• Terkini
  • Trending
  • Semua

251 Orang Ajukan Pembatalan Haji Sepanjang 2025

4 bulan lalu

PCNU Pamekasan Desak Pemerintah Segera Berlakukan Cukai Golongan III di Madura

1 hari lalu

Harga Plastik Global Naik, Pedagang Garam di Pamekasan Tertekan Biaya Produksi

2 hari lalu

Kapolres Pamekasan Tekankan Disiplin dan Pelayanan Prima saat Kunker

2 hari lalu

BGN Pamekasan Ingatkan Warga Waspada Dugaan Penipuan Program MBG

2 hari lalu

KONI Pamekasan Minta Perbaikan Fasilitas Olahraga Jelang Porprov

3 hari lalu
Wujud Peduli Lingkungan AJP Tanam Mangrove dan Lepas Burung ke Udara

Wujud Peduli Lingkungan AJP Tanam Mangrove dan Lepas Burung ke Udara

3 hari lalu

Pengurus DKP Pamekasan 2025–2030 Dilantik, Fokus Pemajuan Kebudayaan hingga Desa

3 hari lalu

Truk Angkutan Galian C Masuk Kota Lindas Ibu Paru Baya di Dekat Arek Lancor

4 hari lalu

Ulama dan Petani Madura Bersatu Sambut Haji Her dan Gelar Istigasah Jelang Musim Tembakau

4 hari lalu

Kronologi Penangkapan Dua Perantara Sabu di Pademawu

4 hari lalu
Pemerhati Tembakau Soroti Maraknya Rokok Tanpa Cukai Akibat Kebijakan Pemerintah Tak Populis

Pemerhati Tembakau Soroti Maraknya Rokok Tanpa Cukai Akibat Kebijakan Pemerintah Tak Populis

5 hari lalu

Jemaah Calon Haji Pamekasan 2026 Berangkat Sesuai Jadwal

5 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Kamis, April 16, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Agama

251 Orang Ajukan Pembatalan Haji Sepanjang 2025

Antrean haji di Pamekasan capai 26 tahun, rata-rata jamaah berangkat berusia 60 tahun

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
30 Desember 2025
in Agama
10 0
0

Tempat pelayanan Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Pamekasan.

0
SHARES
102
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET — Masa tunggu ibadah haji di Kabupaten Pamekasan terus mengular. Saat ini, estimasi antrean haji mencapai 26 tahun, dengan rata-rata usia jamaah yang berangkat berada di kisaran 60 tahun.

Data tersebut disampaikan Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Pamekasan, Abdul Halim, saat ditemui di tempat kerjanya, Selasa (30/12/2025).

“Setiap tahun jumlah pendaftar haji di Pamekasan mencapai 2.519 orang. Dengan kuota yang terbatas, masa tunggunya sekarang sekitar 26 tahun,” kata Halim.

Meski antrean panjang, Halim menegaskan bahwa pendaftar usia muda tidak diperlakukan berbeda dalam sistem kuota haji.

“Semua sama prinsipnya first come first service. Jadi tidak benar kalau dibilang usia muda semakin sulit. Selama mendaftarnya lebih awal, peluangnya tetap ada,” ujarnya.

Namun demikian, panjangnya masa tunggu membuat sebagian calon jamaah memilih menunda atau membatalkan keberangkatan.

Sepanjang tahun 2025, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Pamekasan mencatat 251 calon jamaah haji mengajukan pembatalan keberangkatan.

Selain itu, terdapat empat calon jamaah yang meninggal dunia sebelum sempat diberangkatkan ke Tanah Suci.

“Pembatalan itu berbagai faktor, ada karena kondisi kesehatan, ekonomi, maupun alasan keluarga. Sementara yang meninggal sebelum berangkat ada empat orang,” jelas Abd Halim.

Menghadapi masa tunggu yang panjang, Abd Halim mengimbau masyarakat yang baru mendaftar haji untuk mempersiapkan diri secara lahir dan batin.

Ia menekankan pentingnya meluruskan niat dan menyiapkan kesabaran, mengingat ibadah haji merupakan perjalanan spiritual jangka panjang.

“Masa tunggu ini seharusnya menjadi ruang untuk memperkuat iman, meningkatkan kualitas ibadah, dan memperdalam pemahaman manasik,” katanya.

Selain itu, dirinya mengimbau, calon jamaah untuk menjaga kesehatan sejak dini, menerapkan pola hidup sehat, rutin berolahraga, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Pihaknya juga mengingatkan pentingnya menjaga dan memperbarui dokumen, serta hanya mengikuti informasi dari kanal resmi Kemenag agar terhindar dari hoaks atau tawaran jalur cepat yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Masa tunggu haji bukan waktu yang sia-sia. Justru ini kesempatan berharga untuk belajar manasik, memahami rukun dan wajib haji, serta melatih kesabaran dan kedisiplinan,” tutur Abd Halim.

Ia berharap seluruh calon jamaah diberikan kesehatan, umur panjang, dan kemudahan, hingga kelak dapat menunaikan ibadah haji dengan sempurna dan meraih predikat haji mabrur.

Tags: HajiKemenhaj Kabupaten PamekasanPamekasanUmroh
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version