PAMEKASAN, MADURANET – Pendopo Ronggosukowati dipenuhi ratusan siswa-siswi dari berbagai sekolah di Kabupaten Pamekasan, Rabu (4/2/2026). Mereka hadir untuk menyambut Hadiatullah, putra daerah yang baru saja meraih predikat wisudawan terbaik program doktor di Tianjin University (TJU), Tiongkok.
Penyambutan tersebut dipimpin langsung Bupati Pamekasan Kholilurrahman sebagai bentuk apresiasi atas capaian akademik Hadiatullah yang dinilai membanggakan daerah.
Hadiatullah, kelahiran 16 Agustus 1993 asal Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, berhasil menyandang gelar Doctor of Philosophy (PhD) bidang Kimia Terapan konsentrasi Farmasi di Sekolah Ilmu dan Teknologi Farmasi, Universitas Tianjin, salah satu universitas riset publik nasional di Tiongkok.
Bupati Kholilurrahman mengaku bangga atas prestasi tersebut. Menurut dia, keberhasilan Hadiatullah menjadi bukti bahwa putra daerah mampu bersaing di tingkat internasional.
“Kami sangat bangga. Ini prestasi luar biasa, wisudawan terbaik program doktor. Semoga menjadi motivasi bagi anak-anak muda Pamekasan,” ujar Kholilurrahman.
Ia juga menyoroti latar belakang Hadiatullah yang berasal dari keluarga sederhana, namun mampu menembus pendidikan tinggi hingga luar negeri.
“Beliau lahir dari keluarga yang jauh dari kata mampu, tapi bisa meraih prestasi yang membanggakan. Ini harus menjadi contoh bagi anak-anak yang lain di Pamekasan,” katanya.
Pemerintah daerah, lanjut dia, berkomitmen mengembalikan jargon Pamekasan sebagai kota pendidikan. Sejumlah program pun disiapkan, mulai dari konsep siswa senior membimbing junior, kegiatan belajar bersama bertajuk “Putih Gemilau Arek Lancor”, hingga penyediaan guru privat untuk membina siswa berprestasi.
Ia bahkan membuka peluang bagi Hadiatullah untuk berkontribusi langsung di Pamekasan.
“Kalau tidak kembali ke luar negeri, kami siapkan tempat yang layak agar bisa mengabdi di Pamekasan,” ucapnya.
Sementara itu, Hadiatullah mengaku terharu atas sambutan yang diberikan pemerintah dan para pelajar. Ia menilai acara tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan.
“Saya sangat mengapresiasi penyambutan ini. Ini penghargaan terhadap pendidikan dan perjuangan putra daerah,” kata dia.
Ia menegaskan, di mana pun berada akan tetap membawa nama Pamekasan dan berkomitmen berkontribusi bagi kemajuan pendidikan daerah.
Menurutnya, selama menempuh studi di Tiongkok melalui jalur beasiswa Chinese Government Scholarship, ia banyak belajar tentang pengembangan sains dan teknologi.
“Kita harus banyak belajar. Saya yakin Indonesia juga bisa maju. Kesempatan beasiswa masih terbuka lebar untuk anak-anak Pamekasan,” ujarnya.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pamekasan Akhmad Basri Yulianto menambahkan, kegiatan penyambutan tersebut sengaja digelar untuk memotivasi pelajar.
“Kami berharap akan muncul Hadiatullah-Hadiatullah berikutnya. Strateginya, kami siapkan kelas unggulan untuk membimbing siswa dengan kemampuan di atas rata-rata,” katanya.













