PAMEKASAN,MANDURANET — Bupati Pamekasan mengejutkan peserta Gebyar Musabaqah Hifdzil Qur’an (HMQ), Musabaqah Qira’atul Kutub (MQK), dan Musabaqah Hifdzi Alfiyah Ibnu Malik (MHA) dengan pengakuannya bahwa ia masih hafal 1.000 bait Alfiyah Ibnu Malik.
Pernyataan itu disampaikan saat membuka rangkaian lomba keagamaan dalam peringatan Hari Jadi ke-495 Pamekasan di Mandhapah Agung Ronggosukowati, Selasa (11/11/2025).
Meski menjabat kepala daerah, Bupati menegaskan bahwa dirinya tetap seorang kiai dan tidak pernah meninggalkan dunia pesantren.
“Saya hafal Alfiyah seribu bait. Meskipun sekarang menjabat sebagai Bupati, saya tetap seorang kiai dan tidak pernah meninggalkan pesantren,” ujarnya disambut apresiasi peserta.
Kitab Alfiyah Ibnu Malik merupakan karya monumental dalam ilmu tata bahasa Arab yang biasa dipelajari di pesantren. Hafalan 1.000 bait Alfiyah menunjukkan tingkat penguasaan tinggi dalam disiplin ilmu nahwu sharaf.
Dalam sambutannya, Bupati menilai kegiatan HMQ–MQK–MHA bukan sekadar kompetisi, melainkan sarana penguatan nilai Qur’ani dan pemahaman literatur klasik Islam di kalangan generasi muda Pamekasan.
“Saya berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi yang terpenting menanamkan nilai Qur’ani di hati dan jiwa generasi emas Pamekasan,” tegasnya.
Ia juga menyebut sejarah Pamekasan tidak lepas dari jejak Panembahan Ronggosukowati sebagai raja Islam pertama di wilayah tersebut, sehingga tradisi keilmuan Islam harus terus dirawat.
Bupati mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat, serta mendorong agar kompetisi dapat melahirkan bibit berkualitas di bidang hafalan Qur’an, kitab kuning, dan Alfiyah Ibnu Malik.
Di akhir sambutan, Bupati secara resmi membuka kegiatan berhadiah umroh untuk masing-masing musabaqah dengan mengucapkan basmalah.
“Dengan Bismillahirrahmanirrahim, Gebyar HMQ, MQK, dan MHA dalam rangka Hari Jadi ke-495 Pamekasan resmi dibuka,” ucapnya.
Ia berharap kegiatan tersebut menjadi keberkahan bagi masyarakat dan semakin menumbuhkan kecintaan generasi muda pada tradisi keilmuan Islam.
Acara pembukaan dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Pamekasan Masrukin, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pamekasan Mawardi, pimpinan perangkat daerah, panitia hakim, dan panitera.













