• Terkini
  • Trending
  • Semua

DKP Pamekasan Bentuk Ruang Baru Seniman dan Generasi Z Berkarya

2 bulan lalu

Pesantren Syekh Abdurrahman Rabah Pamekasan Borong 3 Juara Nasional Bahasa Mandarin

3 jam lalu

Tidak Etis Anggota F-PPP Tinggalkan Forum Tanpa Izin dalam Sidang Paripurna DPRD Pamekasan

14 jam lalu

Peresmian Kopdes Merah Putih di Pamekasan Masih Terkatung-katung

16 jam lalu

Bupati Pamekasan Bakal Hidupkan Kembali Nomor Pengaduan Masyarakat

21 jam lalu

AJP Salurkan Air Bersih, 11 Kecamatan di Pamekasan Jadi Sasaran

2 hari lalu

ASKAB PSAI Pamekasan Resmi Dilantik, Buka Ruang Prestasi Atlet Disabilitas

3 hari lalu

Bupati Pamekasan Apresiasi Gotong Royong Perbaikan Jalan Desa Mangar Sepanjang 3,5 Kilometer

3 hari lalu

12 Santri Padepokan Kiyai Mudrikah Jajal Baca Kitab Kuning dan Tajwid

3 hari lalu

Antrean BBM di Sejumlah SPBU Pamekasan Karena Konsumen Panik

4 hari lalu

Pertamina Ungkap Penyebab Kelangkaan BBM karena Ulah Konsumen Sendiri

4 hari lalu

Warga Blumbungan Keluhkan Bau Menyengat dari Gudang Tembakau

4 hari lalu

Kehabisan Kuota Pertalite dan Solar di Pamekasan Picu Antrean di SPBU

5 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Selasa, September 8, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Budaya

DKP Pamekasan Bentuk Ruang Baru Seniman dan Generasi Z Berkarya

Program mingguan ini diharapkan menjadi wadah berekspresi, berdiskusi, sekaligus menghidupkan kembali aktivitas seni dan budaya di Kabupaten Pamekasan.

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
25 Juli 2026
in Budaya
10 0
0

Gen Z bersama pengurus DKP Pamekasan dalam agenda Kota Bicara, Jumat (24/7/2026).

0
SHARES
103
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Dewan Kesenian Pamekasan (DKP) meluncurkan program mingguan, bertajuk Kota Bicara sebagai upaya menghidupkan kembali geliat seni dan budaya di Kabupaten Pamekasan.

Kegiatan perdana tersebut digelar di depan Kantor DKP, Jalan Trunojoyo, Kelurahan Patemon, Pamekasan, Jumat malam (24/7/2026), dengan menghadirkan pertunjukan seni dan diskusi yang melibatkan seniman, mahasiswa, hingga masyarakat umum.

Ketua Dewan Kesenian Pamekasan, Arief Wibisono, mengatakan program tersebut menjadi langkah awal DKP, untuk mengembalikan peran kesenian dan kebudayaan sebagai ruang ekspresi masyarakat.

“Ini merupakan pelecut awal dari komitmen DKP dalam menghidupkan kembali ruh kesenian dan kebudayaan di Kabupaten Pamekasan,” kata Arief.

Ia mengatakan, melalui Kota Bicara, DKP ingin mengajak para pegiat seni dan generasi Z agar lebih dekat dengan dunia seni dan budaya. Salah satunya dengan menggelar pertunjukan, dari berbagai komunitas seni, serta diskusi terbuka sebagai ruang bertukar gagasan antarseniman.

“Kami sengaja menghadirkan diskusi agar mengetahui apa yang menjadi keinginan dan harapan para pemuda terhadap perkembangan seni dan budaya di Pamekasan,” ujarnya.

Arief menuturkan, program tersebut juga bertujuan mempromosikan kesenian dan kebudayaan Pamekasan kepada masyarakat, yang akan digelar secara rutin sebagai kegiatan bulanan DKP.

“Kami ingin memberikan wadah bagi para seniman dan generasi Z untuk mengambil peran dalam mengembangkan seni dan budaya di Pamekasan,” katanya.

Menurut Arief, seluruh penyelenggaraan kegiatan dilakukan secara mandiri melalui semangat gotong royong pengurus DKP.

“Mulai dari konsumsi hingga perlengkapan kami siapkan secara swadaya oleh pengurus DKP,” ujarnya.

Salah seorang peserta, Shukri, mahasiswa semester lima Universitas Al-Khairat, mengapresiasi program tersebut karena memberikan ruang bagi anak muda untuk berekspresi.

“Ini menjadi ruang berekspresi, berdiskusi, sekaligus bersilaturahmi dengan para seniman senior,” kata Shukri.

Menurut dia, keberadaan ruang seni seperti itu penting untuk menjaga identitas daerah.

“Negara tanpa budaya akan kehilangan identitas. Melalui seni, cara berpikir kita juga menjadi lebih luwes,” ujarnya.

Shukri berharap hidupnya kembali aktivitas DKP dapat menjadi ruang bagi mahasiswa dan generasi muda untuk menyampaikan gagasan serta berkontribusi terhadap perkembangan Kabupaten Pamekasan melalui seni dan budaya.

Tags: Budaya sebagai identitasDisdikbud PamekasanDKPGen zKabupaten PamekasanKesenian dan KebudayaanPemuda
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version