• Terkini
  • Trending
  • Semua

Haul Ronggo Sukowati Digelar di Bekas Pemakaman Para Syuhada

7 bulan lalu
Jualan Sabu di Warung Warga Sampang Diciduk Satresnarkoba Pamekasan

Jualan Sabu di Warung Warga Sampang Diciduk Satresnarkoba Pamekasan

12 jam lalu

Kompak bersama DPRD Predikat WTP ke-12 Dipertahankan Pemkab Pamekasan

20 jam lalu

Pemkab Pamekasan Bantu 250 Drum Aspal untuk Jalan Swadaya

2 hari lalu

Empat Lokasi Masuk Kandidat Lahan Sekolah Rakyat Pamekasan

2 hari lalu

Bupati Desak Disdikbud Pamekasan Gerak Cepat

3 hari lalu

BLT DBHCHT 2026 Pamekasan Hanya untuk Buruh Pabrik Rokok

4 hari lalu

Polres Pamekasan Jaring 16 Motor Modifikasi Drag di Malam Takbiran 

4 hari lalu

MTs Kyai Mudrikah Kembang Kuning Resmi Berdiri, Usung Konsep Madrasah Ramah Anak 

4 hari lalu

Tergiur Umrah Murah Rp 18,5 Juta, Belasan Calon Jemaah di Pamekasan Gagal Berangkat 

4 hari lalu

Pengusaha Rokok Madura Tolak SKM Layer 3 Berlaku Nasional, Bupati Siapkan Tim Perumus ke Jakarta

5 hari lalu

Bupati Pamekasan Raih Penghargaan Nasional dari Kemendikdasmen

5 hari lalu

Pamekasan Dapat Jatah 20 Revitalisasi Sekolah dari Kemendikdasmen

6 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Minggu, Mei 31, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Advertorial

Haul Ronggo Sukowati Digelar di Bekas Pemakaman Para Syuhada

Bupati ajak masyarakat teladani sejarah dan bangun Pamekasan di segala bidang

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
4 November 2025
in Advertorial
12 0
0

Bupati Kholilurrahman saat memeberikan sambutan dalam Peringatan Haul Ronggo Sukowati pada Senin (3/10/2025), di Masjid Agung Asy Syuhada.

0
SHARES
120
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET — Peringatan Haul Ronggo Sukowati kembali digelar pada Senin (3/10/2025). Kali ini ditempatkan di bekas pemakaman para pejuang kemerdekaan Republik Indonesia yaitu Masjid Agung Asy Syuhada, Pamekasan. Momentum ini dimaknai sebagai ajang mengenang perjalanan sejarah Pamekasan sekaligus bentuk penghormatan terhadap para syuhada serta tokoh pendiri daerah.

Bupati Pamekasan mengatakan bahwa momentum haul menjadi pengingat agar masyarakat tidak melupakan sejarah dan terus memperkuat pembangunan di berbagai bidang.

“Di umur yang tua ini, semoga kita semua telah menemukan jati diri untuk membangun pendidikan, ekonomi, birokrasi, dan infrastruktur daerah,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, sejarah panjang Pamekasan diawali pada tahun 1530 Masehi, saat wilayah ini dikenal sebagai Rato Pamellingan sebelum akhirnya berganti nama menjadi Pamekasan. Karena itu, sambung Bupati, upaya pembangunan daerah harus selalu tersambung dengan nilai-nilai para pendahulu.

“Kalau bat8n kita nyambung dengan para pendahulu, Insya Allah kita akan tetap dalam bimbingannya,” ujarnya.

Bupati juga menyebut bahwa baru pada tahun ini Haul Ronggo Sukowati digelar di Masjid Agung. Hal tersebut dinilai penting mengingat masjid tersebut memiliki sejarah perjuangan para syuhada.

“Di masjid ini banyak syuhada yang gugur, menjadi saksi perjuangan para pahlawan. Karena itu masjid ini diberi nama Asy Syuhada,” jelasnya.

Acara tersebut turut dihadiri unsur DPRD, Forkopimda, Sekda, kepala perangkat daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta pengurus dan yayasan Masjid Asy Syuhada.

Hadir sebagai penceramah, KH Musleh Adnan, pengasuh Pondok Pesantren Nahdlatut Ta’limiyah, Plakpak, Pegantenan. Ia menyampaikan pentingnya haul sebagai momentum napak tilas nilai perjuangan para pendiri daerah. Ia menegaskan bahwa orang-orang yang gugur dan dimuliakan di lingkungan masjid merupakan para pejuang yang wafat dalam keadaan syahid.

“Tempat pengajian ini menjadi tempat meninggalnya orang yang mati syahid,” ucapnya.

KH Musleh juga menuturkan pengalamannya mengikuti pelatihan manajemen kepesantrenan di Surabaya, yang menjelaskan bahwa kepemimpinan di Indonesia tidak terlepas dari nilai spiritual. Hal itu tampak dari keberadaan alun-alun yang secara turun-temurun selalu berdekatan dengan simbol-simbol ibadah.

“Ronggo Sukowati adalah wali karena keturunan Sunan Giri,” jelasnya.

Dalam ceramahnya, KH Musleh menjelaskan bahwa agama dan kekuasaan adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan.

“Agama dan kekuasaan adalah dua saudara kembar. Agama adalah pondasi, sedangkan pejabat adalah yang menjaga. Bila pondasinya tidak kuat, maka akan roboh. Dan bila tidak dijaga, maka akan sia-sia,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa seseorang kelak akan dikenang melalui cerita-cerita setelah ia meninggal dunia. Karena itu, setiap orang seharusnya berupaya meninggalkan jejak yang baik bagi generasi berikutnya.

“Maka jadilah kita cerita yang baik bagi orang yang menceritakan,” pesannya.

KH Musleh menutup ceramahnya dengan doa agar seluruh masyarakat mendapat keberkahan dari para pejuang.

Tags: Bupati KholilurrahmanDPRDHati Jadi ke-495Masjid Asy Syuhada
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version