrik juga menggunakan rokok biasa, atau mengonsumsi alkohol dan narkoba.

  1. Menyebabkan kecanduan

Efek samping lain yang bisa ditimbulkan dari rokok elektrik adalah rasa kecanduan. Berhenti menggunakan rokok elektrik dapat membuat penggunanya mengalami stres, mudah marah, gelisah, dan sulit tidur .

Bahaya lainnya yang juga perlu diperhatikan, ada beberapa laporan yang menyatakan bahwa alat di dalam rokok elektrik dapat terbakar atau bahkan meledak bila beterainya terlalu panas.

Jika dibandingkan asap rokok biasa, asap rokok elektrik memang dianggap lebih aman bagi perokok pasif, karena kadar zat beracun dan bahan iritan di dalamnya lebih rendah. Meski demikian, asap rokok elektrik tetap bisa menyebabkan iritasi mata, batuk pilek, sesak napas, dan pusing, bila terhirup oleh orang-orang di sekitarnya.

Efek samping rokok elektrik sejauh ini masih belum diketahui secara pasti, sehingga tetap perlu diwaspadai karena mungkin saja lebih buruk daripada rokok biasa. Bagaimanapun, tidak merokok sama sekali tentu lebih baik. Jika Anda mengalami kesulitan untuk berhenti merokok, cobalah berkonsultasi dengan dokter.

Tags: KesehatanRokok ElektrikVapeVapor
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Hasbi Amrullah

Hasbi Amrullah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version