• Terkini
  • Trending
  • Semua

DPRD Soroti Belum Masuknya Berkas LP2B dari Dinas Pertanian

9 bulan lalu

AJP Salurkan Air Bersih, 11 Kecamatan di Pamekasan Jadi Sasaran

1 jam lalu

ASKAB PSAI Pamekasan Resmi Dilantik, Buka Ruang Prestasi Atlet Disabilitas

24 jam lalu

Bupati Pamekasan Apresiasi Gotong Royong Perbaikan Jalan Desa Mangar Sepanjang 3,5 Kilometer

1 hari lalu

12 Santri Padepokan Kiyai Mudrikah Jajal Baca Kitab Kuning dan Tajwid

1 hari lalu

Antrean BBM di Sejumlah SPBU Pamekasan Karena Konsumen Panik

2 hari lalu

Pertamina Ungkap Penyebab Kelangkaan BBM karena Ulah Konsumen Sendiri

2 hari lalu

Warga Blumbungan Keluhkan Bau Menyengat dari Gudang Tembakau

2 hari lalu

Kehabisan Kuota Pertalite dan Solar di Pamekasan Picu Antrean di SPBU

3 hari lalu

PMII Soroti 17 Anggota DPRD Pamekasan Bolos dalam Paripurna

3 hari lalu

Serapan Tembakau di Pamekasan Sudah Mencapai 15.000 Ton

3 hari lalu

Kematian Ibu dan Bayi di Pamekasan Terus Meningkat

3 hari lalu

Kelangkaan BBM Bikin Pelayanan Publik Terganggu Pendapatan Warga Anjlok

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Minggu, September 6, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Pilihan

DPRD Soroti Belum Masuknya Berkas LP2B dari Dinas Pertanian

LP3 kritik alih fungsi sawah dilindungi untuk industri rokok

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
12 Desember 2025
in Pilihan
10 1
0

Moh Faridi ( tengah) berdiri bersama dua anggota DPRD Kabupaten Pamekasan lainnya.

0
SHARES
105
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET — Komisi II DPRD Pamekasan menyoroti lambannya Dinas Pertanian dalam menyerahkan dokumen terkait perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). Dokumen itu sebelumnya diminta dalam audiensi bersama DPRD dan Lembaga Pemuda Penggerak Perubahan (LP3) pekan lalu, Selasa (2/12/2025), menyusul munculnya dugaan alih fungsi sawah dilindungi menjadi kawasan industri.

Anggota Komisi II DPRD Pamekasan, Moh Faridi, menyebut Dinas Pertanian belum memenuhi kesepakatan yang disepakati secara resmi. Padahal, dokumen tersebut diperlukan untuk memastikan apakah terjadi pelanggaran tata ruang dan penyimpangan status LP2B maupun Lahan Sawah Dilindungi (LSD).

“Harusnya mereka mengirim data ke Komisi II sesuai hasil audiensi. Sampai hari ini belum ada berkas yang masuk,” ujar Faridi di kantor DPRD Pamekasan, Jumat (12/12/2025).

Sebelumnya, LP3 melaporkan adanya dugaan alih fungsi sejumlah titik sawah berstatus LP2B dan LSD menjadi kawasan industri, termasuk lokasi pembangunan pabrik rokok.

LP2B merupakan lahan yang dilindungi ketat oleh UU No. 41 Tahun 2009, sehingga tidak boleh dialihkan tanpa mekanisme dan persetujuan sesuai aturan tata ruang.

Ketua LP3, Riyadlus Sholihin, menyebut kondisi itu sebagai bentuk kelalaian pemerintah daerah. Ia menilai Dinas Pertanian gagal menjalankan fungsi pengawasan yang menjadi kewenangannya.

“LP2B itu dilindungi undang-undang. Namun di Pamekasan, sawah produktif justru berubah jadi kawasan industri. Ini bukan pelanggaran teknis, tetapi kelalaian struktural,” kata Riyan.

LP3 menyebutkan bahwa hilangnya LP2B secara bertahap dapat menurunkan produksi pangan dan berdampak langsung pada kuota pupuk subsidi dari pemerintah pusat. Alokasi pupuk sangat bergantung pada luasan lahan pertanian yang tercatat resmi.

“Kalau LP2B hilang sedikit demi sedikit, pupuk juga otomatis berkurang. Petani makin berat, ketahanan pangan rapuh,” ujar Riyan.

Komisi II DPRD menegaskan bahwa dokumen yang diminta dari Dinas Pertanian diperlukan untuk menilai apakah perubahan fungsi lahan telah sesuai RTRW, RDTR, hingga regulasi zonasi yang berlaku. Tanpa dokumen tersebut, DPRD belum dapat menarik kesimpulan resmi.

LP3 mendorong agar pemerintah daerah melakukan evaluasi menyeluruh dan menindak tegas setiap pelanggaran tata ruang.

“Daerah lain menjaga sawahnya, tapi di Pamekasan justru ada kebocoran perlindungan. Kami meminta penegakan aturan, bukan formalitas rapat,” pungkas Riyan.

Tags: DPRD Kabupaten PamekasanGudang RokokKomisi IILP2BLP3LSD
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version