PAMEKASAN, MADURANET – Komdan Kodim 0826 Pamekasan, Letnal Kolonel Infantri Herik Prasetiawan usul kepada Bupati Pamekasan, KH. Kholilurrahman untuk menghidupkan budaya lokal Madura, khsususnya budaya asli Pamekasan, dalam rangka mengurangi tingkat kenakalan remaja dan pengaruh negatif terhadap remaja. Usulan ini didasari karena tingginya kenakalan remaja akibat beberapa persoalan yang terjadi di Pamekasan, seperti penyalahgunaan narkotika dan balapan liar.
Menurut Herik, untuk mengalihkan anak-anak muda dan remaja dibutuhkan alternatif kegiatan. Misalnya, diadakan perlombaan yang berbasis pada kebudayaan. Dengan demikian, anak-anak remaja akan beradu kreativitas antar sesama remaja dan pemuda.
“Bikin kegiatan budaya kolosal, penampilan kebudayaan, tari-tarian, melukis, fotografi, videografi dan sebagainya. Dengan demikian, perhatian anak-anak remaja itu tidak kepada hal negatif, melainkan kepada hal positifi dan adu kreativitas,” ujar Herik Prasetiawan pada saat silaturrahim ulama dan umara di Pendopo Ronggosukowati beberapa waktu lalu.
Herik memiliki pengalaman menarik saat pertama kali menginjakkan kaki di Pamekasan. Salah satu sekolah pada saat senam olahraga, musik pengiring olahraga menggunakan musik diskotik berbahasa asing. Padahal sekolah itu masih tingkat dasar. Oleh sebab itu, dirinya langsung memberikan masukan agar musiknya tetap pakai musik semangat, tapi lagunya pagi budaya lokal.
“Alhamdulillah sekolah itu menerima masukan dan musiknya dirubah dengan ada unsur budaya loklnya. Sentuhan kebudayaan seperti ini yang perlu ditekankan oleh pemerintah,” imbuhnya.
Herik melihat negara-negara besar dan negara maju di dunia, rata-rata mereka berpegang teguh kepada budaya luhur bangsa itu sendiri. Seperti Jepang, China, Belanda dan negar-negara besar lainnya. Budaya betul-betul ditanamkan kepada generasi mudanya dan banyak yang berhasil.
“Tidak ada salahnya kalau kita mencoba untuk menerapkan pendekatan kebudayaan kepada anak-anak remaja. Karena bangsa yang kuat adalah bangsa uang berakar pada budaya leluhurnya,” tandasnya.













